Pembajakan Amygdala

Pembajakan Amygdala adalah istilah yang disampaikan oleh Daniel Goleman. Dimana menggambarkan situasi yang mengharuskan kita memberikan respons yang cepat dan sering kali emosional dan kita sesali.
Setiap informasi yang masuk melalui indera kita, perlu menjalani proses yang panjang (walau dalam waktu yang sangat singkat) sampai informasi itu bisa memicu otot apa yang perlu digerakkan. Namun ia juga memiliki jalur pendek yang secara otomatis akan diambil dalam situasi kita harus memberikan respons tanpa berpikir.

Respons ini sangat baik untuk menjaga kita dari marabahaya. Terkena api, misalnya, tentu sangat tidak bijak jika memberikan respons otot menarik tangan yang dijilat lidah api harus melewati jaringan saraf yang panjang itu. Ini adalah respon untuk lari dari situasi bahaya.

Namun, dalam situasi lain, di mana kita sedang kewalahan, yang mana secara emosional kita sudah tidak bisa mentoleransi, kita bisa melakukan hal yang bisa memberikan penyesalan. Kita meresponse untuk melindungi diri dengan metode lawan atau lari atau menyerah.

Sebagai contoh, karir dari pesepak bola yang selalu membuat saya terpukau, Zinedine Zidane, di pertandingan final, karena kewalahan dari sisi emosional, membuatnya menanduk pemain lain yang akhirnya merusak karirnya. Dalam situasi itu dia tanpa berpikir memberikan respons lawan.

Dalam proses belajar, sering kali kita membanjiri pikiran kita dengan pemikiran-pemikiran yang tidak mendukung. Buah pikir-buah pikir yang justru menghambat atau menarik kita ke arah yang berlawanan dari tujuan kita.

Menumbuhkan kecemasan, takut tidak bisa, merasa keluar dari zona nyaman dan mebuat Anda merasa tidak familiar, merasa panik dan tidak memiliki kendali, yang mana membuat otak kita berhenti bekerja dengan optimal.

Anda sudah belajar dengan giat di rumah, sudah menguasai pelajarannya — menurut Anda– dan ketika sampai di bangku ujian, ketegangan muncul, rasa takut, cemas, grogi dan emosi negatif lainnya membanjiri pikiran Anda. Lalu semua yang Anda pelajari seolah melayang dan tak berbekas dalam pikiran Anda. Anda tidak bisa memberikan respons lawan atau lari dalam situasi ini. Akhirnya Anda menyerah, blank. Tanpa bisa menjawab soal ujian, ditambah lagi kepanikan semakin melanda karena waktu semakin sedikit untuk menyelesaikan soal ujian.

Lucunya, ketika ujian selesai, di mana semua masa ketegangan Anda sudah lewat, Anda pun pasrah (mungkin putus asa dan merelakan apa yang sudah berlalu).

Tiba-tiba jawaban dari soal ujian pun gentayangan di layar mental Anda seolah menertawakan Anda. Ini adalah salah satu contoh kondisi yang disebut dengan pembajakan amygdala.

Jadi emosi negatif, selftalk yang tidak mendukung, yang memunculkan lebih banyak emosi negatif yang membanjiri pikiran akan membajak potensi otak kita yang luar biasa.

Salah satu cara yang sudah bisa kita manfaatkan adalah kondisi genius. Dengan kondisi genius, kita membuat diri kita tenang dan kerja otak pun kembali optimal. Kita membuka gerbang antara sadar dan bawah sadar sehingga informasi dari luar bisa masuk leluasa–kita bisa belajar cepat– dan kita bisa mendapatkan jawaban, bottom up, dari bawah sadar dengan mudah pula.

Kita juga bisa meningkatkan kepercayaam diri dengan mengubah state tubuh kita. Memodel state yang penuh percaya diri dan tenang.

Masih banyak cara lain yang bisa kita gunakan. Menurut Anda, apa lagi cara yang bisa kita gunakan untuk membuat diri kita terhindar dari pembajakan amygdala itu? Sampaikan pendapat Anda di bawah. Love to get your perspective.

Bertahan Hidup vs. Bertumbuh.

Mari kita akui, tidak juga tidak masalah. Bahwa sebagian besar dari kita menjalani kehidupan dengan mode bertahan hidup. Bukan bertahan hidup hanya untuk sekedar bisa makan dan hidup.

Tapi bertahan hidup di zona nyaman saat ini. Zona nyaman Anda yang begitu aman dan tenang. Ups, mungkin tidak terlalu tenang. Tapi paling tidak Anda merasa familiar dengan zona ini, Anda tahu apa yang akan terjadi di zona ini, walaupun Anda tidak suka. Dan lebih baik tidak melihat zona di luar ini, karena Anda belum tahu, belum kenal, dan belum familiar.

Secara genetik, Anda akan bertahan dalam Zona nyaman di pekerjaan Anda. Zona nyaman di keluarga Anda. Zona nyaman di gaya hidup Anda. Yang mana sampai terjadi sebuah guncangan yang bisa menjadi “Wake Up Call”. Barulah umumnya seseorang tersadar bahwa selama ini dia sudah terlena dalam zona nyamannya.

Bertahan hidup yang saya maksudkan adalah kita hanya melakukan semua hal dengan cukup baik hanya untuk mempertahankan kita dalam kondisi sekarang.

Apa ciri-cirinya?

Karena tujuan saya menulis ini adalah untuk membangun kesadaran membaca Anda, jadi saya menyempitkannya dalam konteks membaca.

Maka salah satu cirinya adalah apakah Anda membaca buku yang Anda beli dengan niat untuk bisa meningkatkan bisnis dan karir Anda? Atau Anda sekedar membeli dan hanya ingin kelihatan pintar karena memiliki buku-buku itu?

Anda mengetahui membaca itu penting. Dan Anda ingin melejitkan karir. Anda ingin meningkatkan bisnis. Ya, benar, Anda sudah bekerja keras, tapi kebanyakan dari kita bekerja keras di lingkaran bertahan hidup itu.

Belum membuat sebuah terobosan yang membangunkan potensi sukses yang transformatif. Belum mengembangkan diri sampai Anda melampaui kondisi dan tantangan yang ada. Saya juga tidak bermaksud mengatakan tidak bersyukur dan merasa cukup dengan apa yang Anda miliki. Tapi apakah Anda menemukan kebahagiaan dengan apa yang Anda jalani?

Jika Anda merasa bahwa walaupun tidak membaca buku yang sudah Anda beli itu, dan karir Anda akan baik-baik saja, maka Anda tidak akan membaca. Benar? Dan jujurlah, apakah akan baik-baik saja di tengah perubahan yang terjadi tanpa henti ini?

Seperti teori dari Charles Darwin, dunia ini berevolusi. Dan telah berevolusi terus-menerus dan mengubah species di dunia, mengubah bagaimana manusia berpikir. Mengubah bagaimana manusia berkembang. Mengubah bagaimana kita menjalankan bisnis.

Dan “survival of the fittest” menjadi panutan hidup orang banyak. Artinya orang yang bisa bertahan dalam proses evolusilah yang bisa bertahan hidup.

Tapi mengapa harus hanya bertahan hidup? Mengapa tidak lebih dari itu.

Jika Anda menjalani hidup hanya untuk melewati hari, minggu atau tahun, berarti tidak ada banyak hal yang menyenangkan dalam hidup Anda.

Kita semua bekerja terlalu kerjas. Bekerja terlalu lama dari apa yang kita sukai, khawatir akan masa depan, tidak pasti akan peran kita dan tujuan kita. Kita bekerja terlalu keras untuk berharap hanya sekedar bertahan hidup. Seharusnya tujuan kita adalah untuk sukses dan bahagia, bukan hanya sekedar lewat saja.

Mengapa banyak orang yang menggunakan pendekatan bertahan hidup ini? Karena secara genetik, kita memiliki sebuah reaksi otomatis untuk menghindari perubahan.

Melewati perubahan ini tidak mudah, tapi manfaatnya membuat Anda tidak stress, bekerja lebih sedikit, dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Menjalani kehidupan yang bahagia, menikmati apa yang Anda impikan.

Perubahan menjadi sesuatu yang momok bagi banyak orang. Menjadi sebuah ancaman. Membaca buku dan mengembangkan diri akan mendorong seseorang menghadapi perubahan yang akan terjadi, yang seharusnya tidak terjadi jika ia tidak ‘melihat’ adanya kondisi baru, jika ia hanya menjalani kehidupan apa adanya. Dan perubahan itu tidak nyaman. Ada yang membaca buku dan menyadari perlu melakukan perubahan, dan memutuskan lebih baik tidak melakukannya. Apapun alasannya, tidak melakukan dan melakukan sama-sama sebuah keputusan yang Anda ambil.

Dan ada juga yang lebih antisipatif, bahwa setelah membaca buku akan ada perubahan yang perlu dilakukan di luar zona nyaman saat ini sehingga mereka merasa malas untuk membaca dan melakukan perubahan. Jadi hanya membeli dan mengoleksinya saja.

Tapi jujurlah, mengapa ada dorongan membaca dalam diri Anda?

Mengapa membeli buku-buku yang Anda ingin baca, tapi tidak membacanya?

Walaupun Anda sudah memiliki skill yang mumpuni untuk bisa menguasai buku dalam waktu singkat, mengapa tidak melakukannya?

Bertahan hidup bukanlah sebuah tujuan. Kesuksesan trasformatiflah yang layak menjadi tujuan Anda. Untuk itu Anda dan saya, perlu mengubah paradigma. Memperluas wawasan. Memperbesar wadah dalam diri, sehingga tantangan yang muncul dalam kehidupan tidak membuat kita penuh dengan tekanan dan tidak bahagia. Tapi menghadapinya dengan mudah, santai dan memberikan hasil memuaskan.

Impian menunggu Anda. Dan tidak ada pilihan apakah harus mengembangkan diri atau tidak. Tapi seberapa cepat Anda mengembangkan diri sehingga impian ini “muat” masuk dalam wadah kehidupan Anda.

Bertumbuhlah, jangan sampai kejadian “Wake Up Call” hadir menyentil Anda.

Saya Tahu Anda Malas dan Tidak Suka Membaca

Ada tiga hal yang membuat Anda membaca tulisan ini. Pertama, rasa penasaran menggerakkan Anda untuk membaca tulisan ini. Ini membuat Anda terus membaca.

Kedua, Anda sadar kalau ini adalah artikel singkat. Anda tidak membutuhkan waktu lama untuk menuntaskannya. Yahhh paling tidak 5-10 menit. Bisa Anda bayangkan jika tulisan ini sampai 10 halaman. Saya yakin Anda akan pergi ke halaman lain hehehe

Ketiga dan ini butuh kejujuran Anda, mungkin, mungkin ya. Saya tidak berkata ini benar, saat Anda membaca judul di atas, yang ada di benak Anda adalah “Gue banget nih!” Ayo ngaku, benar ga? Hehehe

Yah, saya pun dulunya seperti itu. Saya malas membaca meskipun saya percaya membaca adalah cara termudah untuk meningkatkan diri.

Percaya hanya tinggal percaya saja. Saya tidak pernah bertindak, membaca buku maksudnya. Selalu saja ada alasan yang masuk akal agar saya tidak membaca buku.

Inilah kerjaan dari kantor, nelpon atau dan chat dengan teman dan “teman”, nonton TV dan ujung-ujungnya kegitan terakhir adalah baca buku.

Luar biasanya, saat akan membaca buku, jarum pendek di jam dinding saya menunjukkan ke arah 330 derajat alias ke angka 11, dan waktu itu adalah saat-saat terbaik untuk mengistirahatkan pikiran dan tubuh.

Apa yang saya lakukan?

Yahh, menatap buku dan berkata, “Besok ya, kamu saya baca. Saya mau tidur. Tadi sudah capek kerja. OK!!!”

Besoknya lagi, hal yang sama terjadi lagi, lagi dan lagi. Dan pada akhirnya, saya tidak pernah membaca buku yang ingin atau benar-benar saya butuhkan untuk dibaca.

Kalaupun ia, sulit memahami serta rasa kantuk yang kuat membuat saya tidak pernah menyelesaikan bacaan saya.

Apakah cerita saya begitu familiar di pikiran Anda? Atau Anda pernah mengalamai hal seperti ini. Atau Anda sedang mengalaminya?

Yang namanya “malas”, ampun dehh, itu penyakit yang sangat “mematikan” dan sangat sulit untuk menemukan penawar yang mujurab. Betul, ga?

Persepsi Menentukan Segalanya

Persepsi adalah penentu dari segalanya. Apa yang Anda percayai itulah yang akan terjadi pada diri Anda. Jika Anda percaya kalau membaca itu tidak menyenangkan, Anda tidak akan suka membaca. Begitu juga sebaliknya.

Tidak peduli seberapa sadar Anda akan manfaat dari membaca. Jika Anda tidak suka membaca, pikiran Anda akan sangat kreatif untuk mengeluarkan ide-ide segar utuk melakukan hal lain daripada membaca.

Ok, jika Anda sudah sampai di sini, pasti Anda berharap untuk mendapatkan solusi untuk mengatasi rasa tidak suka membaca dan malas yang begitu besar, bukan?

Kalau begitu, saya akan memberikan 2 solusi untuk Anda. Tujuan dari 2 solusi ini adalah untuk menggeser cara pandang Anda terhadap membaca. Mari kita bahas.

Obat TV

Pertama, mengikuti seminar bacakilat. Mengapa seminar bacakilat?

Bacakilat adalah teknik membaca, yang kami yakini bisa menggeser paradigma seseorang dalam membaca. Hal ini tentu karena proses membaca konvensional dengan bacakilat bisa dijelaskan secara terukur berdasarkan riset para ahli pikiran.

Penjelasan inilah yang membuat seseorang merasa membaca menjadi sesuatu yang menarik, bukan hal yang melelahkan. Bahkan di kelas, akan diajarkan beberapa teknik untuk meningkatkan rasa suka membaca.

Kami memiliki dua jenis seminar, untuk pelajar dan dewasa. Batasan untuk pelajar adalah kelas 6 SD sampai kelas 12 atau 3 SMA sederajat. Untuk kuliah ke atas, masuk ke kelas dewasa.

By the way, seminar untuk pelajar dihitung berdasarkan satu keluarga inti. Ayah, ibu dan dua orang anak. Artinya, Anda membayar satu tiket untuk maksimal 4 orang atau kurang.

Cara kedua adalah mengikuti satu program membaca yang kami sediakan khusus bagi mereka yang tidak suka membaca, malas, tidak memiliki waktu membaca karena kesibukan dan alasan-alasan lainnya.

Program baca ini diberi nama 30 hari tantangan membaca. Di mana telah diringkas satu buku international kedalam PDF 8 halaman dan menjadikannya ke dalam bentuk mp3 berdurasi ± 20 menit.

Mengapa cara ini efektif untuk meningkatkan ketertarikan Anda akan membaca?

Selain karena kesibukan dan alasan-alasan lain yang masuk akal, cara untuk menggeser persepsi adalah memberikan sesuatu hal yang menyenangkan bagi pikiran.

Artinya, jika kita memaksa pikiran untuk berubah berdasarkan keinginan kita secara sadar, ia tidak mau. Tapi, jika kita memberikan pikiran sesuatu hal baru yang memberikan efek rasa senang, suka, maka dengan mudah kita bisa membentuk satu kebiasaan baru.

Pergeseran persepsi inilah yang membuat tidak suka membaca menjadi suka membaca, yang dari malas membaca menjadi rajin membaca terjadi dengan mudah.

Apakah itu mungkin?

Pastinya ia. Karena pikiran tidak suka diberikan sesuatu hal yang monoton dan berat. Seperti baca buku misalnya. Tapi jika Anda memberikan ia musik atau audio book, maka pikiran akan mempersepsikan hal tersebut sebagai musik yang notebene adalah kesukaan dari pikiran bawah sadar.

Bagaimana menurut Anda?

Apakah Anda tertarik mencobanya? Silahkan klik di sini, di sini dan di sini hehehehe

Mengapa ada 3 kali di sininya? Karena ada link yang bisa Anda buka hehehe

Selamat mencoba dan saya tunggu komentar dan masukan Anda akan tulisan di atas. Sukses selalu untuk Anda 😀

Why I am Here

10507003_779831828703570_2505892243770723982_o

 Sampai dengan tahun 2015 ini saya telah menyebarkan virus  membaca ke lebih dari 9895 orang dalam berbagai seminar  yang saya bawakan dimulai dari Bacakilat, The Art of Reading  (buku kedua saya), Seminar Read & Grow Rich dan sejak tahun  ini saya membawakan Seminar Bacakilat 2.0 yang merupakan Upgrade yang membuat bacakilat lebih mudah untuk di terapkan. Dan Anda bisa mendapatkan bukunya dalam tahun ini.

Mengapa Saya Memilih Menyebarkan Virus Membaca?

Bergerak dari visi saya ingin “Membangun Indonesia dengan Membaca” dan Misi “Membantu satu juta orang membaca Efektif”.

Saya ingin semakin banyak orang memiliki fondasi belajar yang baik. Kemampuan belajar yang baik dan mendapatkan materi belajar menuju sukses yang semakin baik.

Perjalanan saya 7 tahun di bacakilat adalah rekreasi yang luar biasa. Saya menjalani hal yang saya senangi. Saya belajar terus menenerus. Saya berbagi terus menerus dan melihat orang-orang semakin maju dan bahagia.

Pertengahan tahun 2013 lalu saya mulai menjalankan salah satu ide yang sejak 2012 lalu yaitu membuat sesuatu yang bisa membangun kebiasaan membaca dengan mudah.

Muncullah Aquarius Note. Saat ini Aquarius Note sudah ada 8 Paket. Apakah Anda sudah menjadi bagian dari membangun kebiasaan membaca?

Tahun 2014 saya juga telah mengeluarkan Bacakilat Home study Course dimana, Anda bisa belajar di manapun Anda berada, lewat modul, Audio & video eye view yang sudah saya rekam khusus.

Dan Tahun 2014 saya juga membantu Perpustakaan Indonesia dalam pembuatan Grand Design Kegemaran Membaca. Senangnya bisa berbagi 🙂

Untuk itulah di bulan ini, bulan ulang tahun saya, saya sangat ingin berbagi bersama Anda.

Silakan tinggalkan komentar Anda, maka saya akan memberikan “Sesuatu” yang spesial untuk Anda!

Mengapa Berubah Itu Sulit?

r1067140_12560361Hampir setiap orang yang saya temui dalam perjalanan kehidupan saya, baik pribadi, sebagai trainer maupun terapis, mengatakan ingin mengubah kehidupannya lebih baik. Apakah itu dari sisi karier, penghasilan, relasi, bentuk tubuh sampai kesehatan.

Apakah Anda ingin sukses? Setiap orang normal mestinya menjawab iya, hanya bergantung aspek mana yang menjadi fokus definisi kesuksesannya. Sangat sedikit orang yang tidak menemukan ada aspek kehidupan yang ingin mereka tingkatkan.

Sementara kebanyakan orang merasa terlampau sulit, jika bukan tidak mungkin, untuk melakukan sebuah perubahan, ternyata berhasil mewujudkan apa yang mereka inginkan. Pertanyaannya adalah apa yang diperlukan untuk membuat kita bisa menyadari potensi penuh kita? Mengapa terkadang kita berhasil, terkadang malah mendapatkan hasil yang mengecewakan?

Dalam dunia pengembangan diri, para pakar mengatakan hal yang serupa walau tidak dengan bahasa yang sama. Semuanya mengatakan ada kekuatan yang lebih besar dari yang bisa kita sadari yang menentukan sukses kita. Atau kebiasaan yang tertanam di pikiran bawah sadar. Semuanya mengacu pada kekuatan pikiran bawah sadar.

Jadi ada sebenarnya perubahan itu?

Ide sebuah perubahan sebenarnya sederhana. Bagi sebagian orang, perubahan adalah hal yang berhubungan dengan materi yang lebih baik. Kesejahteraan yang lebih baik. Kekayaan, uang. Jadi perubahan yang lebih baik itu berarti lebih banyak kekayaan dan uang bukan? Ternyata bukan demikian, Uang hanyalah simbol dari keberhasilan kita melakukan perubahan itu.

Mengapa perubahan menjadi sulit walau sangat diinginkan? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini. Mari kita lihat satu per satu.

Keyakinan yang Bertentangan

Sebagai ilustrasi, mari kita lihat contoh berikut. Si Badu ingin menjadi kaya. Sehingga ia memiliki kebebasan untuk membeli dan melakukan apapun yang ia impikan dari dulu. Namun, ada program lain dalam pikiran bawah sadarnya yang mengatakan orang kaya itu jahat, korupsi, menindas yang lemah. Dengan dua program yang bertentangan ini perubahan yang ia inginkan tentu terhambat dan tidak terwujud.

Keyakinan yang bertentangan terjadi hampir dalam setiap orang. Tandanya adalah menggunakan kata: “Tapi…” Setiap kali kita menyadari diri sedang menggunakan kata “Tapi…” maka tuliskan keyakinan yang bertentangan itu. Membangun kejelasan pada sebuah masalah akan membantu kita menyelesaikannya dengan mudah.

Berubah berarti melepaskan sesuatu

Mudah untuk menyadari sulitnya perubahan, apalagi makna berubah adalah melepaskan sesuatu dalam diri atau kehidupan. Sesuatu itu bisa jadi hal yang menahan kita, program yang bertentangan, yang sudah begitu terpatri di pikiran bawah sadar.

Melepaskan sesuatu, seperti ingin berhenti merokok itu tidak mudah. Karena prgram merokok itu tidak hanya berdiri sendiri, tetapi ada sokongan dari 10,20 atau mungkin 30 program yang mendukung untuk tetap merokok. Dorongan untuk berhenti merokok seringkali kalah.

Pemrograman pikiran bawah sadar

Sadar atau tidak, seringnya tidak, kita diprogram oleh lingkungan. Oleh keluarga, teman, sekolah, masyarakat, iklan, yang menanamkan program yang halus, yang tidak bisa kita sadari dalam keadaan normal. Nilai-nilai merasa kekurangan, merasa tidak mampu, selapis demi selapis tertanam dalam bawah sadar. Sehingga sampai suatu hari sudah begitu kuat dan sulit untuk melepaskannya.

Seberapa sering Anda (mungkin) pernah mengatakan pada diri sendiri: Saya tidak bisa. Itu tidak akan berhasil untuk saya. Kamu tidak cukup tua. Kamu terlalu muda. Kamu bodoh. Kamu enggak bakal bisa.

Umumnya program yang masuk ke pikiran bawah sadar adalah program yang negatif. Mari kita analogikan pikiran kita seperti sebuah kebun. Jika kita tidak menanamkan tanaman yang kita inginkan di kebun maka ilalang lah yang akan tumbuh. Sekeliling kita sudah banyak sekali benih-benih negatif yang siap tumbuh setiap saat. Memprogram, mendengarkan, membaca buku yang positif dalam pikiran kita adalah hal penting dalam melakukan perubahan.

Apa yang kita tanyakan pada diri kita sendiri saat kita melakukan kesalahan yang seharusnya tidak terjadi? Kita umumnya bertanya, mengapa saya begitu bodoh sampai kesalahan itu terjadi? Lalu apa yang terjadi jika kita melontarkan pertanyaan semacam itu? Ya, pikiran bawah sadar kita menjawab dengan jawaban yang menegaskan keburukan dan kebodohan kita. Dan ia semakin memperkuat program negatif yang sudah ada dalam diri.

Bertanyalah dengan pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan program positif dari pikiran bawah sadar. Contohnya, Mengapa saya sangat mudah bangkit dari kesalahan dan selalu mendapatkan hasil gemilang? Nah, coba tanyakan dan apa jawaban yang muncul di pikiran Anda? Positif dan membangun bukan?

Mekanisme Pertahanan Pikiran

Secara alami, kegagalan sangat tidak menyenangkan. Dan mekanisme pertanyaan pikiran kita adalah mencari nikmat dan menghindari sengsara. Dan di antara dua pilihan tersebut, manusia lebih cenderung melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu untuk menghindari sengsara. Tidak banyak yang mau menerobos sampai mengalami kegagalan demi kegagalan.

Menghabiskan jatah gagal adalah kunci untuk sukses. Membaca kata “jatah gagal” saja sudah mengaktifkan mekanisme petahanan dalam diri kita, dan menimbulkan zona nyaman yang sangat kuat di kondisi saat ini. Ide perubahan pun semakin menghilang dari pikiran.

Bagaimana menurut Anda?

Silakan tinggalkan Komentar Anda di Bawah ini.

Penghambat Utama Tidak Bisa Menguasai Skill Apapun Yang Dibutuhkan

Pernahkan Anda bertemu dengan seseorang yang mengeluh bahwa ia tidak mendapatkan banyak manfaat dari mengikuti satu kelas untuk menguasai satu skill atau keterampilan tertentu?

Mereka mengutarakan keluhan dan kelemahan dari keterampilan yang mereka telah pelajari dan menyarankan untuk tidak mencoba keterampialn tersebut karena Anda akan mendapatkan hasil yang tidak jauh berbeda dari mereka?

Apakah yang mereka alami akan terjadi pada Anda, seandainya Anda mempelajari dan ingin menguasai skill tersebut?

Bisa ia, bisa tidak. Tergantung sikap dan kepercayaan Anda terhadap skill yang akan dipelajari ditambah trainer yang mengajarkan keterampilan tersebut.

Di artikel ini kita akan membahas, mengapa seseorang tidak bisa menguasai skill apapun yang mereka butuhkan dan bagaimana cara mengatasi masalah ini? Ini akan sangat membantu Anda dalam proses pembelajaran Anda.

Saya Tahu

I Know

Penyebab utama mengapa seseorang tidak bisa menguasai skill apapun yang mereka pelajari karena memegang sikap “I know atau saya tahu.” Masalah yang tidak banyak diketahui dan disadari banyak orang.

Mengapa sikap “Saya tahu” ini menjadi penghambat terbesar seseorang untuk menguasai skill apapun yang mereka pelajari?

Ada beberapa alasan, salah satunya, pikiran akan tertutup saat memegang sikap ini. Alasannya, karena mereka sudah mengetahui apa yang di ajarkan oleh si trainer di depan kelas.

Apa yang disampaikan trainer akan dianggap mudah, gampang dan mereka sudah tahu hal tersebut. Seringkali mereka akan lebih fokus pada hal lain dan mengabaikan apa yang disampaikan di depan kelas.

Kurangnya fokus, tentu akan membuat proses belajar menjadi terhambat dan mereka kehilangan banyak informasi berbeda yang berkaitan yang bisa saja mereka belum ketahui sebelumnya.

Karena kurangnya fokus, mereka seringkali melakukan langkah-langkah yang berbeda dengan apa yang disampaikan oleh trainer. Jelas, dalam prakteknya sendiri, mereka akan melakukan kesalahan jauh lebih besar daripada peserta yang memberikan perhatian penuh kepada trainer.

Bahkan di pelatihan bacakilat pun begitu. Mereka yang tidak mendapatkan manfaat besar dari bacakilat disebabkan karena perasaan tahu yang sangat besar. Akhirnya, saat diminta mengerjakan latihan, mereka melakukan dengan cara yang salah dan luar biasanya, saat dinyatakan kesalahan dan perbaikan yang harus mereka buat, mereka malah mencari kebenaran atas kesalah yang mereka buat.

Apakah ini akan merugikan untuk penyelenggara?

Jelas tidak. Tapi, harapan sebagai penyelenggara acara, semua peserta bisa menguasai bacakilat dengan mengikuti langkah-langkah yang benar dari trainer.

Salah duanya, efek dari sikap “I know” secara mental akan terlihat tidak bersemangat atau justru sebaliknya, terlihat sangat semangat karena ingin menguji pemahamannya dengan si trainer.

Fostur tubuh ini akan membuat rasa penasaran peserta hilang dan harsat untuk menguasai skill tersebut akan lenyap. Hilangnya rasa penasaran akan membuat proses belajar menjadi lebih berat. Jelas, berada di kelas hanya akan terasa membosankan dan sangat melelahkan.

Salah tiga mengapa sikap “I know” menjadi penyebab seseorang tidak bisa menguasai skill apapun adalah kemungkinan untuk praktek setelah mengikuti pelatihan sangat kecil sekali.

Untuk menguasi skill apapun, latihan secara konsisten memiliki peran yang sangat besar. Tanpa latihan, mustahil Anda akan menguasai skill apapun. Latihan adalah penentu keberhasilan Anda menguasai dan mendapatkan manfaat sempurna dari satu skill.

Orang yang membawa sikap “I know” tidak akan praktek karena menganggap skill tersebut mudah. Pikiran menilai bahwa apa yang mereka pelajari tidak terlalu penting. Rasa penting menentukan prioritas seseorang.

Seperti menguasai bacakilat. Seseorang yang menganggap penting bacakilat, akan mencurahkan waktu dan perhatian mereka untuk praktek agar mendapat manfaat besar dari bacakilat itu sendiri.

Solusi

Kita telah membahas mengapa sikap “I know” menjadi penghambat terbesar seseorang tidak bisa menguasai skill apapun yang mereka ingin kuasai.

Sekarang, solusi apa yang bisa diterapkan agar bisa mengatasi masalah ini. Apa saja yang bisa Anda lakukan agar bisa menguasai skill apapun dengan mudah.

Pertama yang harus Anda miliki adalah mengikuti apa yang diminta oleh trainer dan menumbuhkan rasa ingin tahu Anda daripada rasa tahu Anda sendiri. Kalaupun Anda tahu banyak tentang teknik yang diajarkan, kesampingkan terlebih dahulu pemahaman Anda. Percayalah bahwa teknik itu telah melewati tahap trial and error.

Sangat penting untuk mengikuti tahap pertahap untuk menguasai skill apapun yang sedang Anda pelajari. Kurangnya perhatian dan fokus Anda akan membuat Anda kehilangan informasi berharga dan ini akan menghambat Anda saat harus praktek sendiri di rumah.

Sama seperti menguasai skill membaca bacakilat, pak Agus Setiawan akan meminta setiap pesertanya untuk mengikuti tahap pertahap dan merasakan apa yang mereka alami. Justru mereka yang mengikuti intrusi dari beliau membawa manfaat lebih besar dan mampu menguasai bacakilat dengan benar daripada peserta yang tidak mengikuti apa yang disampaikan beliau, khsusnya mereka yang membawa sikap “I Know.”

Mengikuti semua yang disampaikan oleh trainer tidak berarti Anda menutup diri atas hal-hal yang tidak masuk akal Anda. Bertanya dan puaskan rasa ingin tahu Anda. Saat bertanya, Anda akan mengingat lebih lama apa yang Anda tanyakan dan tentunya menjaga motivasi belajar Anda.

Inilah penyebab utama dan cara untuk mengatasi masalah sulitnya menguasai skill apapun yang Anda butuhkan. Penyebab yang tidak banyak orang sadari yang justru merugikan diri mereka sendiri.

Pembaca, sikap seperti apa yang Anda bawa saat mengikuti pelatihan untuk menguasai satu skill baru? Saya tunggu komentar Anda.

1 Hal Yang Tidak Dilakukan Banyak Orang Agar Bisa Membaca Efektif

Pernahkah Anda mengalami malas, tidak memahami isi buku yang telah dibaca berkali-kali, merasa isi buku begitu hambar dan keinginan yang kuat untuk berhenti membaca. Godaan yang sangat besar untuk membaca satu buku tertentu hilang begitu saja saat memasuki bab kedua atau ketiga.

Saya yakin banyak orang pernah mengalami hal seperti yang diceritakan di atas. Pengalaman seperti ini tentu membuat motivasi untuk membaca semakin menurun di masa depan. Dan jika diminta untuk memilih antara membaca dan melakukan aktivitas lain, membaca akan selalu menjadi pilihan kedua. Kalaupun menjadi pilihan pertama, pelihan kedua memberi rasa “sakit” yang sangat besar atau sangat dihindari.

Ada satu hal yang dilewatkan banyak orang agar bisa membaca efektif. Masalahnya banyak orang tidak mengetahui satu hal tersebut.

Dan di artikel ini, kita akan membahasnya agar Anda mengetahui apa yang perlu dilakukan saat membaca. Yang akan membuat proses membaca Anda jadi lebih efektif, mendapatkan semua informasi penting yang dibutuhkan.

Mari kita bahas bersama-sama ;

Rasa Penasaran

Agar bisa menyelesaikan membaca satu buku, maka buku tersebut harus manarik untuk dibaca. Semakin ia menarik, semakin kita betah untuk berlama-lama dengan buku tersebut.

Seperti saat kita membaca novel. Kita bisa membaca sampai larut malam hanya untuk mengetahui ending dari ceritanya. Jika buku yang dibaca adalah buku teks book atau buku lain yang tidak kalah tebalnya, tidak perlu menunggu waktu lama, mata akan langsung memerah. Menandakan ia butuh untuk istirahat.

Mengapa seseorang bisa tetap fokus dan lupa waktu untuk membaca novel tapi tidak untuk buku tebal sejenisnya? Di mana letak perbedaannya?

Rasa penasaranlah yang membuat seseorang rela memaca novel sampai larut malam. Novel mampu memicu rasa penasaran sedangkan buku tebal, sangat jarang. Ia lebih fokus memberi informasi dan fakta yang tidak disukai oleh pikiran. Dan faktanya, hanya sedikit orang yang menyukai informasi seperti itu.

Rasa penasaranlah adalah kunci penting agar kita bisa membaca tuntas satu buku dan melahap semua informasi yang dibutuhkan.

Pertanyanya, apakah rasa penasaran bisa dibuat untuk buku-buku yang tidak sesuai minat dan kebutuhan, dan bagaimana cara menumbuhkan rasa penasaran itu sendiri?

Jadi, sekarang Anda sudah mulai penasaran? 😀

Ok. Mari kita masuk ke pembahasan selanjutnya.

Bertanya

Yup, inilah cara terbaik yang bisa kita lakukan untuk menumbuhkan rasa penasaran. Tidak masalah, apakah buku tersebut sesuai minat atau kebutuhan Anda. Anda tetap bisa menumbuhkan rasa penasaran pada buku tersebut.

Saat bertanya, kita memberi perintah kepada pikiran bawah sadar untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang diajukan. Ini membuat pikiran bawah sadar tetap aktif pada hal yang sedang kita kerjakan.

Dengan begitu, kita tidak harus menghadapi rasa bosan, malas dan mengantuk saat membaca. Yang terjadi di pikiran bawah sadar saat kita bosan, malas dan mengantuk adalah, ia tidak memiliki kegiatan pasti yang dirasa penting dan tidak mengetahui apa yang harus dicapai saat membaca.

Dengan mengajukan pertanyaan kepada pikiran, secara tidak langsung ia mengetahui apa yang perlu ia dapatkan di buku tersebut. Jadi, Anda bisa tetap berkonsentrasi untuk waktu yang lama.

Dalam bertanya itu sendiri, mulailah bertanya pada judul bab, sub judal dan sub-sub judul. Jika bahan bacaan begitu banyak sehingga ke sub atau sub-sub bab membutuhkan waktu lama, maka bertanyalah tentang konten sub bab yang Anda baca.

Ini akan membuat pikiran terus bekerja dengan aktif. Selain bertanya, kaitkanlah isi buku dengan kebutuhan dan kehidupan sehari-hari.

Dengan mengaitkan isi buku ke kehidupan akan membuat Anda mengingat isi buku jauh lebih lama daripada tidak mengatkannya sama sekali.

Kelas BK

Jika Anda ingin membuat proses membaca menjadi lebih mudah, menyenangkan atau ingin memiliki kebiasaan membaca, maka Anda wajib menguasi skill bacakilat. Bacakilat akan membantu Anda mendapatkan apa yang saya sampaikan di atas.

Keunikan bacakilat terletak dari pemanfaatan pikiran bawah sadar, gudang dari semua potensi manusia. Dengan memanfaatkan pikiran bawah sadar, membaca menjadi proses yang lebih menyenangkan, bukan seperti yang kita rasakan selama ini.

Bagaimana tidak, jika Anda bisa memahami isi buku dengan lebih mudah, cepat, menghemat banyak waktu, mampu mengingat isi materi untuk waktu yang lama dan yang pasti, Anda terhindar dari masalah membaca seperti bosan, malas, mengantuk dan masalah lain yang terkait dengan membaca.

Untuk menguasi bacakilat, Anda bisa mengikuti pelatihannya dan belajar secara langsung ke Pak Agus Setiawan selaku founder dari Bacakilatdan belajar sendiri. Pak Agus telah membuat bacakilat menjadi pembelajaran online. Anda bisa menonton tahap pertahap untuk menguasai bacakilat dan tentunya dilengkapi dengan modul.

Tujuanya, agar lebih banyak orang bisa menguasai bacakilat dan memiliki kebiasaan membaca. Ini solusi terbaik bagi mereka yang ingin menguasai bacakilat tapi memiliki masalah dengan jarak dengan ibu kota, di mana bacakilat sering kami adakan.

Selamat mencoba dan saya ingin sekali mendengar cerita dan pendapat Anda tentang tulisan di atas. Jangan ragu-ragu. Saya akan membalas komen Anda 😀

3 Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar Untuk Pelajar

Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar

Apakah motivasi anda berkurang saat guru menunjukkan dirinya di depan pintu kelas. Merasa hari ini akan menjadi hari yang sangat melelahkan dan membosankan. Harus mengikuti pelajaran yang tidak disukai dan sulit untuk dipahami. Atau, anda berpikir lebih baik tidak sekolah. Bermain game atau menonton TV di rumah. Janganlah ya hehehehe

Apakah anda pernah atau sedang mengalami masalah seperti yang saya ceritakan di atas?

Jika ia, maka tulisan ini sangat cocok untuk anda. Anda akan mendapatkan cara untuk meningkatkan motivasi belajar anda. Meskipun begitu, agar motivasi ini bisa bertahan untuk jangka waktu yang lama, maka anda perlu melakukan beberapa tindakan nyata secara konsisten.

Yang semakin hari akan semakin menguatkan motivasi belajar anda. Mari kita bahas 3 cara menumbuhkan motivasi belajar untuk pelajar ;

1. Memiliki Impian

Apakah anda memiliki impian? Impian yang benar-benar ingin anda capai, alami dan harapkan sejak dulu. Impian yang akan mengubah kehidupan anda menjadi lebih baik di masa depan. Pastinya setelah menyelesaikan tugas wajib anda di bangku sekolah 😀

Pelajar yang memiliki impian akan lebih termotivasi untuk belajar daripada pelajar yang tidak memiliki impian. Pastinya karena ada pendorong untuk mereka terus bertindak.

Jadikanlah impian menjadi sumber motivasi anda untuk belajar. Meskipun terkadang yang dipelajari di sekolah tidak akan selamanya bisa membantu seseorang untuk mencapai impian mereka.

Tolong, kondisi seperti ini jangan anda permasalahkan. Karena kita tidak bisa mengubah sistem pendidikan yang telah ada sejak dulu. Lebih baik memfokuskan energi dan perhatian untuk mengembangkan diri dengan belajar skill-skill tertentu yang akan membantu anda mencapai tujuan anda di masa depan.

Dengan fokus pada impian anda, maka dengan sendirinya anda akan lebih termotivasi saat belajar di sekolah.

2. Menguasai Skill Belajar

Ingin memiliki waktu bermain yang lebih panjang dari biasanya tanpa harus pusing mikirin pelajaran sekolah dan prestasi belajar anda terus meningakat?

Pastinya semua pelajar akan berkata “YA.” Siapa sih yang tidak mau bermain. Apalagi pelajar. Usia mereka yang masih muda membuat mereka lebih tertarik untuk bermain daripada belajar atau bekerja.

Tidak terkecuali juga degan mereka yang telah bekerja dan para orangtua. Hanya saja bentuk permainanya yang berbeda. Tapi, tetap saja, setiap orang mau bermain dan have fun.

“Emang bisa?”

Pastinya bisa, jika anda memiliki cara atau strategi belajar yang tepat. Untuk sukses dibidang apapun, pasti ada cara atau strategi yang tepat untuk mewujudkannya. Begitu juga dengan belajar. Apakah anda memiliki strategi atau cara belajar yang tepat?

Jika ia, motivasi belajar bukanlah satu masalah berarti untuk anda. Bahkan sebaliknya, orang yang motivasinya naik turun karena tidak memiliki cara belajar yang tepat. Mengumpulkan beberapa pengalaman yang tidak menyenangkan di sekolah yang membuat mereka malah malas belajar dan sekolah.

Cara atau strategi belajar yang sangat saya sarankan untuk anda kuasai adalah bacakilat for student. Cara kerja bacakilat yang unik membuat seorang belajar lebih cepat, memahami pelajaran dengan lebih mudah dan menghemat waktu mereka dalam belajar. Informasi lebih mendalam bisa anda klik di sini.

Apa yang mereka dapatkan saat bisa memahami materi dengan lebih mudah, prestasi belajar mereka pasti akan meningkat. Ada alumni bacakilat for student yang tadinya selalu mendapat peringkat terakhir di kelasnya.

Dengan menggunakan teknik belajar bacakilat for student, peringkatnya malah bergerak maju ke depan dengan lebih cepat dan sering kali di luar dugaan. Bahkan banyak dari mereka memiliki waktu bermain yang lebih banyak.

Ingin kuasai bacakilat for student? Ikuti seminarnya di sini.

Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar

Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar

3. Cara Pandang yang Benar akan Sekolah

Banyak pelajar yang malas karena cara pandang mereka yang salah tentang belajar dan sekolah itu sendiri. Pelajar yang memandang sekolah sebagai satu tempat yang membosankan pasti akan malas untuk belajar.

Lain halnya jika mereka merasa sekolah atau belajar sebagai tempat untuk mengelurakan dan mengembangkan potensi diri yang mereka miliki. Tempat yang akan menghantaran mereka ke impian mereka di masa depan.

Coba lihat ke dalam diri anda sendiri. Menurut anda sekolah dan belajar itu seperti apa? Apakah temat atau sesuatu yang membosankan atau media yang akan menghantarkan anda ke impian anda.

Jika jawaban yang anda dapatkan terasa tidak nyaman, apapun jawaban anda, maka yang anda yakini harus segera diatasi. Jika tidak, anda akan tetap menilai negatif belajar dan sekolah. Ini akan menghambat anda untuk lebih berprestasi.

4. Relevansi Pelajaran dengan Kehidupan

Poin ini akan menjadi tugas wajib anda. Motivasi belajar akan meningkat secara drastis ketika mengetahui relevansi antara meteri pelajaran dengan kehidupan nyata. Semakin relevan materi pelajaran dengan diri sendiri dan kehidupan nyata, motivasi belajar akan meningkat dengan sendirinya.

Masalahnya, banyak pelajar tidak mengetahui hubungan antara materi pelajaran dengan kehidupan sendiri dan kehidupan nyata. Akibatnya, mereka menjadi malas belajar. Karena merasa yang dipelajari tidak begitu penting.

Perasaan penting inilah yang membuat seseorang ingin mengetahui lebih dalam tentang apa yang mereka pelajari.

Jadi, apa relevansi atau hubungan yang anda pelajari di sekolah dengan kehidupan anda?

Tanyakan terus pertanyaan ini. Lihat seberapa besar motivasi belajar anda meningkat saat belajar.

Inilah 4 cara yang perlu anda lakukan untuk menumbuhkan motivasi anda setiap harinya. Selamat mencoba dan saya sangat ingin mendengar masukan dan cerita anda dari penerapan tulisan di atas.

Menguasai Skill Apapun Dengan Mudah Melalui Bacakilat

Pembaca, apakah Anda percaya kalau bacakilat bisa membantu seseorang untuk menguasai skill apapun yang mereka butuhkan?

Saya yakin Anda akan menjawab “tidak mungkin” atau berpikir, “mungkin ga, ya? Apa hubunganya teknik baca dengan menguasai skill lain? Yang nulis masih ngumpulin nyawa nih. Jadi tulisanya agar ngawur.”

Mungkin Anda akan berpikir seperti itu. Di artikel ini saya akan menjelaskan bagaiaman bacakilat bisa membantu Anda untuk menguasai skill apapun yang Anda butuhkan dengan lebih mudah.

Saya yakin Anda penasaran dan sudah tidak sabar lagi ingin mengetahui bagaimana bacakilat bisa membantu Anda menguasai skill apapun yang Anda butuhkan, bukan? Mari kita telaah sama-sama 😀

Penjelasan

Manusia memiliki dua pikiran. Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar berfungsi untuk mengidentifikasi semua informasi yang masuk, membandingkan informasi yang masuk dengan data yang ada di pikiran bawah sadar, menganalisa setiap informasi yang ada di pikiran bawah sadar dan membuat keputusan akan informasi yang telah masuk ke pikiran bawah sadar.

Sedangakan pikiran bawah sadar memiliki fungsi sebagai tempat kebiasaan, emosi, memori jangka panjang, kepribadian, intuisi, kreativitas, persepsi, belief dan value.

Pikiran sadar memiliki peran 12% untuk kehidupan kita, sedangkan pikiran bawah sadar memiliki peran yang jauh lebih besar, 88% atau 1:9. Ini menjelaskan mengapa seseorang begitu sulit untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Pikiran bawah sadar memiliki sifat yang malas untuk berubah dan lebih suka melakukan hal yang ia ketahui. Meskipun secara sadar itu akan mendatangkan penderitaan untuk kita.

Dengan memanfaatkan kemampuan pikiran bawah sadar, kita bisa bertumbuh dan mencapai sukses dengan jauh lebih cepat dan mudah. Hanya saja, dibutuhkan cara untuk bisa menggunakan semua potensi yang ada di pikiran bawah sadar kita.

“Jadi apa hubunganya dengan bacakilat?” Itu pertanyaan selanjutnya yang perlu Anda pertanyakan pembaca.

Keunikan dari teknik bacakilat terletak di pemanfaatan dari pikiran bawah sadar. Inilah salah satu cara jitu yang bisa digunakan untuk memanfaatkan pikiran bawah sadar.

Ini menjelaskan mengapa bacakilat bisa membuat seseorang bisa memahami isi buku dengen lebih mudah, cepat, menghemat waktu membaca dan yang paling tampak adalah merasa isi buku begitu familiar meskipun buku tersebut dibaca satu kali saja.

Belajar

Penguasaan Skill Lain

Terlepas dari apa profesi Anda saat ini, untuk sukses kita pasti butuh untuk belajar dan meningkatkan diri. Cara yang paling mudah dan murah yang bisa kita dapatkan adalah melalui buku. Selain buku kita juga bisa belajar di seminar dan pelatihan.

Dengan meningkatkan diri, tanpa disadari, saat itu kita akan dituntut untuk menguasai skill tertentu sesuai bidang pekerjaan dan yang paling penting adalah menyesuaikan diri dengaan perkembangan zaman.

Tanpa meningkatkan diri, akan sulit bagi kita untuk mencapai impian kita. Inilah mengapa kita membutuhkan skill yang bisa membantu kita menguasai skill dengan lebih mudah dan lebih cepat.

Pertanyaanya, mengapa harus bacakilat?

Karena banyak skill penting yang tidak bisa kita pandang sebelah mata seperti ; skill komunikasi, leadership, planning, negoisasi, people skill, berpikir kritis dan skill lain yang harus dimiliki setiap orang untuk bisa sukses.

Jelas untuk menguasai skill-skill seperti ini, kita akan disajikan ilmu yang bisa kita gali melalui buku. Apakah itu buku wajib atau buku pendukung yang direfrensikan untuk kita.

Jelas, disinilah peran penting dari bacakilat. Tentu ini akan sangat membantu Anda. Anda bisa menghemat waktu belajar Anda untuk memahami satu isi buku. Cukup dengan sekali baca buku, Anda bisa memahami dan menerapkannya dengan lebih mudah.

Bahkan saat ini banyak orang yang benar-benar ahli dibidangnya menulisakan rahasia kesuksesannya ke dalam bentuk buku untuk bisa menjangkau orang banyak tanpa harus bertatap muka.

 

5 Cara Menjadi Pelajar Berprestasi Di Sekolah dan Sukses Di Kehidupan Nyata

Mau menjadi pelajar yang berprestasi di sekolah serta sukses di kehidupan nyata?

Siapa sih tidak mau.

Ada banyak hal yang bisa didapatkan di sana. Mulai dari penghargaan oleh teman, guru dan membuat orangtua bahagia karena anak kesayangan mereka. Bukan hanya sekedar penghargaan, kualitas dan pencapian hidup pun akan pelajar dapatkan melebihi pencapaian hidup orang rata-rata.

Untuk menjadi pelajar berpestasi, pasti ada cara-cara yang terukur? Cara-cara tersebut hanya diketahui oleh segelintir orang saja. Dan, di artikel ini kita akan membahas tentang cara tersebut.

Ada 5 cara yang bisa Anda gunakan untuk menjadi pelajar berprestasi dan cara ini juga memiliki peran penting dalam mendukung kesuksesan Anda di masa depan.

Mari kita bahas satu persatu;

1. Memiliki Tujuan yang Jelas

Banyak pelajar yang malas, tidak suka sekolah atau merasa sekolah sebagai tempat “penyiksaan” karena tidak memiliki tujuan yang jelas mengapa mereka harus pergi ke sekolah setiap hari. Sekolah hanya sebagai satu tempat yang harus dan tidak bisa ditolak untuk dikunjungi.

Coba tanya kepada diri Anda sendiri, apakah Anda tahu secara jelas mengapa Anda harus pergi ke sekolah? Jika ia, apakah itu penting bagi Anda?

Jika tidak, maka sekolah hanya sebagai satu tempat yang HARUS bukan PERLU untuk dikunjungi, bukan?

Harus dan perlu sangatlah berbeda. Harus menandakan adanya unsur paksaan dan perlu karena Anda ingin dan butuh akan hal tersebut.

Tujuan menentukan bagaimana seseorang berpikir dan bertindak. Pelajar yang memiliki tujuan dalam belajar akan lebih fokus pada hal yang mendukung pencapian tujuan mereka.

Ini menjelaskan mengapa memiliki tujuan itu sangat penting. Karena akan mempengaruhi niat, keinginan yang kuat, disiplin dan rajin belajar untuk mencapai tujuan tersebut.

Jika Anda belum membuat tujuan dalam belajar, maka saat ini juga Anda perlu membuatnya. Luangkan sedikit waktu Anda untuk hal tersebut. Buathlah tujuan yang bermakna bagi Anda. Semakin bermakna satu tujuan, semakin Anda bersemangat untuk mencapainya.

2. Memiliki Skill Belajar

Ini yang harus dimiliki setiap pelajar Indonesia agar prestasi belajar mereka bisa meningkat. Dengan memiliki skill belajar, seorang pelajar bisa menikmati proses belajar dan tentunya akan mempengaruhi persepsi mereka tentang belajar dan sekolah itu sendiri.

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa skill belajar begitu penting.

Skill belajar bertujuan untuk membuat proses belajar menjadi lebih mudah. Mulai dari cara belajar yang benar; cara memasukkan dan mengeluarkan dan memanfaatkan informasi yang ada di buku, cara menghafal, serta penerapan materi pelajaran dalam kehidupan sehari-hari.

Inilah yang tidak banyak dimiliki pelajar kita di sekolah. Ini menjelaskan mengapa belajar dan sekolah begitu menyiksa dan tidak menyenangkan.

Semoga suatu saat nanti setiap sekolah di Indonesia bisa memberikan skill belajar yang efektif untuk semua pelajar.

Skill belajar yang sangat kami rekomendasikan pada Anda adalah skill belajar bacakilat for student.

Mengapa?

Karena cara kerja skill belajar bacakilat ini melandaskan pada cara kerja pikiran. Teknik ini melibatkan kedua belah otak dalam penerapannya. Menggunkan pikiran bawah sadar yang akan membantu penggunanya menguasai materi pelajaran dengan lebih mudah dan cepat.

Hasilnya, dengan teknik belajar bacakilat seseorang akan merasa belajar menjadi lebih mudah, merasa tidak asing dengan materi pelajaran, mengingat pelajaran lebih lama dan menghemat banyak waktu dalam belajar.

Untuk mengetahui cara kerja bacakilat, Anda bisa mengunjungi halaman ini. Atau Anda bisa mengikuti seminar bacakilat di kota-kota besar yang kami kunjungi. Anda bisa melihat jadwal kami dalam setahun kedepan di sini.

Baca Buku

3. Membaca Buku Pengembang Diri

Sebagai pelajar, jangan hanya terpaku pada buku pelajaran yang digunakan di sekolah saja. Cobalah membaca buku-buku motivasi dan pengembangan diri.

Karena banyak ide dan informasi berharga yang bisa Anda dapatkan di sana. Mulai dari perjalanan dan perjuangan hidup orang sukses, cara pikir, kerja keras dan cerdas, kekuatan dari impian hal lain yang tidak mudah didapatkan di kehidupan sehari-hari.

Informasi dari buku hanya didapatkan oleh segelintir anak saja dari orangtua mereka yang telah sukses atau orangtua yang suka membaca buku yang peduli akan masa depan anaknya.

Tapi, jika Anda ingin sukses di masa depan, maka membaca buku adalah satu kewajiban. Ini akan membantu Anda mempersipkan diri mulai dari sekarang.

4. Membangun Kebiasaan Sukses

Setiap orang sukses memiliki kesamaan. Mulai dari cara pikir, kebiasaan, sifat dan karakter. Tugas Anda sebagai pelajar adalah membentuk kebiasaan sukses. Membaca buku contohnya.

Lihat dan perhatikan kebiasaan apa yang dimiliki orang sukses dibidang mereka masing-masing. Tentunya ini sesuai dengan minat dan impian yang ingin dicapai di masa depan.

Jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses, lihat kebiasaan mereka dan duplikat kebiasaan tersebut. Mulai dari cara berpikir, berbicara, dan bertindak.

Hal sederhana yang bisa Anda lakukan adalah membuat jadwal belajar. Mulai dari waktu belajar dan waktu main. Di mana Anda bisa belajar lebih kondusif, tenang dan mampu mengingat semua informasi yang telah dipelajari serta memiliki waktu untuk main.

Secara tidak langsung, kebiasaan ini akan mempengaruhi kesuksesan Anda di masa depan.

Pengendalian Diri

5. Belajar Mengendalikan Diri

Pelajar pada umunya tidak bisa menahan diri atas keinginan mereka sendiri. Mereka lebih cenderung bertindak karena teman atau rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Ini juga dipengaruhi dengan masa perkembangan Anda.

Untuk menghindari hal yang tidak mendukung kemajuan diri serta melakukan hal penting dalam hidup Anda, maka Anda perlu memiliki pengendalian diri yang baik.

Ini hanya bisa terwujud dengan latihan dan fokus kepada tujuan awal. Ini tidak mudah dilakukan. Tapi, ini sangat penting dimiliki. Karena pengendalian diri memiliki peran tersendiri dan berdampak besar pada kesuksesan setiap orang.

Tidak ada orang sukses yang tidak memiliki pengendalian diri yang baik. Semua orang sukses yang mampu mempertahankan kesuksesannya karena pengendalian diri yang baik.

Pengendalian diri bukan sekedar mempersiapkan kesuksesan Anda di masa depan tetapi juga untuk mendukung Anda berprestasi di sekolah.

Dengan pengendalian diri, Anda bisa melatih untuk menjadi lebih fokus, lebih mau berusaha dan mau memakasa pikiran berpikir dalam mengatasi pelajaraan yang membutuhkan analisa tinggi.

Inilah 5 cara yang bisa Anda gunkan untuk membuat Anda menjadi pelajar yang berperstasi di sekolah dan sukses di kehidupan nyata.

Pembaca, apa yang Anda lakukan untuk membuat Anda berprestasi di sekolah? Apakah itu akan mendukung kesuksesan Anda di masa depan? Saya tunggu komentar Anda. Selamat mencoba dan sukses selalu untuk Anda semua.

1 2 3 10