3 Cara Pikiran Memproses Informasi

Banner-7

Manusia mempunyai 2 jenis pikiran yaitu sadar dan bawah sadar. Sebenarnya masih ada pikiran yang ke 3 yaitu pikiran nir sadar, tapi dalam penjelasan yang lebih sederhana kita hanya membahas 2 jenis pikiran manusia.

unconcious-mindPikiran sadar adalah pikiran yang memiliki peran menganalisa, membandingkan informasi, dan membuat keputusan. Pikiran sadar berperan 12% dari kehidupan kita. Sedangkan pikiran bawah sadar berperan menyimpan memori, kebiasaan, karakter, sifat dan kepribadian kita. Pikiran bawah sadar berperan 88% dari kehidupan kita.

Berdasarkan penelitian Stanislas Dehaene, pikiran kita memiliki 3 cara memproses informasi yaitu Conscious Processing, Pre Conscious Processing dan Subliminal Processing. Mari kita bahas satu per satu.

Conscious Processing adalah proses informasi dengan pikiran sadar. Keunggulan dari proses ini adalah segala sesuatu disadari oleh pikiran kita. Namun, proses ini memiliki kelemahan yaitu hanya sanggup menangkap 5-9 hal per detik.

Pre Conscious Processing dan Subliminal Processing adalah proses informasi dengan pikiran bawah sadar. Proses ini membantu kita menyerap informasi 100% langsung ke pikiran bawah sadar kita. Namun, kelemahan dari proses informasi ini adalah pikiran sadar tidak menyadari apa pun yang diserap oleh pikiran bawah sadar, dengan kata lain, kita tidak tahu apa-apa atau tidak menyerap informasi apa pun.

Dalam konteks Bacakilat: Memproses Informasi 1 Halaman per Detik, kita menyerap informasi dengan pikiran bawah sadar BUKAN dengan pikiran sadar. Dengan kata lain, saat melakukan langkah Bacakilat: Memproses Informasi 1 Halaman per Detik, pikiran sadar kita tidak membaca apa-apa. Jadi, jika setelah Bacakilat, kita ditanya, “kamu baca apa tadi?”, kita tidak akan bisa menjawab, karena data ada di bawah sadar belum terkoneksi dengan pikiran sadar. Bagaimana membuat datanya terkoneksi dengan pikiran sadar? Jawabannya ada di langkah ke 3 Sistem Bacakilat yaitu Aktivasi Manual.

Jadi sia-sia dong kita melakukan langkah ini? Kan kita tidak bisa menjelaskan apa-apa. Oppss.. Jangan buru-buru membuat kesimpulan. Baca sampai selesai maka Anda akan mengerti maksud saya. 🙂

Kembali lagi ke Pre Conscious Processing dan Subliminal Processing. Apa perbedaan dari kedua proses ini? Subliminal Processing adalah proses informasi yang terjadi tanpa sepengetahuan pikiran sadar kita dan terjadi secara otomatis. Ini terjadi setiap hari selama Anda terjaga, segala sesuatu yang ditangkap oleh sel batang mata Anda akan masuk ke pikiran bawah sadar.

Pernahkah Anda mimpi orang yang tidak Anda kenal? Dari mana mereka bisa masuk ke mimpi Anda? Data tentang orang yang Anda tidak kenal itu masuk ke pikiran bawah sadar Anda melalui proses Subliminal Processing, Anda tidak mengenali mereka (pikiran sadar tidak kenal) tetapi data itu ada di dalam pikiran bawah sadar Anda. Carl Jung mengatakan, “these subliminal aspects of everything that happens to us may seem to play very little part in our daily lives. But they are the almost invisible roots of our conscious thoughts“. Proses ini tampaknya seperti tidak ada peran, padahal mereka adalah akar dari setiap keputusan pikiran sadar kita.

Pre Conscious Processing terjadi ketika Anda melakukan proses informasi dengan pikiran bawah sadar secara sengaja. Anda melakukan hal itu dengan tujuan yang jelas, dan ada niat yang kuat. Menurut Sigmund Freud, informasi yang diproses dengan pre conscious merupakan informasi yang tersimpan untuk kebutuhan berpikir, namun saat ini berada di luar jangkauan kesadaran kita. Jadi ketika kita melakukan proses ini, bukan berarti kita tidak tahu apa-apa, tetapi data masih tersimpan di pikiran bawah sadar.

Bisa dikatakan, Pre Conscious Processing adalah Subliminal Processing yang disengajakan. Karena pre conscious melakukan proses informasi dengan sengaja, punya tujuan dan niat, maka informasi yang tersimpan di pikiran bawah sadar, punya kekuatan lebih untuk naik ke pikiran sadar ketika dibutuhkan, sedangkan subliminal, kekuatannya lemah. Apa efeknya jika informasi tersebut punya kekuatan untuk naik ke pikiran sadar? Saya akan menjawabnya sebentar lagi.

Sebelum itu, dari penjelasan di atas manakah yang merupakan proses Bacakilat? Betul. Jawabannya adalah Pre Conscious Processing. Itulah alasannya kami sangat menekankan pentingnya membuat tujuan sebelum mulai membaca.

Dengan adanya kekuatan untuk naik ke pikiran sadar, maka jika kita hanya melakukan Bacakilat (proses informasi 1 halaman per detik), suatu saat ketika kita membutuhkan informasi yang kita bacakilat, maka data itu bisa keluar, walaupun kita belum melakukan langkah Aktivasi Manual.

Ini yang terjadi ketika alumni Bacakilat, baca buku pengembangan diri, dia merasa lebih termotivasi mengerjakan tugas-tugasnya. Ada yang membaca Al-Quran, ketika shalat merasa sangat meresapi ayat-ayat yang dibacakan imam. Ada yang membaca kamus Inggris-Indonesia, kemampuan berbahasa inggrisnya menjadi jauh lebih lancar. Masih banyak cerita lainnya yang tidak bisa saya bagikan di sini.

Intinya langkah ini adalah cara kita mengandalkan kekuatan pikiran bawah sadar kita untuk belajar. Ini adalah langkah yang sangat penting dan efektif. Seperti yang dijelaskan sebelumnya 99% pembelajaran dilakukan dengan pikiran bawah sadar. Ini adalah jalan pintasnya.

Jadi, dalam Bacakilat kita melakukan proses informasi dengan pre conscious processing. Bagaimana cara prakteknya ke buku pelajaran? Saya sudah menyiapkan penjelasan dan video demonya dalam email bimbingan online. Silahkan kembali ke email dan melanjutkan pembelajaran Anda.

Pastikan Anda memahami teori dasar ini, karena teknik tidak akan bekerja dengan efektif jika kita tidak memahami teori dasar.

Selamat Mempraktekkan. 🙂

Banner-7

Jika Anda belum bergabung dalam bimbingan online Bacakilat For Students, silahkan masukan data diri Anda di bawah ini.

Khusus untuk Orangtua Siswa SMP & SMA

We respect your email privacy

Email Marketing by AWeber

About the Author

Leave a Reply 11 comments

fitriani kahar ainun - October 5, 2013 Reply

aq mau beli buku baca kilat..di mna yah aq orang makassar..thanks atas informasinya

    Agus Setiawan - October 7, 2013 Reply

    Silakan hubungi tim saya di 0878 7768 3111 atau hubungi Gramedia.

Bayu - October 13, 2013 Reply

Bagaimana cara aktivasinya Pak? Saya sudah beli buku baca kilat 3 tahun lalu dan menunggu pelatihan di Bali supaya cepet berhasil. Buku” saya numpuk dan menangis belum dibaca

    Agus Setiawan - October 14, 2013 Reply

    Ikuti langkah-langkah bacakilatnya pak. Sudah ikut bimbingan online?

      Bayu - October 14, 2013 Reply

      Sudah daftar pak, tapi bimbingan on line belum saya terima.
      Bagian yang sulit bagi saya adalah. Masuk kondisi genius dan Pandangan mata represif.
      Modal saya saat ini adalah sebuah keyakinan kuat bahwa metode Baca Kilat mampu menjembatani saya mencapai cita-cita. Kalau saya berhasil nanti, saya pasti info ke semua kolega saya untuk berlatih Baca Kilat ! I Love Baca Kilat dan selalu berlatih, mudah”an berhasil, Pak

ferin - November 23, 2013 Reply

Saya sudah mengikuti bimbingan online bacakilat ini, tetapi belum begitu mengena. Oleh karena itu saya ingin sekali mengikuti workshop bacakilat agar lebih mendapatkan hasil untuk menunjang kuliah saya. Tetapi lagi-lagi soal biaya yang membatasi niat saya. Apakah ada solusi untuk hal ini? Mohon bantuannya. Terima kasih

jhon fendi - November 28, 2013 Reply

pak gmn caranya menggunakan alam bawah sadar kita pada saat membaca ?

Leave a Reply: