7 Faktor Penting yang Mempengaruhi Kesuksesan Anak di Kehidupan Nyata

Setiap orangtua pasti menginginkan anak mereka sukses dalam keidupan nyata. Dorongan ini membuat orangtua melakukan apa saja agar anak bisa berprestasi di sekolah.

Saat ini masih banyak masyarakat mengukur kesuksesan anak di dunia nyata melalui prestasi belajar mereka. Jika anak berprestasi di sekolah, orangtua yakin kalau anak pasti akan sukses dalam kehidupan nyata.

Sayangnya, ini bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan anak di dunia nyata. Masih banyak faktor lain yang tidak kalah penting dari prestasi belajar anak di sekolah.

Ini juga menjelaskan mengapa banyak orang yang berprestasi di sekolah tetapi hanya hidup biasa-biasa saja dalam kehidupan nyata.

Dengan mengetahui faktor lain tersebut, tentu akan memudahkan Anda, selaku orangtua membantu Anda mengembangkan dirinya di aspek lain. Mari kita bahas satu persatu:

Perhatian

1. Perhatian

Satu hal yang selalui diinginkan oleh anaka adalah mendapaktan perhatian dan kasih sayang dari orangtua mereka. Perhatian yang mereka dapatkan dari orangtua sangat penting dalam membantu anak mengembakan potensi diri mereka.

Setiap orang membutuhkan rasa aman. Begitu juga dengan anak, mereka membutuhkan rasa aman. Dengan rasa aman yang mereka dapatkan, akan mempercepat mereka mempelajari, menguasai dan melakukan yang terbaik dalam diri mereka.

Tidak peduli apa tingkat pendidikan mereka saat ini. Mereka tetap membutuhkan rasa aman. Orangtua adalah orang pertama yang bisa mereka miliki.

Sesibuk apapun Anda, luangkan waktu Anda untuk mereka. Masalah yang mereka bawa ke rumah sering kali terjadi karena kurangnya waktu dan perhatian dari orangtua. Sering kali untuk mendapatkan perhatian dari orangtuanya, mereka membawa masalah kepada Anda.

Masalah dengan teman, guru, prestasi belajar yang buruk, merokok, masuk ke pergaulan yang tidak sehat, suka melawan, tidak mau mendengarkan orangtua dan masih banyak kasus lainnya.

2. Dorongan

Setiap anak terlahir dengan keunikannya masing-masing. Ada anak yang bisa bertindak mandiri tanpa harus menunggu arahan apalagi dorongan dari orangtua. Ada juga anak yang justru sebaliknya. Ia membutuhkan sedikit dorongan dari orangtua mereka agar mau bertindak.

Anak seperti inilah yang perlu Anda perhatikan secara khusus terutama dalam bertindak. Dengan memberikan dorongan, anak akan merasa lebih aman saat bertindak.

Kondisi seperti ini akan membantu pembentukan mental terutama mindset mereka dalam bertindak mandiri yang justru sangat penting bagi mereka untuk masa depan setelah menyelesaikan tugas di sekolah.

3. Bimbingan

Berperanlah bukan hanya sebagai orangtua, tetapi sebagai mentor dalam momen-momen tertentu. Saat anak mengeluh akan apa yang mereka lakukan, merasa tidak penting, tidak suka atau bermasalah dengan teman yang ada di dalam komunitas.

Peran penting orangtua adalah membantu anak kembali ke jalan yang benar agar bisa fokus melakukan tugas dan tanggung jawab mereka.

Saat berperan sebagai pembimbing, bertindaklah seolah-olah Anda sangat memahami Anak dan tidak menyelahkannya atas perbuatan yang mereka lakukan. Melainkan memberikan arahan dan bimbingan atas apa yang bisa dan tidak yang bisa mereka lakukan.

Mencoba Hal Baru

4. Mencoba Hal Baru

Untuk menemukan bakat dan passion anak, maka anak perlu banyak database dan pengalaman. Semakin banyak database dan pengalaman, maka akan mudah bagi mereka memilih bidang yang harus mereka geluti.

Caranya, dengan memberikan kebebasan bagi anak untuk mencoba hal-hal baru yang mereka sukai atau Anda sarankan untuk anak lakukan.

Seperti olahraga tertentu, ikut les musik tertentu, mengikuti seminar dan pelatihan pengembangan diri yang masih sesuai dengan umur dan kebutuhan anak serta melakukan hal-hal berbeda dengan gaya dan pola hidup Anda. Seperti minat, hobi dan pekerjaan Anda.

Mereka akan mendapatkan banyak pembelajar dari pengalaman mereka. Anak tahu jurusan apa yang harus ambil saat akan lulus sekolah. Apakah akan kuliah atau menjadi pengusaha.

5. Teknik Belajar

Untuk kesuksesan di kehidupan nyata, anak juga harus mendapatkan prestasi belajar yang cemerlang. Tujuanya agar anak memiliki konsep diri yang baik. Yang akan membantu mereka menghadapi kehidupan nyata dengan lebih mudah.

Karena sebagai siswa, tugas utama mereka adalah belajar, maka untuk membantu mereka lebih berprestasi di sekolah, yang mereka butuhkan adalah skill belajar untuk membuat belajar mudah dan menyenangkan.

Dengan teknik belajar yang tepat, tentu akan sangat membantu mereka melewati proses belajar dengan lebih baik dan tentunya hasil belajar yang memusakan.

Hasil belajar yang mereka dapatkan sangat mempengaruhi rasa percaya diri yang baik, rasa mampu, perasaan berharga, kemauan untuk mencoba hal baru, tekad pantang menyerah, dan nilai-nilai positif lainnya.

Karakter seperti ini tentu sangat sedikit sekali bisa didapatkan pada aFanak-anak  yang memiliki prestasi belajar yang kurang atau pas-pasan.

Teknik belajar yang sangat kami rekomendasikan adalah bacakilat for student. Teknik belajar ini diramu berdasarkan hasil riset dari keilmuan dunia pikiran atau neurosains.

Teknik belajar ini bisa mengaktifkan dan menyeimbangkan kerja kedua belah otak secara bersamaan. Dengan menggunakan kedua belah otak ini, maka proses belajar akan jauh lebih mudah dan menyenangkan.

Tentu ini teknik yang berbeda dengan cara belajar yang selama ini diketahui oleh masyarakat. Teknik belajar yang diketahui selama ini masih menekankan pada salah satu penggunaan otak saja, yaitu otak kiri.

6. Teruslah Belajar Untuk Menjadi Orangtua Terbaik Buat Anda

Seyogianya, bukan hanya anak yang perlu belajar, tetapi orangtua juga perlu belajar untuk meningkatkan diri. Bukan hanya untuk meningkatkan karier atau omset usaha, tetapi menjadi orangtua yang layak menjadi teladan bagi anak.

Caranya, membaca buku-buku parenting, mengikuti seminar dan pelatihan tentang parenting, atau masuk ke komunitas parenting terbaik yang Anda kenal.

Cara ini akan memberikan Anda wawasan dan pengetahuan yang lebih mendalam tentang cara mengasuh anak yang lebih baik, menjadi orangtua yang penuh cinta kasih, menyiapkan hal-hal penting untuk kesuksesan anak serta pengalaman orangtua lain dalam mendidik anak mereka.

Membaca buku adalah cara termudah yang Anda bisa lakukan. Jika Anda tidak suka membaca, maka Anda bisa menggunakan cara unik berikut yang akan membuat Anda ketagihan dalam membaca. Cara ini bisa Anda dapatkan di sini.

Komunitas yang Sehat

7. Komunitas yang Sehat untuk Anak

Memberikan kepercayaan dan kebebasan kepada anak tidak berarti memberikan kebebasan penuh tanpa mengkritisi apa yang anak pilih untuk dirinya.

Melainkan memberikan pemikiran-pemikiran tentang hal yang ia pilih. Mulai dari manfaat, kebaikan dan kemajuan yang bisa ia dapatkan dengan memilih apa yang ia ingin jalani.

Hal ini juga berarti dalam lingkup komunitas anak. Mengetahui komunitas anak tentu akan sangat membantu Anda mengawasi pergerakan anak, terutama dalam memilih pergaulan yang kurang baik untuk dirinya.

Satu perhatian penting bagi Anda untuk menjaga anak masuk ke pergaulan yang tidak mendukung kesuksesan diri mereka. Ini juga berarti bahwa Anda harus memberikan mindset yang mendukung mereka menjadi pribadi yang bisa menjaga diri sendiri. Dengan begitu, mereka tidak mudah masuk ke pergaulan yang justru merugikan diri mereka sendiri.

Inilah faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan anak dalam kehidupan nyata. Selamat mencoba dan saya menunggu tanggapan Anda.

About the Author

Leave a Reply 4 comments

rizka thenugrah - May 7, 2015 Reply

Tuntunan yg sangat baik bagi ortu.

    Ronald Sembiring
    Ronald Sembiring - May 20, 2015 Reply

    Terimakasih telah berkunjung ibu Rizka Thenugrah 😀

Dewi Sy - May 30, 2015 Reply

sy ingin sekali mengikuti workshopnya, terutama utk anak2 sy

Leave a Reply: