Apakah Bacakilat itu Mistik?

Banner-7

ID-10065949Suatu hari saya tergelitik dengan seseorang yang mengirimkan email ke saya yang berisikan pesan bahwa bacakilat itu mistik. Ini sangat menarik. Apakah bacakilat hanya merupakan sesuatu yang mengalihkan perhatian, tapi sebenarnya saya hanya menjual program mind mapping? Lebih menarik lagi.

Jawaban singkatnya, saya tidak selalu menggunakan mind map, apa lagi kalau bukunya adalah buku yang hanya tingkat dicicip atau ditelan. Saya jauh lebih cepat menggunakan bacakilat dan memindai menjelajahi. Namun buku yang saya kunyah cerna, selalu saya gunakan mind map di ipad mini saya.

Kali ini saya ingin mengajak Anda untuk melihat sebuah video singkat, dalam video ini, Anda akan ditunjukkan 7 wajah secara acak di kanan atas video dan ketujuh wajah ini akan dideretkan kembali secara acak lalu Anda diminta untuk memilih wsatu wajah yang dengan alasan apapun dirasakan paling familiar buat Anda.

Saran saya, jawablah dengan jawaban yang pertama kali muncul, karena itu jawaban alami dari bawah sadar, karena itu adalah intuisi Anda. Itulah jawaban yang tepat. Namun jika Anda sudah mulai mikir, “mana ya, yang kayaknya familiar”, itu sudah jawaban dari pikiran sadar. Dan tingkat kesalahan jawaban dari pikiran sadar itu tinggi sekali.

Nikmati video ini, tarik napas yang dalam, jangan lupa hembuskan dan santai saja, jangan tegang-tegang. :))

Oke, sudah Anda tonton?

Anda sudah menjawab benar kah?

Jika salah, coba jujur, apakah Anda mikir duluan atau langsung otomatis jawab?

Bacakilat merupakan sistem membaca yang melibatkan pikiran sadar atau logika dengan pikiran bawah sadar atau intuisi. Kita tidak bisa optimal hanya menggunakan pikiran sadar karena keterbatasan pikiran sadar ini.

Tahun 1950-an John Miller mengungkapkan penelitiannya di salah satu jurnal psikologi yang sangat berpengaruh tentang kapasitas dari pikiran sadar. Menurut Miller, pikiran sadar hanya miliki kapasitas maksimum 7 plus atau minus dua keping informasi. Lebih dari itu pikiran sadar tidak mampu memrosesnya. Akan terlewatkan atau akan terabaikan.

Konon, perhatian manusia dikatakan semakin menurun, semakin sedikit informasi yang bisa diproses oleh pikiran sadar, sudah tidak 7 plus minus 2 lagi, tapi lebih kecil dari itu. Benarkah demikian? Penelitian menunjukkan, saat ini pikiran manusia tidak mudah tenang, terus memikirkan buah pikir, baik tentang masa depan maupun masa lalu. Yang membuat kita khawatir atau membuat kita marah. Itu saja sudah memakan jatah proses pikiran sadar beberapa keping informasi, sebagai contoh, katakanlah menghabiskan 4 atau lima proses pikiran sadar Anda, jadi sisa yang masih bisa diproses pikiran sadar Anda? Ya sisa 4 atau 5 juga. Dan tentu saja itu menurunkan kerja pikiran sadar kita dalam membaca dan memelajari suatu hal.

Sudah sangat langka seseorang bisa menetapkan pikirannya di masa kini, yang mana hanya memikirkan dan menikmati saat ini. Pada saat kita bisa melakukan hal ini, hidup di masa kini, memikirkan dan menikmati masa kini, yang dalam sistem bacakilat, akan dibantu oleh kondisi genius, pikiran sadar kita kembali bisa memroses 7 plus minus 2 per detiknya. Dan kita mulai bisa konsentrasi, memberikan perhatian dan meningkatkan proses berpikir kita.

Dalam buku terbaru Daniel Goleman menjelaskan kita memiliki dua cara memroses informasi, top down dan bottom up. Sifat dari top down adalah sebagai berikut:

  • Lebih lambat
  • penuh dengan usaha
  • sengaja
  • pusat kendali, yang mana (terkadang) menguasai rutinitas otomatis dan menekan impuls dorongan emosi
  • mampu memelajari model baru, membuat rencana baru, tan mengendalikan khasanah otomatis kita – dalam batas tertentu.

Sedangkan, bottom up sangat bertolak belakang:

  • Lebih cepat , bekerja dalam hitungan mili detik
  • tidak disengaja dan otomatis, selalu aktif
  • intuitif, bekerja melalui jaringan koneksi
  • impulsif, bergerak berdasarkan emosi
  • eksekutor dari rutinitas kebiasaan dan membimbing tindakan kita
  • manajer dari model mental kita akan dunia ini

Saat kita memelajari sebuah keahlian, kita membutuhkan kerja pikiran sadar atau top down. Sampai satu titik pikiran bawah sadar kita akan mengambil alih sehingga kita bisa melakukan sebuah kegiatan tanpa berpikir dengan pikiran sadar lagi.

Bacakilat membantu kita dengan cara memroses secara subliminal. Dalam buku terbarunya, Subliminal: How Your Unconscious Mind Rules Your Behavior, Leonard Mlodinov membahas sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa sel kerucut mata manusia hanya bisa menangkap secara fokus satu titik kecil saja.

Seperti gambar di bawah ini:

hasil-pandangan-mata

Lalu mengapa kita bisa melihat secara jelas area yang cukup luas? Karena otak kita secara bottom up terpicu untuk membantu pikiran sadar untuk bisa melihat lebih luas. Hasilnya seperti gambar bagian kiri.

Dengan hanya menggunakan pikiran sadar kita, atau top down, kita memroses dan belajar dengan kemampuan yang sangat terbatas. Dengan memadukan pikiran bawah sadar dan pikiran sadar, kita belajar semakin mudah dan cepat. Karena tujuan akhir dari kita belajar dan membaca adalah membuat informasi itu bisa bottom up, artinya sudah menjadi bagian diri kita, kebiasaan kita, yang bisa kita terapkan setiap saat kita membutuhkannya.

Jadi dengan melibatkan intuisi dan logika secara bersamaan, informasi sangat mudah dipahami. Anda akan mengetahui mana informasi yang harus didalami, mana informasi yang sudah Anda ketahui dengan mudah. Seperti Anda seolah-olah sudah membaca buku itu sebelumnya. Membaca pun menjadi ringan.

Mind mapping?

Itu adalah sebuah alat untuk memicu pikiran sadar akan lebih mudah mengingat. Pikiran sadar bukan penampung informasi. Bukan pusat memori. Yang mengendalikan semua perilaku dan cara berpikir kita bukanlah pikiran sadar, tapi pikiran bawah sadar. Namun seolah-olah pikiran sadarlah yang mengendalikan itu semua. Pikiran bawah sadar disebut dengan nama demikian karena pikiran sadar tidak menyadari kerja pikiran bawha sadar. Sehingga diberilah nama pikiran bawah sadar.

Coba ingat, pernahkah Anda mendapatkan ide luar biasa saat Anda sedang santai, sedang menyetir mobil di jalanan yang kosong, atau Anda sedang nongkrong di toilet? Karena Anda tidak membawa catatan, Anda tidak mencatatnya, setelah selesai kegiatan yang Anda lakukan dan Anda ingin mengingat kembali, ide itu sudah menguap tidak tahu ke mana.

Lebih tepatnya ide itu kembali ke pikiran bawah sadar Anda, yang merupakan pusat memori Anda. Pikiran sadar hanya bisa mempertahankan sebuah keping informasi paling lama 9 detik. Setelah itu akan digantikan oleh pikiran lain. Karena bawah sadar kita akan mengirimkan informasi tiada hentinya kepada pikiran sadar kita, total diperkirakan kita menerima 600 ribu buah pikir dalam waktu 24 jam.

Padukan informasi di artikel ini dengan artikel lain untuk mengenal bagaimana bacakilat bisa membantu Anda, dan saya akan menyampaikan informasi menarik lain di artikel selanjutnya.

Apa pengalaman Anda membaca selama ini? Sampaikan komentar Anda dan kita akan berdikusi di artikel ini.

Banner-7

Anda ingin mendapatkan bimbingan langsung dari saya lewat email pribadi Anda, daftarkan di formulir bawah ini:






We respect your email privacy

Email Marketing by AWeber

About the Author

Leave a Reply 5 comments