All Posts by Tim Riset Bacakilat

Tips Ampuh Memilih Buku yang Tepat (Part. 2)

Banner-7

CHOOSING BOOK 2

Mengidentifikasi kebutuhan Anda terhadap sesuatu akan membuat Anda terhindar dari kesia-siaan dan penyesalan di akhir waktu. Karena bisa jadi, Anda memilih yang besar, banyak dan hebat, namun apa yang Anda butuhkan saat ini ternyata hanyalah hal yang sederhana. Oleh karena itu, identifikasi kembali buku apa yang saat ini benar-benar Anda butuhkan?

Beli hanya buku yang Anda butuhkan saat ini

Setelah Anda tahu buku yang Anda butuhkan, belilah hanya buku yang Anda butuhkan saat ini. Mengapa ini penting? Karena banyak sekali kejadian orang membeli buku yang pada akhirnya tidak dibaca saat ini. Hal ini dikarenakan buku tersebut sebetulnya tidak ia butuhkan dalam waktu dekat.

Pilih buku yang dapat menjadi jawaban atas apa yang menjadi pertanyaan Anda saat ini. Sebagai contoh, seorang ibu yang tengah hamil muda, ia akan memilih buku tentang cara menjalani kehamilan dengan sehat, misalnya. Atau, ketika Anda menemukan masalah dalam mendidik anak, Anda akan berusaha menemukan buku parenting terbaik. Bisa juga, ketika Anda harus menjalani tes bahasa inggris dalam waktu dekat, Anda harus memprioritaskan buku tentang berbagai tes bahasa inggris.

Hal ini penting dilakukan untuk menghindari adanya penyesalan setelah membeli buku. Buku yang tidak Anda butuhkan saat ini, tidak akan bisa Anda selesai baca saat ini. Dan sebaliknya, buku yang menjawab pertanyaan Anda saat ini, akan lebih mudah untuk Anda selesaikan.

Ketika saya membutuhkan banyak buku untuk riset, saya langsung mendatangi rak atau bagian yang sesuai dengan kebutuhan riset saya dan menyusuri dengan detail buku yang ada disana. Saya tidak akan membeli buku lainnya terlebih dahulu (misalnya novel) karena akan mengganggu fokus saya ketika membaca buku yang memang saya butuhkan untuk saat ini.

Estimasikan waktu total Anda menghabiskan buku tersebut

Setelah Anda menentukan buku apa yang Anda butuhkan, estimasikan waktu total Anda bisa menyelesaikan buku tersebut. Jika buku tersebut bisa Anda habiskan dalam waktu dekat, silahkan Anda beli. Namun jika ternyata Anda tidak yakin bisa menyelesaikan buku tersebut dalam waktu dekat, tundalah untuk membelinya. Hal ini dikarenakan Anda memerlukan fokus untuk menyelesaikan buku yang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda tidak sempat membaca buku yang penting hanya karena terlalu lama berkutat dengan buku yang tidak terlalu penting.

Contohnya seperti ini. Ketika saya sedang membutuhkan buku dengan tema parenting, saya akan mengasumsikan berapa lama buku tersebut bisa saya selesaikan. Jika memang tidak bisa menyelesaikan buku tersebut dalam waktu singkat, saya akan tunda untuk membeli buku lainnya.

Prioritaskan buku yang belum habis dibaca

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli buku, prioritaskan terlebih dahulu buku yang belum Anda baca. Habiskan dulu koleksi buku Anda yang masih menganggur di rumah. Bahkan, beberapa buku mungkin masih belum Anda buka plastiknya.. hehehe

Hal ini penting lho untuk dilakukan agar Anda tidak terbebani oleh buku-buku yang baru sedangkan buku yang lama belum Anda selesaikan.

Selanjutnya, kami akan memberikan tips bagi Anda untuk memilih dan membeli buku berdasarkan masing-masing tujuan dan keperluan. Hal ini penting.Kita perlu membedakan sikap kita dalam membeli buku berdasarkan masing-masing tujuannya. Sehingga, kita bisa mendapatkan manfaat yang besar dari buku yang kita beli. Tidak mubazir atau sia-sia begitu saja.

Membeli buku berdasarkan keperluannya

Keperluan riset

Untuk keperluan riset atau referensi, Anda perlu meneliti kembali isi buku tersebut sebelum membeli. Cek kemabli daftar isi dan sub bab dalam buku. Apakah Anda bisa mendapatkan data yang Anda cari dalam buku tersebut? Apakah buku tersebut akan memenuhi kebutuhan Anda terhadap referensi dan data?

Selain itu, jika untuk keperluan riset atau referensi, Anda tidak harus membelinya di toko buku. Anda bisa memanfaatkan layanan umum seperti perpustakaan atau pusat studi tertentu untuk mendapatkan buku yang Anda cari. Anda pun tidak perlu membeli buku yang baru.

Faktor penting lainnya yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih buku-buku untuk riset adalah dengan mengecek latar belakang penulisnya dan validitas sumber penulisannya. Apakah buku tersebut mencantumkan sumber dan kutipan yang jelas? Hal ini penting karena berkaitan dengan penelitian Anda.

Keperluan hiburan

Untuk keperluan hiburan atau sekedar ingin bersenang-senang dengan bacaan, Anda bisa meminjamnya dari teman Anda atau perpustakaan. Selain itu, pastikan juga buku tersebut memang banyak yang merekomendasikan. Bisa jadi karena novel tersebut best seller. Sayang kan, kita sudah beli bukunya, ternyata isinya tidak sesuai yang kita harapkan atau tidak dapat menghibur 🙂

Cara untuk menemukan buku yang benar-benar dapat memenuhi kebutuhan Anda akan hiburan/bersenang-senang selain mendapatkan rekomendasi dari teman adalah dengan membaca resensi atau review bukunya terlebih dahulu.

Keperluan motivasi

Bila Anda bertujuan ingin membeli buku-buku motivasi atau pengembangan diri, yang harus Anda perhatikan adalah teliti lagi isi buku tersebut. Pastikan bahwa materi atau yang dibahas dalam buku tersebut memang masih baru bagi Anda dan belum Anda kuasai.

Hal ini dikarenakan tingkat kesadaran dan motivasi seseorang dalam meraih suksesnya memang berbeda-beda. Sebagai contoh, jika Anda selama ini sudah cukup termotivasi dan memiliki semangat yang luar biasa untuk berubah dan menjadi lebih baik, maka Anda sudah tidak cocok lagi membaca buku-buku motivasi dasar. Anda sebetulnya lebih membutuhkan buku yang berisi panduan teknis, bukan lagi motivasi biasa.

Ketika Anda sudah terbiasa untuk membaca buku, maka lama kelamaan kualitas bacaan Anda pun meningkat. Sehingga, sangat memungkinkan bila Anda sudah tidak membutuhkan buku-buku yang awam/dasar lagi nantinya. Disinilah Anda harus mulai bijak dan sadar dalam memilih buku yang baik.

Namun, bagi beberapa orang yang masih kurang semangatnya untuk berubah, buku-buku motivasi dasar memang cocok bagi mereka. justru, ketika membaca buku yang berisi teknis atau panduan pengembangan diri, mereka bisa jadi belum dapat mencernanya.

Intinya, jika Anda memilih buku motivasi, pastikan kadar motivasi yang ada dalam buku tersebut memang sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Apakah yang Anda butuhkan lebih kea rah motivasi awal/dasar, kisah dan biografi, atau buku teknis praktis.

Terkadang, saya melewatkan atau mengabaikan buku motivasi yang memang saya sudah bisa menebak kemana arah isinya. Saya biasanya akan mencari buku motivasi atau pengembangan diri yang menawarkan langkah-langkah praktis untuk diterapkan dalam keseharian.

Keperluan koleksi pribadi

Lain halnya dengan keperluan riset, referensi, hiburan, atau motivasi. Jika Anda ingin membeli buku untuk keperluan koleksi pribadi yang tujuannya adalah hobi atau kepuasan pribadi seperti ensiklopedi atau karya fenomenal,  anda memang harus membeli bukunya. Pastikan juga Anda memilih buku dengan kualitas yang baik. Jika ada versi hard cover, mungkin bisa jadi rekomendasi. Setelah itu, pastikan Anda juga mendapatkannya dengan harga yang baik ya. Diperlukan survey dan perbandingan harga terlebih dahulu. Karena, biasanya buku-buku untuk koleksi pribadi ini lumayan mahal harganya.

Nah, sampai disini, apakah Anda sudah memiliki gambaran bagaimana memilih buku yang tepat?

Banner-7

2 Tips Ampuh Memilih Buku yang Tepat (Part. 1)

Banner-7

Selecting a book

Kita semua sepakat bahwa kita memerlukan efisensi dalam membaca. Baik dari segi efisiensi waktu maupun tenaga. Akan tetapi, ternyata itu semua belum cukup lho. Seiring dengan efisiensi kita dalam menghabiskan waktu untuk membaca, kita juga dituntut agar bisa efisiensi dana. Yup. Semakin kita bisa efektif dan efisien dalam membaca, kita juga akan semakin tergiur untuk membaca bahkan membeli banyak buku baru. Pertanyaannya, apakah semua buku harus kita beli? Nah, kita akan temukan tips-tips dalam membeli buku berikut ini J

Sebagai pribadi yang selalu ingin berkembang, rasanya ingin sekali kita melahap banyak buku berkualitas. Akan tetapi, kita semua memiliki keterbatasan dalam hal waktu, tenaga, dan juga finansial. Terkadang, yang sering menjadi masalah besar adalah semangat kita yang begitu tinggi dalam membaca sehingga kita membeli banyak sekali buku. Akan tetapi, kadang kita lupa bahwa kita memiliki waktu dan energi yang terbatas untuk menghabiskannya.

Apa yang terjadi selanjutnya? Buku-buku tadi hanya akan menumpuk semakin banyak di rak buku tanpa pernah ada yang terselesaikan satu pun sampai akhir. Apakah Anda pernah mengalaminya?

Nah, jika Anda pernah mengalami kejadian tersebut, ada baiknya jika kita mengecek kembali kebutuhan kita terhadap buku-buku yang akan kita beli sebelum kita memutuskan untuk membawanya pulang ke rumah.

Maka dari itu, penting lho untuk lebih selektif dalam membeli buku. Karena, terkadang ada buku yang tidak kita perlukan, namun kita tanpa sadar membelinya. Udah gitu, harganya mahal pula. Hehehe

Untuk itu, dalam artikel kali ini, kita akan membahas berbagai strategi agar kita tidak salah dalam membeli buku dan bisa dipastikan buku tersebut akan habis dibaca. Selamat menyimak ya J

Pembagian buku berdasarkan tingkat kepentingannya

Sebelum melangkah pada bagaimana agar menemukan buku yang tepat dan tidak salah dalam membeli buku, ada baiknya kita ketahui dulu 4 jenis buku berdasarkan tingkat kepentingannya untuk Anda.

Penting dan mendesak

Yang pertama adalah buku yang penting dan mendesak untuk dibaca. Buku yang termasuk dalam kategori ini adalah buku yang benar-benar Anda butuhkan untuk “besok pagi”. Ya, maksudnya buku ini adalah berbagai buku penunjang studi atau pekerjaan Anda yang harus Anda kuasai dalam waktu dekat.

Bagi seorang pelajar atau mahasiswa, yang termasuk dalam kategori ini merupakan text book. Bagi sebagian orang, yang termasuk dalam kategori ini bisa jadi adalah buku-buku yang akan diujikan dalam waktu dekat.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : dapatkan buku tersebut sekarang juga dan selesaikan.

Penting dan tidak mendesak

Yang termasuk dalam kategori ini adalah buku-buku penunjang keberhasilan Anda. seperti buku pengembangan diri, buku motivasi, maupun buku-buku keterampilan yang ingin Anda kuasai. Mengapa buku ini penting namun tidak mendesak? Anda membutuhkan buku ini, dan memang Anda harus membacanya. Akan tetapi, waktunya relative fleksibel dan tidak harus sekarang juga. Anda bisa sesuaikan dengan tingkat kebutuhan Anda.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : catat beberapa judul buku yang penting untuk Anda. simpan dalam catatan, lalu dapatkan buku tersebut jika ada kesempatan. Misalnya, saat Anda memiliki anggaran lebih, atau ketika Anda tak sengaja mendapatkannya di toko buku. Grab it! J

Tidak penting dan mendesak

Yang termasuk dalam kategori ini adalah buku-buku yang menghibur dan dapat menghadirkan kesenangan bagi Anda. termasuk di dalamnya adalah novel, cerpen, karya sastra, kumpulan kisah dan hikmah, atau puisi. Apapun yang membuat Anda merasa refresh dan nyaman ketika membacanya.

Mengapa buku-buku ini tergolong tidak penting dan mendesak? Pada dasarnya, buku-buku ini tidak memberikan dampak langsung pada perkembangan karir atau bisnis Anda. akan tetapi, Anda membutuhkannya sesekali untuk membuat Anda refresh dan kembali dengan mudah menerima inspirasi dari buku lainnya.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : minta rekomendasi dari orang lain, mana buku yang terbaik dan menarik untuk dibaca.

Tidak penting dan tidak mendesak

Yang termasuk dalam kategori terakhir ini adalah buku yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan pengembangan diri Anda maupun untuk sekedar menghibur Anda saat ini. Buku ini adalah buku yang sudah Anda kuasai atau buku yang memang tidak ada kaitannya dengan minat Anda sama sekali.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : Hindari sebisa mungkin dan jangan menghabiskan terlalu banyak waktu  untuk membacanya.

Nah, setelah kita mengetahui 4 kategori buku tersebut, berikut adalah tips bagaimana agar kita tidak sampai salah memilih, membeli, dan membaca buku.

Teliti lagi apa yang Anda butuhkan saat ini

Sebelum Anda memutuskan membeli sebuah buku, tanyakan lagi pada diri Anda sendiri, apa yang ana butuhkan saat ini? Apakah Anda membutuhkan buku teks karena minggu depan ada materi yang harus diujikan? Apakah Anda membutuhkan buku referensi? Apakah Anda membutuhkan buku-buku ringan untuk mengusir penat?

Ketika saya berkunjung ke toko atau pameran buku, saya berniat akan membeli buku yang memang saya butuhkan saat ini. Hal ini sangat membantu saya untuk efisiensi waktu, tenaga serta finansial. Karena, ketika kita sudah tau buku apa yang dibutuhkan, kita tidak akan buang waktu terlalu lama untuk menseleksi buku yang ada. Selain itu, kita pun tidak tergoda untuk membeli buku lainnya yang memang belum kita butuhkan saat ini.

Mengetahui dengan tepat kebutuhan Anda saat ini merupakan cara paling penting untuk sebuah efisiensi. Anda akan menghabiskan banyak waktu, tenaga bahkan uang ketika Anda belum bisa mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda butuhkan.

Sebagai contoh, Anda sedang merasa lapar dan ingin makan, kemudian Anda mengunjungi rumah makan terdekat. Sesampainya di sana, begitu banyak pilihan makanan yang ditawarkan. Jika Anda tidak tau jenis makanan seperti apa yang Anda butuhkan, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk memilih dan setelah memilih, belum tentu Anda akan puas dengan hasil pilihan Anda.

Bandingkan ketika Anda sebelumnya sudah menentukan apa yang kira-kira akan menjadi menu makan siang Anda. apakah sesuatu yang berkuah? Pedas? Berserat? Atau jangan-jangan Anda hanya butuh cemilan?

Mengidentifikasi kebutuhan Anda terhadap sesuatu akan membuat Anda terhindar dari kesia-siaan dan penyesalan di akhir waktu. Karena bisa jadi, Anda memilih yang besar, banyak dan hebat, namun apa yang Anda butuhkan saat ini ternyata hanyalah hal yang sederhana. Oleh karena itu, identifikasi kembali buku apa yang saat ini benar-benar Anda butuhkan?

Dalam artikel selanjutnya, kita akan mengulas lebih dalam bagaimana agar kita bisa menentukan sikap yang tepat untuk membeli sebuah buku. Apa saja rahasia seseorang bisa memilih buku yang tepat? Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya 🙂

Banner-7

11 Bagaimana Agar Tidak Cepat Lupa Apa Yang Kita Baca?

Banner-6

FORGET

“Rasanya seperti baru minggu lalu saya membaca buku itu, namun mengapa sekarang saya lupa sama isinya ya?”

“Sepertinya berita itu masih hangat di kepala saat saya membacanya kemarin, namun mengapa hari ini saya jadi lupa ya setelah baca berita yang lain?”

Pernahkah Anda mengalami kondisi demikian? Era globalisasi dimana arus informasi mengalir dengan begitu derasnya memang menuntut kita untuk memiliki keterampilan lebih. Dalam artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengapa kita sering mudah lupa pada apa yang baru saja kita baca? Dalam artikel kali ini, kita akan membahas lebih lanjut bagaimana kiat-kiat agar kita tidak mudah lupa pada apa yang baru saja kita baca. Selamat mencoba ya 🙂

Libatkan otak bawah sadar

Jika Anda ingin bisa mengingat apa yang Anda baca dalam waktu yang lama (permanen) dalam otak Anda, hal pertama dan yang paling penting adalah dengan melibatkan otak bawah sadar Anda untuk membaca.

Keterbatasan otak sadar yang hanya mampu mengingat 7-9 hal dalam satu waktu tidak memungkinkan Anda untuk mengingat segala sesuatu dalam jangka panjang. Anda membutuhkan bantuan pikiran bawah sadar Anda.

Dengan teknik membaca konvensional (menggunakan pikiran sadar), Anda akan menyerap informasi dari bahan bacaan melalui mata, diolah dalam pikiran sadar Anda. selanjutnya, informasi yang sudah Anda peroleh ini ditampung dalam hipokampus yang merupakan tempat penyimpanan memori sementara. Setelah 48 jam, barulah hipokampus dipindahkan ke memori jangka panjang.

Akan tetapi, masalah selanjutnya adalah, informasi yang sudah akan masuk ke memori jangka panjang akan berkurang hingga 90% dikarenakan saling timpa dengan informasi lainnya.

Nah, untuk itu diperlukan sebuah cara untuk membuat pikiran bawah sadar andalah yang memainkan peran dalam proses membaca. Dengan begitu, informasi yang masuk akan langsung diproses melalui pikiran bawah sadar.

Bagaimana cara melibatkannya?

Dalam sistem bacakilat, salah satu jalan masuk bahan bacaan ke pikiran bawah sadar adalah dengan menggunakan pandangan mata reseptif (PMR). PMR adalah cara melihat sesuatu menggunakan sel batang dalam mata Anda untuk menyerap informasi. PMR berperan penting untuk membawa apa yang Anda baca ke dalam pikiran bawah sadar. PMR merupakan pintu gerbang masuknya materi ke dalam memori jangka panjang Anda. sel batang menempati 80% sel yang ada di dalam retina yang merupakan sel yang sangat peka. Sel ini bisa mendeteksi gerakan sekecil apapun bahkan menyadari nyala sebuah lilin dalam kejauhan hingga 1 mil.

Dalam teknik bacakilat, Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan PMR ini dengan mudah dan cepat.

Mencari waktu yang efektif untuk membaca

Salah satu penyebab sulitnya ingatan bertahan lama setelah Anda membaca adalah karena waktu yang sedikit dan serba terburu-buru dalam membaca sehingga membuyarkan konsentrasi Anda.

Anda harus mencari waktu yang efektif untuk membaca. Tentukan jadwal membaca Anda setiap harinya. Tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk membaca. Cukup dedikasikan waktu Anda 30 menit sehari untuk membaca dan latih kedisiplinan Anda.

Memanfaatkan kondisi genius

Riset menunjukkan bahwa 98-99% pembelajaran dilakukan pada tingkat bawah sadar. Dengan masuk ke kondisi genius, berarti kita sedang mengaktifkan pikiran kita pada tingkat bawah sadar. Kondisi genius ini akan sangat membantu Anda dalam menyerap informasi dan pembelajaran. Kondisi genius ini telah diteliti di Santa West University, Minnesota sejak tahun 1989. Kondisi ini bisa meningkatkan IQ Anda 20 poin dengan latihan selama 25 jam.

Kondisi genius adalah sebuah keadaan dimana Anda sangat peka dengan koneksi antara pikiran sadar dan bawah sadar. Kondisi genius adalah kondisi dimana Anda bisa mengakses pikiran bawah sadar Anda dengan mudah.

Kondisi ini akan membebaskan Anda terhadap semua gangguan dari luar dan membantu Anda untuk membangun relasi yang kuat antara pikiran, hati dan tubuh Anda.

Kondisi genius adalah kondisi pikiran yang sangat tenang dengan cara mengkondisikannya ke dalam gelombang alfa-teta.

Perlu diketahui, alfa merupakan gerbang masuk untuk mengakses potensi memori jangka panjang Anda. sedangkan teta adalah kondisi dimana Anda telah berhubungan langsung dan berada dalam pikiran bawah sadar Anda.

Membuat tinjauan awal saat membaca

Untuk memaksimalkan hasil dari apapun yang kita lakukan, kita perlu menyelaraskan diri kita dengan prinsip kerja otak kita. Dengan selarasnya pikiran, tindakan, dan prinsip kerja otak, apapun yang akan kita lakukan menjadi lebih mudah.

Salah satu cara kerja otak kita adalah kecenderungan untuk melihat suatu gambaran besar dari apapun. Otak kita selalu ingin menjelajah dan mencari makna. Dengan memberikan gambaran besar pada otak kita, kita akan dapat mengaktifkan otak kita kea rah yang tepat sehingga penggunaan energi menjadi efisien.

Pernahkah Anda membaca buku baru di awal bagian, namun di tengah jalan tiba-tiba Anda enggan untuk menghabiskan buku tersebut? Mengapa ini bisa terjadi? Apa yang membuat Anda merasa enggan untuk meneruskan bacaan?

Salah satu penyebab dari kejadian tadi adalah karena kita tidak memiliki gambaran besar dari apa yang akan kit abaca. Sehingga, kita hanya melihat sebuah buku sebagai kumpulan bab demi bab yang bahkan sering berdiri sendiri.

Disinilah dibutuhkan tinjauan awal saat membaca. Tinjauan awal diperlukan agar Anda menjadi tau secara jelas apa yang akan dibahas dalam buku yang Anda baca saat ini. Melalui tinjauan awal, Anda akan memiliki pandangan yang lebih luas terhadap isi buku yang akan Anda baca. Anda akan mengetahui pola pembahasan dari buku tersebut. Sehingga  Anda akan merasa familiar dan diterima dengan ramah ketika membaca. Asyik kan? J

Cara melakukan tinjauan awal yang akan Anda pelajari dalam sistem bacakilat adalah dengan melakukan review terhadap buku, lalu membuat tujuan membaca buku tersebut. Anda akan diberikan keterampilan bagaimana memilih buku yang benar-benar berguna bagi Anda, mana yang tidak perlu Anda baca saat ini, misalnya.

Dalam tinjauan awal ini, Anda harus menilai kelayakan buku tersebut untuk dibaca. Sesuaikan dengan kapasitas diri Anda. tentukan mana buku yang penting dan harus dihafal, mana yang ternyata belum Anda butuhkan saat ini, mana yang keperluannya mendesak untuk dibaca menjalang ujian, dan sebagainya.

Membuat mind map

Ada dua sistem yang biasa digunakan dalam mencatat. Cara linear dan cara radial. Cara linear terdiri dari 3 variasi yaitu mencatat dalam bentuk paragraph, dalam bentuk bullets/numbering, atau dengan skema yang menggabungkan antara angka dan hurud seperti yang tampak dalam daftar isi sebuah buku.

Cara yang kedua adalah cara radial. Diantara cara mencatat radial yang paling efektif adalag mind map. Cara ini ditemukan oleh Tony Buzan.

Melalui mindmap, Anda bisa menuangkan semua yang Anda peroleh dari buku yang Anda baca hanya dalam satu halaman dengan tingkat pemahaman yang baik.

Mengapa harus bacakilat?

Bacakilat adalah sebuah sistem yang mencakup seluruh syarat yang Anda butuhkan untuk membaca cepat dan efisien, dengan tingkat kepahaman yang tinggi dan ingatan jangka panjang.

Bacakilat menggabungkan dan mengintegrasikan seluruh teknik membaca cepat menjadi sebuah langkah-langkah yang mudah untuk diterapkan.

Melalui sistem bacakilat, Anda akan terbiasa sejak awal untuk pandai memilah buku mana yang tepat untuk Anda baca, membuat tujuan membaca yang jelas, melibatkan pikiran bawah sadar, melatih kondisi genius Anda, mengaktifkan intuisi Anda, sampai bagaimana cara membuat sebuah catatan yang efektif dan mudah untuk diingat dan dipelajari.

Anda tidak ingin cepat lupa terhadap apa yang Anda baca? Silahkan pelajari tentang bacakilat lebih dalam melalui artikel-artikel dalam website ini J

Banner-6

Mengapa Kita Cepat Lupa Apa yang Kita Baca?

Banner-6

stress reading

Waktu yang terbatas. Kegiatan yang segudang. Berbagai keahlian yang harus cepat dipelajari. Materi yang harus segera tuntas dibaca. Berbagai email dan pesan yang harus dibalas. Serta berbagai buku pengembangan diri yang harus disiplin kita pelajari. Semua realita tersebut akan dialami oleh siapapun yang menginginkan perubahan besar dalam hidup. Akan tetapi, masalah selanjutnya akan segera muncul. Apakah kita akan mengingat segala sesuatu yang kita baca dengan sempurna?

Dengan berbagai kesibukan dan waktu membaca yang terbatas, sangat disayangkan apabila kita tidak bisa mengingat hal yang kit abaca secara permanen. Bagaimana pun juga, kita sudah menginvestasikan begitu banyak waktu untuk mendapat pengetahuan baru melalui bacaan. Jika semuanya hanya sekedar ‘melintas’ tanpa benar-benar mengendap dalam pikiran Anda, tentunya akan sia-sia bukan?

Salah satu hal yang menjadi perhatian kami saat menulis berbagai artikel dalam website ini adalah bagaimana menjadikan Anda seorang pembaca yang efektif. Kita ingin bersama-sama mengembangkan kemampuan membaca yang memakan waktu seefisien mungkin tetapi mampu bertahan lama dalam ingatan kita.

Cepat lupa apa yang sudah dibaca. Ya, itu merupakan masalah yang dihadapi banyak orang yang banyak membaca, termasuk Anda. mengapa hal ini bisa sampai terjadi? Bagaimana strategi yang harus kita terapkan dalam proses membaca sehingga kita tidak cepat lupa apa yang kita baca? Artikel ini akan membahasnya untuk Anda.

Mengapa kita sering lupa apa yang kita baca? Secara garis besar, masalah kesulitan kita untum mengingat apa yang kita baca secara permanen di sebabkan oleh 5 hal berikut ini :

Kemampuan otak sadar yang hanya mampu menyerap +/- 7 hal

Nick Herbet dalam bukunya yang berjudul “The Elemental Mind” menyatakan bahwa pikiran sadar hanya menyerap informasi 15-50 bit informasi dalam satu waktu sedangkan pikiran bawah sadar dapat memproses 2.300.000 bit informasi. Selain itu, pikiran sadar juga hanya memiliki peran sebesar 12% dalam kehidupan kita.

Selama ini, dengan cara membaca kita yang menggunakan otak sadar, wajar jika kita sangat cepat lupa pada apa yang kita baca jika kita sudah membaca hal yang lain. Hal ini dikarenakan kemampuan otak sadar manusia hanya mampu mengingat 7-9 hal dalam sekali waktu. Apa artinya? Dengan kapasitas yang terlalu kecil ini,otak kita hanya akan mampu menampung hal-hal yang melintas secara sementara, dan akan hilang begitu sudah digantikan dengan hal lainnya.

Sebagai contoh. Ketika hari ini kita membaca berbagai berita terbaru, kita mungkin bisa ingat sampai ke detail berita. Kapan kejadiannya, dimana, mengapa dan siapa pelakunya? Namun, ketika keesokan harinya kita membaca berita yang terbaru lainnya, kita pun akan lupa apa yang sudah kit abaca kemarin karena sudah digantikan dengan berita baru hari ini. Begitu terus polanya.

Sama halnya seperti ketika Anda mengingat nomor hp seseorang secara selintas. Ketika Anda disebutkan 7 digit nomor, mungkin Anda bisa mengingatnya dengan cepat, namun lihat apa yang terjadi beberapa hari kemudian. Apakah Anda masih mengingat 7 digit nomor tersebut dengan baik?

Ketika kita mengandalkan pikiran sadar untuk mengingat sesuatu, kita akan sangat mudah kehilangan apa yang kita ingat, karena memang hanya segitulah kapasitas otak sadar kita dalam mengingat suatu hal.

Tidak dalam kondisi genius

Masalah kedua yang menyebabkan kita hanya bisa mengingat apa yang kita hanya dalam waktu sementara atau tidak permanen adalah karena kondisi saat kita membaca yang tidak berada dalam kondisi fokus/genius.

Kita saat ini hidup dalam dunia dengan gangguan tanpa batas. Konsentrasi dan fokus menjadi barang yang sangat langka saat ini. Selalu muncul gangguan-gangguan yang tidak diinginkan saat kita sedang ingin fokus membaca. Pernahkah Anda mengalami hal demikian?

Selalu saja ada gangguan-gangguan kecil saat kita membaca yang membuat hilangnya konsentrasi terhadap apa yang kita baca. Gangguan tersebut muncul bisa dari keramaian sekitar, orang lain yang tiba-tiba mengajak kita berbicara, godaan untuk bermain game atau membuka instagram atau twitter di gadget Anda, maupun berbagai buah pikir yang muncul setiap detiknya.

Tujuan yang masih abu-abu

Penyebab lainnya mengapa ingatan yang tidak bertahan lama setelah kita membaca adalah karena tujuan kita dalam membaca yang masih belum jelas atau abu-abu. Tanpa memiliki tujuan membaca yang jelas, Anda akan kesulitan mendapatkan apa yang Anda inginkan dari sebuah bacaan. Kita akan mendapatkan apa yang kita niatkan.

Tanpa tujuan membaca yang jelas, Anda akan kesulitan menyaring apa yang Anda butuhkan dan apa yang harus Anda ingat. Dengan memiliki tujuan saat membaca, Anda akan dengan mudah menentukan mana detail-detail atau poin penting yang harus Anda beri perhatian lebih, mana yang kurang penting dan tidak masalah jika Anda lewatkan.

Dalam artikel selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang pentingnya tujuan dalam membaca beserta cara membuat tujuan yang baik.

Keterbatasan waktu dan panjangnya daftar bacaan

Masalah selanjutnya yang muncul datang dari panjangnya daftar buku atau artikel yang harus Anda baca, sehingga membuat Anda segera melupakan apa yang sudah Anda baca dalam buku sebeluknya, ketika Anda membaca buku lainnya.

Salah satu cara untuk mensiasati masalah ini adalah dengan membuat catatan kecil pada apa yang sudah selesai Anda baca. Selain itu, dalam artikel selanjutnya, kita akan memberikan satu rahasia lagi. Masalah waktu. Siapapun akan berusaha menemukan cara yang tepat untuk mengatur waktu agar bisa tetap membaca meskipun sibuk luar biasa.

Bagaimana cara menisiasati daftar panjang buku yang harus Anda baca. Apakah untuk sukses Anda harus membaca semua buku tersebut? Bagaimana agar dengan waktu yang sangat terbatas, kita bisa tetap membaca buku dan menguasai bidang yang kita minati? Temukan jawabannya dalam artikel selanjutnya ya 🙂

Tidak adanya catatan yang baik

Segala yang sudah dibaca dan diketahui, akan menguap begitu saja jika Anda tidak mengikatnya dengan catatan. Tidak adanya catatan yang baik adalah salah satu penyebab mengapa kita selalu saja lupa dan kehilangan poin penting terhadap apa yang sudah kita baca.

Sekali lagi, meskipun kita sudah berusaha mencatat dalam kertas, jika kita belum tau cara mencatat yang baik, tentunya apa yang sudah kita baca akan sia-sia dan menguap begitu saja.

Mencatat secara linear seperti apa yang selama ini diajarkan kepada kita di sekolah, adalah cara mencatat yang membuat ingatan tentang materi tidak akan bertahan dengan lama. Melalui sistem mind map yang sudah terintegrasi dalam bacakilat, kita akan sangat terbantu untuk mengumpulkan serta meringkas ratusan bahkan ribuan materi di otak bawah sadar kita yang memiliki kemampuan mengingat dalam jangka panjang.

Demikianlah beberapa hal yang selama ini membuat kita kesulitan untuk mengingat dalam jangka panjang apa yang sudah kita baca. Dalam artikel selanjutnya, kita akan menemukan solusi bagaimana agar kita tidak cepat lupa terhadap materi yang baru saja kit abaca. Bahkan, ingatan ini bisa bertahan selamanya. Ga percaya? 🙂

Banner-6

4 Bagaimana Menjadi Pendamping Belajar Terbaik Bagi Anak

Banner-7

tips-to-study-with-kids

Memiliki anak yang berbakat dan menuai banyak prestasi merupakan dambaan kita semua sebagai orang tua. Namun, untuk mencapai impian terebut, ada beberapa hal yang perlu kita teliti dalam pola belajar anak. Apakah anak Anda di sekolah sudah mendapatkan pola belajar yang maksimal? Jika ternyata belum, Anda harus mulai mempertimbangkan untuk menjadi pendamping belajar terbaik bagi anak Anda di rumah.

Dengan begitu banyaknya kesibukan kita sebagai orang tua, tentunya tugas mendampingi belajar si anak harus dijalankan dengan efektif dan efisien. Artinya, tidak terlalu memakan waktu banyak, namun mendapatkan hasil yang signifikan.  Dalam artikel ini, kita akan mengulas beberapa cara terbaik untuk mendampingi anak Anda belajar di rumah.

Anak sudah terlalu banyak menuai kritik di lingkungan sekitarnya. Jangan biarkan kita menambahkan hal yang sama padanya di rumah. Untuk itu, kita perlu melatih diri sebagai pendamping belajar terbaik untuk buah hati di rumah.

Tidak ada anak yang bisa belajar seorang diri. Sejak masih bayi, upaya seorang anak untuk menguasai lingkungan diperantarai oleh mereka yang berada di sekitarnya. Pola – pola ini ditanamkan sejak dini sehingga ketika anak masuk usia sekolah, mereka menemukan dirinya sendiri terlibat dalam serangkaian interaksi rumit dengan dunia.

Jaringan belajar anak-anak yang sering menerima kritik akan menurun. Jaringan yang mereka butuhkan ini gagal memberikan dorongan yang mereka perlukan untuk menjadi manusia yang kompeten dan berhasil .

Sudah terlalu banyak anak-anak yang terjebak dalam’ jebakan’ belajar dan persepsi yang berlaku umum tentang kecerdasan. Mereka hidup dalam dunia di mana orang-orang menganggap keunikan mereka tidak bisa diterima. Dengan begitu, mereka hanya memiliki dua pilihan. Mereka bisa saja diam menyerah dan menghabiskan hidup mereka dengan bersikap patuh pada persepsi orang banyak tentang kecerdasan dan berusaha untuk jadi ‘senormal’ mungkin, atau mereka bisa mempertahankan eksistensi akan tetapi sering berakhir dalam “pertempuran” abadi dengan orang-orang yang seharusnya membantu mereka banyak dalam pembelajaran.

Sebagai orang tua, kita ada di posisi yang tepat untuk berperan sebagai partner kepercayaan anak dalam dunia belajar. Karena menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak Anda daripada siapapun, Anda mempunyai peluang besar untuk menemukan titik terang dalam kehidupan pendidikannya.

Pada artikel kali ini, kita akan fokus membahas cara-cara dimana Anda bisa menggunakan hubungan Anda dengan anak Anda untuk memperbaiki pelajaran akademis dan untuk menciptakan sebuah rencana keberhasilan dalam hidup anak Anda.

1. Jadikan waktu mengerjakan PR sebagai sebuah pengalaman yang sama-sama dinikmati oleh Anda dan anak Anda

Utamakan tugas yang paling penting. Tanamkan pada diri anak Anda sejak dini untuk menentukan prioritas ketika mengerjakan tugas. Ajak mereka berpikir untuk menentukan mana tugas yang harus segera diselesaikan, mana yang membutuhkan waktu lebih lama sehingga tidak baik jika terburu-buru.

Selain itu, pilihlah tempat belajar yang tepat. Tempat belajar yang tepat adalah tempat yang tenang dan banyak cahaya. Jauhkan dari televisi dan mainan anak. Pastikan juga tempat tersebut merupakan tempat yang nyaman bagi si buah hati untuk berkonsentrasi terhadap tugas. Sediakan selalu kertas, gunting, pensil, pulpen, spidol dan alat tulis lainnya dalam jangkauannya agar ia tidak perlu repot mencari-cari.

Beri contoh yang baik

Ketika anak mengerjakan PR, orang tua hendaknya juga melibatkan diri dengan ikut membaca, menulis atau turut menyelesaikan soal-soal dalam games pendidikan (educational games) seperti di Dunia Belajar.

Menjadi motivator untuk anak-anak. Tanyakan tentang tugas, kuis, dan tes untuk esok pagi bila ada. Berikan support, memeriksa pekerjaan rumah mereka ketika selesai, dan buatlah diri Anda untuk selalu siap dengan pertanyaan atau curhat dari mereka. Untuk contekan bagaimana menjadi motivator terbaik untuk anak berdasarkan tipe kecerdasannya, silahkan baca artikel sebelumnya.

Pujilah kerja dan usaha mereka. Jangan selalu berorientasi pada hasil atau nilai yang bagus. Ingat, bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan minatnya masing-masing.

2. Biarkan anak Anda menentukan jadwal sesi belajar mereka sendiri

Setiap anak memiliki cara sendiri dalam menyelesaikan tugasnya. Libatkan mereka dan buat kesepakatan, sehingga mereka akan merasa itu sebagai tanggung jawabnya, bukan perintah Anda.

Diskusikan dengan anak Anda, kapan waktu belajar terbaik yang mereka inginkan. Masing-masing anak memiliki selera waktu tersendiri untuk belajar. Sebagian anak ada yang merasa lebih berkonsentrasi belajar ketika pagi hari sebelum masuk sekolah, ada yang lebih menyukai sora hari, tak jarang pula yang memilih malam hari setelah makan malam menjadi “waktu khusus” untuk belajar.

Pilihlah waktu yang tidak bersamaan dengan jam main atau jam tayang film favorit anak. Tidak pula terlalu larut karena dikhawatirkan anak sudah lelah.

Bantu anak untuk menentukan prioritas tugas mana yang harus dikerjakan terlebih dulu sesuai dengan waktu pengumpulannya di sekolah. Bantu anak untuk mengorganisasi tugasnya sehingga tidak terlihat menumpuk

Selain itu, sepakati pula berapa jam waktu yang akan mereka alokasikan untuk belajar atau membaca dalam sehari. Latih ia untuk menentukan ‘jadwal’ pribadinya. Berapa jam di hari apa dan hal baru apa yang akan mereka pelajari setiap harinya. Libatkan mereka.

3. Hindari menggunakan hadiah dan hukuman

Hukuman akan membuat anak Anda mengaitkan belajar dengan rasa sakit. Memberikan hadiah membuat anak merasa bahwa belajar tidak layak ditekuni jika tanpa imbalan.

Hadiah sebagai alat untuk mendidik tidak boleh bersifat sebagai upah. Karena upah merupakan sesuatu yang mempunyai nilai sebagai ganti rugi dari suatu pekerjaan atau suatu jasa yang telah dilakukan oleh seseorang. Jika hadiah itu sudah berubah sifat menjadi upah, hadiah itu tidak lagi bernilai mendidik karena anak akan mau bekerja giat dan berlaku baik karena mengharapkan upah.

Gunakan pujian verbal sebagai penguat hanya ketika Anda benar-benar merasakannya.

Pujian harus merupakan reaksi alami dari gairah dan sukacita Anda sendiri saat melihat anak Anda bekerja dengan baik.

4. Jujur dengan kemampuan Anda sendiri. Hindari berpura-pura

Banyak orang tua yang ketika tidak bisa menjawab pertanyaan putra/putrinya lebih memilih pura-pura tau dan memberikan jawaban sekenanya. Hindarilah hal ini sebisa mungkin. Jujurlah pada anak Anda bahwa Anda pun sedang berusaha untuk mencari tau jawabannya dan ajak anak Anda untuk explore jawabannya. Bisa melalui media internet maupun bertanya ke ayahnya atau anggota keluarga yang lain.

5. Jalin hubungan yang baik dengan guru anak Anda. libatkan mereka secara penuh.

Manfaatkan hubungan antara orang tua dan guru sebaik mungkin. Jadikan guru-guru anak Anda sebagai media bagi Anda untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan anak Anda, begitu juga dengaan potensinya. Luangkanlah waktu Anda untuk mengadakan pertemuan khusus dengan guru anak Anda secara berkala.

Sampai disini, apa yang masih sering jadi kendala untuk Anda saat menemani anak belajar? Silahkan share di bawah 🙂

Banner-7

4 Cara Sukses Memotivasi Anak Berdasarkan Tipe Kecerdasannya

Banner-7

KIDS INTELLIGENCE

Salah satu hal paling penting untuk bekal kesuksesan seorang anak adalah tumbuhnya motivasi yang besar dalam diri mereka. Akan tetapi, tidak semua anak dengan mudah menemukan motivasi dalam diri. Tugas kita sebagai orang tua adalah mendukung mereka dan menumbuhkan motivasi serta semangat dalam diri mereka. Akan tetapi, cara memotivasi anak yang satu, tidaklah sama dengan anak yang lain. Dengan 8 tipe kecerdasan yang berbeda, akan berbeda pula cara memotivasi mereka. Jangan biarkan kesalahan dalam cara memotivasi mereka menjadi alasan utama mereka tumbuh tanpa semangat atau motivasi yang besar dalam meraih sukses.

Dalam artikel sebelumnya, kita sudah mengulas tentang tipe-tipe kecerdasan anak. Masing-masing anak tentunya memiliki keunikannya sendiri dengan kecerdasan yang mereka miliki. Tugas bagi kita sebagai orang tua mengetahui tipe kecerdasan mereka adalah untuk menemukan metode belajar terbaik bagi anak-anak sesuai tipe kecerdasannya.

Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari ketika anak kita tidak tumbuh secerdas potensinya hanya karena kita salah menerapkan metode belajar untuk mereka.

Sebelum membaca artikel ini lebih lanjut dan menemukan cara terbaik memotivasi anak Anda berdasarkan kecerdasan mereka, silahkan baca artikel sebelumnya tentang “Mengintip Tipe Kecerdasan Anak Anda”.

Jik Anda sudah berhasil menemukan tipe kecerdasan anak Anda, selanjutnya adalah menemukan cara terbaik dalam memotivasi mereka berdasarkan tipe kecerdasannya di bawah ini :

1. Kecerdasan Linguistik

Cara belajar terbaik anak-anak ini adalah dengan mengucapkan, mendengar, dan melihat kata-kata. Cara terbaik untuk memotivasi mereka di rumah adalah dengan berbicara kepada mereka, menyediakan banyak buku, rekaman, dan kaset-kaset serta menciptakan peluang untuk menulis.

Lengkapi mereka dengan peralatan untuk membuat kata, termasuk tape recoreder untuk bahasa lisan dan mesin tulis, computer, pembuat table dan peralatan mencetak untuk kegiatan menulis.

Selain itu libatkan anggota keluarga yang lain untuk mendukung mereka degan cara membaca buku bersama-sama, adakan malam dongeng, dan bahkan mungkin menciptakan majalah dinding sederhana karya keluarga yang bisa mereka edit.

Bawa mereka ke tempat di mana kata sangat penting, termasuk perpustakaan, toko buku, biro surat kabar, dan penerbitan.

2. Kecerdasan Logis Matematis

Anak-anak yang memiliki kecerdasan ini belajar dengan membentuk konsep dan mencari pola serta hubungan abstrak. Beri mereka materi konkret yang bisa dijadikan bahan percobaan. Beri mereka waktu berlimpah untuk mempelajari gagasan baru. Beri mereka kesabaran dalam menjawab berbagai pertanyaan ingin tahu mereka dan penjelasan logis untuk jawaban yang Anda berikan.

Beri mereka permainan seperti catur, teka-teki logika, dan penalaran logis dalam fokus permainan. Dengan seluruh anggota keluarga, lakukan permainan penuh misteri dan teka-teki yang membutuhkan logika deduktif.

Ajak anak-anak ini ke tempat yang mendorong pemikiran ilmiah, termasuk museum ilmu pengetahuan, pameran computer, dan pameran elektronik.

3. Kecerdasan Spasial

Anak-anak yang memiliki keunggulan dalam bidang ini akan mudah belajar dengan visualisasi. Mereka perlu diajari melalui gambar, metafora visual dan warna. Cara terbaik untuk memotivasi mereka adalah dengan media film, slide, video, diagram, peta dan grafik.

Beri mereka peluang untuk menggambar dan melukis. Lengkapi mereka dengan kamera, teleskop, kompas dan perlengkapan bangunan tiga dimensi semacam balok lego. Dengan seluruh anggota keluarga, libatkan mereka dalam permainan visualiasasi, ceritakan kisah-kisah menyentuh dan salig berbagi impianlah dengan mereka.

4. Kecerdasan Kinestetik Jasmani

Anak-anak yang berbakat dalam bidang ini akan belajar dengan menyentuh, memanipulasi dan bergerak. Mereka membutuhkan kegiatan belajar yang bersifat kinestetik dan dinamik. Cara terbaik untuk memotivasi mereka adalah melalui seni peran, improvisasi dramatis, gerakan kreatif dan semua jenis kegiatan yang melibatkan kegiatan fisik. Beri mereka akses ke lapangan bermain, arena rintangan, jalur hiking, kolam renang dan jalur olahraga. Beri mereka kesempatan untuk memperbaiki peralatan, membangun model dan terlibat dalam kegiatan seni kerajinan tangan seperti mengukir kayu dan membentuk tanah liat.

Kegiatan yang bisa dilakukan bersama keluarga yaitu kegiatan yang banyak aktivitas di luar seperti berkemah, out bond, dan perjalanan.

5. Kecerdasan Musikal

Anak-anak dengan kecerdasan musikal belajar melalui irama dan melodi. Mereka bisa mempelajari apapun dengan mudah jika hal itu dinyanyikan atau diberi irama ketukan. Gunakan instrument perkusi atau software musik sebagai cara untuk membantu mempelajari materi baru. Cara paling tepat untuk memotivasi mereka adalah dengan mengajak mereka bermain diiringi irama musik.
Biarkan mereka belajar dengan diiringi musik kesukaan mereka jika hal ini kelihatannya membantu. Beri mereka akses tkepada file mp3 dan instrumen musik.

Hal yang bisa dilakukan anggota keluarga untuk mendukung mereka adalah dengan bernyanyi bersama, membahas lirik lagu favorit, dan saling menginformasikan lagu terbaru.

6. Kecerdasan Antarpribadi

Cara belajar terbaik bagi anak-anak dengan tipe kecerdasan ini adalah dengan berhubungan dan bekerjasama. Mereka perlu belajar melalui interaksi dinamis dengan orang lain. Beri mereka kesempatan untuk mengajari anak-anak lain. Sediakan berbagai jenis permainan yang bisa mereka lakukan bersama-sama dengan teman mereka. Biarkan mereka terlibat dalam kegiatan komunitas , klub, kepanitiaan, dan program ekstrakulikuler di sekolah. Bekerja samalah melakukan proyek kelompok.

Cara terbaik untuk memtotivasi mereka adalah membiarkan mereka terlibat dalam komunitas dan bertukar pikiran dengan orang lain. Motivasi akan lebih mudah mereka dapatkan ketika berinteraksi dan belajar banyak hal dari orang yang mereka temui.

7. Kecerdasan Intrapribadi

Anak-anak ini paling mudah dan efektif belajar dengan diberikan kesempatan untuk menetapkan target. Mereka akan lebih cepat berkembang jika diberikan kesempatan memilih kegiatan mereka sendiri dan menentukan kemajuan mereka sendiri melalui proyek apapun yang mereka minati.
Satu hal yang unik, anak-anak ini bisa memotivasi diri sendiri asalkan beri mereka kesempatan lebih banyak untuk diri sendiri dan memiliki lebih banyak ‘me time’.

Anak-anak dengan tipe kecerdasan seperti ini memiliki kebutuhan akan ruang pribadi sendiri di rumah di mana mereka bisa mengerjaakan hobi dan minat tanpa gangguan dan bisa berintrospeksi diri dengan tenang. Hargai privasi mereka dan dukung mereka untuk menekuni bidang tertentu yang mereka inginkan.

8. Kecerdasan Naturalis

Anak-anak dengan kecerdasan naturalis akan menjadi lebih bersemangat ketika mereka terlibat dalam pengalaman di alam terbuka. Beri mereka akses ke ruang terbuka untuk mereka jelajahi, sungai atau danau untuk mereka arungi, bukit atau gunung untuk mereka daki, gua untuk mereka selidiki dan berbagai wujud alam lainnya.

Untuk membantu mereka dalam ekspedisinya, fasilitasi mereka dengan perlengkapan seperti teropong, tas ransel, kaca pembesar, masker, perlengkapan menyelam dan berenang, dan berbagai peralatan lainnya.

Jika memang meeka tidak bisa berada di alam terbuka, beri mereka kesempatan untuk meneliti alam di dalam seperti peternakan, akuarium, atau hanya dengan memberi mereka hadiah 1 atau 2 binatang peliharaan.

Jadi, cara apa nih yang paling tepat untuk diterapkan dalam memotivasi anak Anda? share di bawah ya 🙂

Banner-7

2 Mengintip Tipe Kecerdasan Anak Anda

Banner-7

smart kids

Apakah Anda merasa belum puas dengan sistem pendidikan formal di sekolah? Apakah Anda merasa pendidikan formal tersebut belum mengakomodasi semua kebutuhan pendidikan anak Anda? bagi Anda yang masih merasa ragu dengan sistem pendidikan di sekolah dan ingin turut mendidik anak Anda sendiri, Anda perlu memahami tipe kecerdasan yang anak Anda miliki dan menyesuaikannya dengan gaya mendidik anak Anda.

Penting sekali untuk mengetahui tipe kecerdasan anak Anda sejak dini sebagai panduan untuk mendidiknya. Karena, setiap anak dengan jenis kecerdasan yang berbeda, akan berbeda pula strategi mendidiknya. Di artikel selanjutnya, kita akan membahas banyak tentang strategi mendidik mereka di rumah sesuai dengan gaya kecerdasannya masing-maisng. Namun ebelum itu, ayah dan bunda perlu tahu terlebih dahulu apa sebenarnya tipe kecerdasan anak Anda.

Berikut ini adalah 8 jenis kecerdasan dan cara mengidentifikasinya dari anak Anda.

1. Kecerdasan linguistik

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif. Pengamatan terhadap 3 M tradisional (membaca, menulis, matematika) dalam kehidupan sekolah memperlihatkan bahwa kecerdasan lingustik mencakup setidaknya dua per tiga bagian dari interaksi belajar mengajar. Di dalam kedua kegiatan ini terdapat cakupan luas kemampuan linguistik, termasuk mengeja, kosakata, dan tata bahasa.

Anak-anak yang berbakat dalam kemampuan linguistic mempunyai keterampilan pendengaran yang sangat berkembang dan menikmati bermain-main dengan bunyi bahasa. Mereka sering berpikir dalam kata-kata. Mereka sering asyik menulis cerita atau puisi. Meski jika bukan seorang pembaca atau penulis yang baik, mereka mungkin seorang penutur cerita yang hebat.

Anak dengan kecerdasan ini lebih suka belajar dengan kata-kata. Nah kita lihat ya apa saja sih ciri seorang anak yang memiliki kecerdasan linguistik.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Linguistik

• Suka menulis kreatif di rumah
• Mengarang kisah khayal atau menuturkan leluconj dan cerita
• Sangat hafal nama, tempat, tanggal atau hal-hal kecil
• Menikmati membaca buku di waktu senggang
• Mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
• Menyukai pantun lucu dan permainan kata
• Suka mengisi teka-teki silang
• Menikmati mendengarkan kata-kata lisan
• Mempunyai banyak kosakata
• Cepat menguasai bahasa asing dibandingkan teman-temannya
• Unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca/menulis

2. Kecerdasan logis-matematis

Kecerdasan logis matematis melibatkan keterampilan mengolah angka dan klemahiran menggunakan logika/akal sehat. I ni adalah kecerdasan yang digunakan ilmuwan ketika menciptakan hipotesis dan dengan tekun mengujinya dengan data eksperimental. Ini juga merupaka n kecerdasan yang digunakan akuntan pajak, pemrogram computer, atau ahli matematika.

Anak-anak yang memiliki kelebihan dalam kecerdasan ini berpikir secara numeric atau dalam konteks pola serta urutan logis, atau dalam bentuk cara berpikir logis yang lain.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Logis – Matematis

• Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala
• Menikmati menggunakan bahasa computer atau program software
• Sering mengajukan pertanyaan yang membutuhkan jawaban logis seperti “dimana akhir alam semesta?” atau “mengapa langit itu biru?”
• Ahli bermain catur atau permainan strategi lain
• Mampu menjelaskan masalah secara logis
• Merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yamg tidak dimengerti
• Menghabiskan banyak waktu memainkan teka-teki logika seperti kubus rubik
• Suka menyusun kategori atau hierarki
• Mudah memahami sebab akibat
• Menikmati pelajaran matematika IPA dan memiliki prestasi tinggi

3. Kecerdasan spasial

Ini adalah sebuah kecerdaan gambara atau visualisasi.kecerdasan ini melibatkan kemamouan untuk memvisualisasikan gambar di dalam kepala seseorang atau menciptakannya dalam bentu dua atau tiga dimensi. Seniman dan atau pemahat memiliki kecerdasan ini dalam tingkat yang tinggi, dengan demikian juga seorang penemu yang bisa memvisualisasikan penemuan baru sebelum menggunakannya di atas kertas.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan spasial

• Menonjol dalam kelas seni di sekolah
• Memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
• Mudah membaca peta, grafik, dan diagram
• Menggambar sosok orwng atau benda yang persis aslinya
• Senang melihat film, slide atau foto
• Sering melamun
• Mebangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (bermain lego, misalnya)
• Mencorat-coret di atas secarik kertass atau di buku tugas sekolah
• Lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca

4. Kecerdasan kinestetik jasmani

Kecerdasan kinestetik jasmani adalah kecerdasan seluruh tubuh dan juga kesecerdasan tangan. Dalam kegiatan sehari-hari, kita perlu menggunakan kecerdasan tubuh dalam segala hal, mulai dari membuka tutup botol mayonnaise dan memperbaiki mesin mobil sampai melakukan olahraga kompetitif.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Kinestetik – Jasmani

• Berprestasi dalam olahraga kompetitif di sekolah
• Bergerak-gerak ketika sedang duduk
• Terlibat dalam kegiatan fisik seperti berenang, bersepeda, hiking, dll
• Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari
• Pandai menirukan gerakan, kebiasaan, atau perilaku orang lain
• Sering merasakan jawaban masalah yang dihadapi di rumah atau di sekolah

 5. Kecerdasan musikal

Kecerdasan musical melibatkan kemampuan menyanyikan sebuah lagu, mengingat melodi music, mempunyai kepekaan akan irama, atau sekedar menikmati music. Dalam bentuknya yang lebih canggih, kecerdasan ini mencakup para diva atau virtuoso piano dari dunia seni dan budaya.
Anak-anak yang memiliki kecerdasan musical yang sangat berkembang akan suka menyanyi, bersenandung, ata bersiul seorang diri.nmainkan sebuah lagu dan Anda bisa mengenali anak-anak ini dari cara mereka langsung ikut bernyanyi atau menggerak-gerakkan tubuh.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Musikal

• Mamainkan alat musik di rumah atau di sekolah
• Menjadi anggota band di sekolah
• Gampang mengingat melodi lagu
• Berprestasi sangat bagus di kelasi music sekolah
• Lebih bisa belajar dengan iringan musik
• Mengoleksi file lagu mp3 di gadgetnya
• Bisa mengikuti irama music
• Peka terhdap suara-suara di lingkungannya

6. Kecerdasan antarpribadi

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerja dengan orang lain. Seperti maisng-masing kecerdasan yang lain, kecerdasan antar pribadi melibatkan banyak hal. Mulai dari kemampuan memanipulasi kelompok besar orang menuju pencapaian suatu usaha bersama (layaknya seorang CEO). Kecerdasan antar pribadi mencakup kemampuan membaca orang (misalkan menilai orang lain dalam waktu beberapa detik, kemampuan berteman, dan menjalin kerjasama dengan mitra bisnis).

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Antarpribadi

• Mempunyai banyak teman
• Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
• Tampak sangat mengenali lingkungannya
• Terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah
• Berperan sebagai pengengah keluarga ketika sedang terjadi pertiakaian
• Menikmati permainan kelompok
• Berempati besar terhadap perasaan orang lain
• Dicari sebagai penasehat atau pemecah masalah oleh teman-temannya
• Tampak memiliki bakat pemimpin

7. Kecerdasan intrapribadi

Walau mungkin paling sulit dimengerti, kecerdasan ini juga mungkin yang paling penting diantara kedelapan jenis kecerdasan. Pada intinya, ini adalah kecerdasan memahami siapa diri Anda sebenarnya. Ini adalah kecerdasan mengetahui apa kekuatan Anda dan apa kelemahan Anda.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Intrapribadi

• Memperlihatkan sikap independen atau kemauan yang kuat
• Bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
• Memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik kontroversial
• Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri
• Mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
• Sering belajar dari kesalahan di masa lalu
• Bisa mengekspresikan perasannya dengan tepat

8. Kecerdasan naturalis

Kecerdasan naturalis melibatkan kemampuan mengenali bentuk-bentuk alam di sekitar kita seperti burung, pohon, bunga, hewan dan fauna serta flora lainnya. Ini juga mencakup kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam lain seperti misalnya susunan awan dan ciri geologis bumi. Kecerdasan ini dibutuhkan dalam berbagai bidang dan profesi termasuk ahli biologi, penjaga hutan, dokter hewan, dan holtikulturis.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Naturalis

• Senang dengan hewan peliharaan
• Menikmati berjalan-jhalan di alam terbuka (outdoor) seperti kebun binatang atau tempat bersejarah
• Menunjukkan kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam
• Suka berkebun atau senang berada di dekat kebun
• Memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah dalam topic-topik yang melibatkan sistem kehidupan (seperti biologi, pelajaran IPA, geografi, dan sebagainya).

Kita harus ingat setiap anak memiliki 8 kecerdasan ini dan setiap hari menggunakannya dalam kombinsi yang berlainan. Selain itu, kita juga harus paham bahwa setiap anak memiliki kedelapan tipe kecerdasan ini dengan cara mereka masing-masing. Ada yang unggul dalam kecerdasan tertentu sementara yang lain kesulitan.

Ketika Anda membaca penjabaran dari masing-masing jenis kecerdasan anak, hindarilah godaan untuk mengkategorikan anak Anda ke dalam salah satu diantaranya. Setiap anak memiliki unsur delapan kecerdasan tersebut dalam kadar yang berbeda-beda.. Ambillah apa yang tampaknya berlaku untuk anak Anda dan tambahkanlah kekuatan serta kelemahan lain yang Anda lihat dalam 8 kecerdasan tersebut. Bila digabungkan, semuanya akan membentuk suatu profil unik multiple intelligence yang hanya dimiliki oleh anak Anda.

Jadi, hal unik apa yang sudah Anda temukan pada anak Anda? Apa tipe kecerdasannya? Silahkan share di bawah ya 🙂

Banner-7

Ini Dia Alasan Mengapa Membaca Harus Efektif

Banner-7

effective 1

Mengapa kita harus membaca secara efektif? Apa yang akan terjadi seandainya kita tidak bersegera merubah teknik membaca kita? Apa manfaatnya menjadi seorang pembaca yang efektif? Apakah sistem bacakilat bisa menjadi solusi?  Jika Anda ingin memiliki lebih banyak waktu bersantai namun tetap menguasai banyak ilmu lebih dari rata-rata orang lain, artikel yang satu ini sangat tepat untuk Anda 🙂

Sistem membaca terbaik ditujukan untuk mereka yang ingin menjadi pembaca efektif. Teknik membaca yang paling efisien dan memudahkan ditujukan bagi Anda yang memiliki segudang kesibukan namun ingin terus meningkatkan ilmu dan wawasan. Ia juga ditujukan bagi Anda para professional yang terus meraih prestasi dalam kerja namun tidak ingin ketinggalan arus informasi dari bacaan, dan bagi Anda yang mencintai buku namun selalu saja menemukan masalah dalam waktu.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu memahami 100% dari buku yang Anda baca namun tugas Anda adalah mendapatkan 100% yang Anda butuhkan dari bacaan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Tony Buzan bahwa fakta membaca adalah mendapatkan 100% yang kita butuhkan, bukan 100% yang penulis sampaikan.

Dalam hal efektivitas membaca, ini sangat berkaitan erat dengan tujuan masing-masing pembaca. Buku yang sama akan memberikan dampak dan manfaat yang berbeda bagi satu orang dengan orang yang lain tergantung dari tujuan mereka masing-masing dalam membaca.

Sebagai contoh, dua orang membaca novel, orang pertama bertujuan membaca novel untuk refreshing dan hiburan, sementara yang satu membaca novel dengan tujuan mempelajari seluk beluk novel dari mulai gaya bahasa sampai ke alur cerita. Tentunya, apa yang mereka dapatkan dari buku tersebut akaj berbeda. Begitu juga teknik dalam membaca novel tersebut. Bagi yang tujuannya ingin menikmati novel, ia akan membaaca novel tersebut dari awal sampai akhir tanpa terlewat satu bagian kisah sedikit pun. Berbeda dengan orang kedua, ia akan embaca novel tersebut pada bagian-bagian tertentu saja yang menurutnya penting dan berhubungan erat dengan tujuan membacanya.

Inilah yang disebut membaca efektif. Dapatkah Anda bayangkan jika orang kedua membaca novel tersebut tanpa memikirkan efektivitas? Mungkin ia akan membaca novel tersebut dari awal sampai akhir yang membuatnya menghabiskan waktu lebih bahyak. Namun karena ia tau apa tujuannya membaca dan dia adalah seorang pembaca efektif, maka ia hanya berusaha mendapatkan apa yang ia butuhkan, bukan 100% apa yang penulis sampaikan.

Lalu seberapa pentingkah membaca efektif?

Teknik membaca yang efektif (memahami lebih banyak dan lebih dalam dengan waktu yang lebih singkat) harus diajarkan sejak dini kepada anak-anak. Membaca adaah sebuah gerbang awal pendidikan. Anak yang mahir dalam membaca (cepat paham apa yang dibaca) dan mereka yang memiliki keterampilan baik dalam membaca akan lebih mudah berkembang di sekolah jika dibandingkan anak-anak yang tidak memiliki keterampilan membaca.

Keterampilan membaca yang dimaksud disini bukan hanya sekadar pandai membaca secara literal melainkan mencakup hal-hal berikut

  • Kepandaian memilih dan menyeleksi buku yang bermanfaat

Dengan teknik membaca yang efektif, anak Anda akan terbiasa dengan sendirinya cerdas dalam memilih buku yang bermanfaat. Dengan beberapa teknik khusus dalam bacakilat, kita akan bisa dengan mudah membedakan mana buku yang penting dibeli saat itu juga, mana yang penting tapi tidak mendesak, mana yang tidak perlu dibeli, dan sebagainya.

  • Kemampuan membaca gambaran besar dari buku

Melalui teknik membaca yang efektif, kita akan memiliki kemampuan untuk melihat gambaran besar dari sebuah buku. Dengan begitu, proses membaca akan jauh lebih mudah karena terbantu oleh gambaran besar yang bisa kita ketahui sejak awal.

  • Dapat membuat kesimpulan terhadap apa yang telah dibacanya

Dengan daya paham yang tinggi terhadap buku, kita akan jauh lebih mudah membuat kesimpulan terhadap buku yang dibaca.

  • Membaca dengan waktu yang efektif

Teknik membaca yang efektif membuat kita jauh lebih efisien dalam soal waktu. Dengan begitu, waktu yang kita habiskan untuk membaca buku akan jauh lebih sedikit, dan kita bisa melanjutkan ke buku selanjutnya 😉

  • Mampu mencatat hal yang penting dari buku

Salah satu bagian dalam proses bacakilat adalah teknik mencatat yang efektif. Yaitu teknik mencatat yang melibatkan otak kiri dan kanan dengan jaminan daya paham yang jauh lebih baik daripada membuat catatan secara linear (cara konvensional).

  • Mampu menerapkan hal yang bermanfaat dalam buku ke kehidupan sehari-hari

Dengan daya paham yang tinggi terhadap buku serta catatan yang ringkas dan aplikatif, kita akan semakin mudah dalam menerapkan hal-hal bermanfaat dalam buku ke kehidupan sehar-hari.

Untuk mendapatkan hal tersebut, seorang anak haruslah dilatih untuk menjadi pembaca yang efektif.

Karena membaca adalah gerbang awal dari suatu proses pendidikan jangka panjang, maka salah teknik dalam membaca mengakibatkan kesalahan-kesalahan berikutnya dalam proses belajar. Memilih teknik yang tepat dalam membaca, akan memudahkan proses pembelajaran selanjutnya.

Seperti sebuah kancing baju. Jika kita salah memasukkan kancing pertama, kancing selajutnya pun akan ikut salah dan akhirnya kita pun tidak karuan dalam memakai baju.

Alasan kedua mengapa kita perlu membaca secara efektif adalah karena inti dari sebuah buku hanyalah 4-10% saja. Selebihnya adalah penjelasan. Demikian yang disampaikan Professor Russel Straus  dalam Teaching Reading As A Thinking Process. Dengan demikian, kita memerluakn sebuah teknik untuk memfilter atau menyaring bagian mana yang penting dalam buku dan mana yang hanya merupakan penjelasan.

Dalam sistem bacakilat, kita akan berlatih dan dengan sendirinya pikiran bawah sadar kita akan menyaring informasi yang kita butuhkan sesuai tujuan di awal. Dengan begitu, proses membaca akan jauh lebih efektif baik dari segi waktu maupun energi yang kita keluarkan. Informasi penting dari buku harus terekam jangka panjang.

Alasan selanjutnya mengapa kita harus efektif dalam membaca adalah karena kita membutuhkan informasi penting dari buku terekam dalam memori jangka panjang. Gaya membaca yang tidak efektif, membuat kita menjadi cepat lupa terhadap apa yang baru saja dibaca.

Tentunya kita harus menemukan teknik yang tepat agar apa yang sudah kita baca, apalagi terdapat informasi penting di dalamnya, harus bisa terjaga dalam ingatan jangka panjang. Membaca harus menjadi tambahan baru bagi database di pikiran bawah sadar kita, bukan sekedar proses yang dilalui tanpa hasil begitu saja. Oleh karena itu, teknik melibatkan memori jangka panjang juga menjadi bagian efektivitas membaca.

Buku yang lain sedang menunggu

Menguasai atau mempelajari suatu bidang, tidak cukup hanya dengan satu-dua referensi bukan? Teknik membaca efektif kita perlukan karena kita memiliki referensi lain yang juga harus segera dibaca. Dengan teknik membaca konvensional saja kita belum tentu bisa menghabiskan 1 buku dalam satu bulan. Oleh karena itu, kita membutuhkan teknik membaca yang efektif dan juga efisien dari segi waktu.

Pernahkah Anda menikmati suatu buku, namun tiba-tiba ada buku lain yang begitu menarik minat buku Anda? dengan teknik bacakilat, Anda bisa membaca buku baru tanpa harus menunda untuk menyelesaikan buku yang lama. Selain itu, kadangkala penting juga bagi kita untuk membaca beragam jenis buku di luar bidang kita sebagai referensi.

Lalu, apa rencana Anda selanjutnya agar bisa membaca secara efektif? Tuliskan rencana Anda di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat 🙂

Banner-7

Rahasia Menjadikan Anak Seorang Pembaca Kreatif

Banner-7

KIDS READING 1

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas berbagai manfaat membaca kreatif. Ternyata setiap membaca memang dituntut untuk bisa menjadi pembaca kreatif. Dalam hal ini, yang dimaksud pembaca kreatif adalah mereka yang tidak hanya mampu membaca dan memahami sebuah bacaan, namun mampu membuat bacaan tersebut membawa perubahan baik dalam hidupnya.

Di usia kita sekarang ini, mungkin mudah saja untuk belajar menjadi pembaca kreatif. Namun, bagi anak-anak, membaca secara kreatif memang diperlukan latihan. Selain itu, mempersiapkan mereka untuk menjadi pembaca kreatif adalah hadiah yang bisa kita persembahkan bagi kebaikan masa depan mereka.

Membaca kreatif yaitu proses membaca untuk mendapatkan nilai tambah dari pengetahuan yang terdapat dalam bacaan dengan cara mengidentifikasi ide-ide yang menonjol atau mengkombinasikan pengetahuan yang sebelumnya pernah didapatkan. Dalam hal ini, setelah seseorang pembaca menyelesaikan bacaannya, ia tentu saja memiliki daya inisiatif dan kreatif untuk mengembangkan pemahaman membacanya dengan menghasilkan ide baru yang inovatif.

Nah, dalam artikel kali ini, kita akan mengetahui berbagai strategi untuk mempersiapkan anak kita menjadi seorang pembaca yang kreatif. Dengan bekal ini, mereka akan lebih mudah menjadi ‘pemenang’ di masa depan karena keterampilan mereka yang dahsyat untuk meneraapkan apa yang sudah mereka baca. Tentunya, Anda sebagai orang tua juga akan diuntungkan karena tidak perlu terlalu banyak mengeluarkan energi saat mendidik mereka hingga dewasa nanti. Mereka akan pintar dan dewasa dalam menentukan sikapnya sendiri J

Dalam artikel yang telah kita bahas sebelumnya, salah satu manfaat dari membaca kreatif adalah kematangan dalam pola berpikir. Jika hal ini bisa diterapkan sejak anak Anda masih kecil, tentunya ia akan terbiasa memecahkan berbagai persoalan nantinya. Kemampuan problem solving nya akan berada jauh di atas teman-teman sebayanya.

Luangkan waktu Anda sejenak dalam keseharian untuk menerapkan beberapa tips berikut dan bersiaplah memiliki seorang pembaca kreatif cilik! 😉

1. Keterampilan mengikuti petunjuk dalam bacaan kemudian menerapkannya

Pilihkan anak Anda beberapa bacaan yang di dalamnya memiliki petunjuk-petunjuk teknis tertentu, lalu ajak mereka untuk menerapkan setiap tahapannya.

Sebagai contoh, buku tentang tips membuat keterampilan dari kertas, atau tips mengkreasikan boneka.

Ingkatnya, carai bahan bacaan yang memuat petunjuk-petunjuk teknis dan jadikan sebagai kegiatan seru yang bisa dipraktekkan bersama anak Anda.

2. Keterampilan membuat resensi buku

Cara lainnya dalam membentuk anan menjadi pembaca kreatif adalah dengan mengajarinya membuat resensi buku. Biarkan ia belajar menilai buku yang sudah di abaca. Izinkan ia menyampaikan kelebihan dan kekurangan dalam buku tersebut. Jika anak Anda belum terbiasa untuk menulis, bisa diganti dengan meminta mereka memberikan rekomendasi buku kepada Anda. pancing pendapat mereka dengan cara menanyakan misalnya, buku sejarah apa yang paling menyenangkan untuk dibaca? Apa alasannya? Biarkan anak Anda yang memberikan rekomendasinya.

3. Keterampilan memecahkan masalah sehari-hari melalui teori yang disajikan dalam buku

Ajak anak Anda untuk belajar memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadikan buku sebagai rujukan. Misalkan saat anak Anda terluka/terjatuh, ajak anak Anda untuk googling cara mengobati luka dan menghindari infeksi misalnya, lalu biarkan anak Anda mengaplikasikannya.

Ketika anak Anda mempermaslahkan/mempertanyakan sesuatu, coba pancing mereka untuk mencari tahu jawabannya melalui bacaan/artikel terlebih dahulu. Dengan begitu, seiring ia tumbuh dewasa, anak Anda akan terbiasa menjadikan buku yang dibacanya sebagai salah satu rujukan dalam memecahkan masalah. Jadikan membaca merupakan proses yang berharga baginya.

4. Keterampilan mengubah buku cerita prosa (cerpen, novel) menjadi bentuk naskah drama atau sandiwara

Jika anak Anda menyukai buku-buku fiksi seperti novel, dongeng atau cerpen, coba ajak mereka untuk membuat sebuah drama singkat berdasarkan ceita yang baru saja selesai dibacanya

5. Keterampilan mementaskan naskah drama yang telah dibaca

Beri inspirasi anak Anda untuk mencoba membuat sebuah drama bersama teman-temannya berdasarkan cerita dalam buku. Berlatih drama berdasarkan cerita dalam buku melatih anak Anda untuk bisa menerapkan apa yang ada dalam buku sekaligus menguji daya pahamnya terhadap buku yang baru saja dibacanya. Selain itu, drama juga memiliki beberapa manfaat bagi anak Anda antara lain

• Memupuk kerja sama yang baik dalam pergaulan sosial.

• Memberikan kesempatan kepada siswa untuk melahirkan daya kreasi masing-masing.

• Mengembangkan emosi yang sehat pada anak-anak.

• Menghilangkan sifat malu, gugup, tegang, takut, dll.

• Mengembangkan apresiasi dan sikap yang baik.Menghargai pendapat dan pikiran yang baik.

Keterampilan menghasilkan sesuatu atas apa yang telah dibaca. Misalkan mampu membuat cerpen setelah membaca cerpen. Mampu membuat puisi setelah membaca puisi, dan lain-lain.

Dengan keterampilan ini, anak Anda akan mampu dan terbiasa untuk mengaplikasikan apa yang sudah dibacanya dengan gayanya sendiri.

4 Hal yang mendukung seorang anak jadi pembaca kreatif

1. Dramatisasi terhadap bahan bacaan

Pada tahap pertama, para siswa dilatih memberikan ekspresi dramatic terhadap para tokoh serta ide-ide yang telah merka temui dalam bacaan mereka. Keterampilan ini selanjutnya dikembangkan pada tahap kedua . pada tahap ini para siswa mendramatisasikan tema-tema dari sastra dalam kaitannya dengan pengalaman – pengalaman mereka sendiri atau situasi yang baru saja mereka alami. Pada tahap selajutnya, para siswa diberikan kesempatan untuk mempergunakan ironi, parody, humor, dan aneka bentuk drama lainnya untuk mentransformasikan isi penggalan-penggalan sastra ke dalam berbagai macam ekspresi, dalama hati, atau sudut pandang.

2. Narasi (story telling)

Pada tahap pertama, siswa diberi kesempatan untuk menciptakan dan menghubungkan cerita-cerita berdasarkan alur, gagasan, ide, peristiwa, atau tokoh-tokoh dari bacaan mereka. Pada tahap kedua, keterampilan itu selanjutnya dikembangkan dengan cara mendorong para siswa menciptakan cerita-cerita berdasarkan pengalaman-pengalaman mereka, tetapi dirangsang oleh sesuatu yang berasal dari bacaan mereka. Kemudian pada tahap selanjutnya, para siswa membacacerita-cerita lalu menghubungkannya setelah mengadakan perubahan-perubahan untuk mengubah beberapa aspek seperti suasana hati, nada, dan dampak cerita.

3. Latihan menuliskan kembali

Melalui cara ini, anak dilatih untuk mempraktekkan ekspresi kreatif dengan cara menuliskan kembali apa yang telah dibacanya. Anak-anak atau para siswa baiknya didorong serta dianjurkan untuk mengubah serta membentuk kembali peristiwa-peristiwa sebelumnya, tokoh-tokoh, suasana hati, atau gagasan yang diambil dari cerita-cerita aslinya dan dengan demikian mereka akan menciptakan versi mereka sendiri

4. Latihan membuat karya

Kegiatan ini bisa dimulai dengan cara menampakkan kegiatan-kegiatan yang memberi kesempatan kepada siswa untuk menciptakan suatu karya atau produk visual. Misalkan membuat sesuatu dari kertas lipat atau kain. Atau apapun yang mereka suka dan memiliki ketertarikan dalam mengerjakannya. Biarkan kreativitasnya berkembang dengan mengaplikasikan langkah-langkah dalam bacaan menjadi suatu karya yang mereka ciptakan sendiri.

Dengan berbagai kiat di atas, kita bisa membentuk anak kita menjadi seorang pembaca kreatif di keesokan hari. Tentunya menyenangkan bisa memiliki anak yang tumbuh dewasa dan dicerdaskan melalui buku-buku bermanfaat. Selamat mencoba ya 🙂

Banner-7

Jadi Pembaca Kreatif? Sepenting Apa Sih?

Banner-7

CREATIVE READER

Sudah beli buku mahal-mahal, meluangkan waktu luang untuk membaca, lalu apa hasilnya? Sebenarnya apa sih yang ingin kita dapatkan dari kegiatan membaca? Apakah cukup hanya dengan membaca buku, menikmati isinya, lalu selesai begitu saja? Jika kita menuntaskan sebuah buku tanpa hasil apapun, rasanya sayang banget ya. Lalu bagaimana sih agar usaha kita untuk membaca buku jadi tidak sia-sia? Solusinya adalah menjadi pembaca kreatif! Anda siap? 🙂

Membaca kreatif yaitu proses membaca untuk mendapatkan nilai tambah dari pengetahuan yang terdapat dalam bacaan dengan cara mengidentifikasi ide-ide yang menonjol atau mengkombinasikan pengetahuan yang sebelumnya pernah didapatkan. Dalam hal ini, setelah seseorang pembaca menyelesaikan bacaannya, ia tentu saja memiliki daya inisiatif dan kreatif untuk mengembangkan pemahaman membacanya dengan menghasilkan ide baru yang inovatif.

Pratiwi dan Subyantoro dalam bukunya yang berjudul “Membaca” mengatakan bahwa membaca kreatif adalah tingkatan tertinggi dari kemampuan membaca seseorang. Kemampuan membaca kreatif artinya seorang pembaca yang baik adalah membaca tidak hanya sekedar menangkap makna tersurat (reading the lines) tetapi juga mampu secara kreatif menerapkan hasil membacanya untuk kepentingan sehari-hari.

Membaca kreatif akan memberikan manfaat dalam berbagai bidang. Misalnya, wacana tentang siraman rohani, pemikiran para budayawan, informasi cara merawat kesehatan tubuh, informasi tentang cara membuat makanan atau suatu barang, cara memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah, dan sebagainya.

Contoh konkret dari pembaca kreatif adalah seorang mahasiswa /pembaca yang saat membaca buku tidak akan berhenti di situ saja, tetapi ia selalu mencatat sesuatu yang dianggap penting, menandai sesuatu yang dianggap sulit/asing, lalu mengaplikasikannya untuk mendapatkan jawaban terbaik saat ujian. Dengan begitu, nilainya akan lebih tinggi dan prestasinya di sekolah akan membaik.

Contoh lain dari pembaca kreatif adalah seorang ibu muda yang punya keinginan kuat mendidik anaknya menjadi cerdas. Ia baca semua buku tentang parenting, ia catat hal-hal yang penting, lalu ia terapkan untuk mendidik buah hatinya. Hasilnya? Anak-anak tadi kecerdasannya tumbuh di atas rata-rata teman sebayanya.

Jika Anda seorang professional muda, menjadi pembaca kreatif bagi Anda adalah membaca buku yang dapat meningkatkan keterampilan pada bidang yang Anda tekuni, lalu Anda terapkan dalam pekerjaaan yang Anda lakoni. Hasilnya? Bisa jadi Anda lebih produktif di kantor dan berhasil mencetak prestasi kerja.

Pada dasarnya setiap orang dan setiap pembaca memang dituntut untuk mampu membaca kreatif. Membaca pada tingkat ini adalah membaca tingkat tinggi karena untuk menjadi pembaca kreatif, si pembaca harus melalui beberapa tingkat sebelumnya. Dalam hal ini, seorang pembaca yang sudah mampu memahami isi bacaan secara literal, interpretative dan kritis barulah bisa masuk ke tahap membaca kreatif. Di sini, seorang pembaca kreatif tidak akan berhenti melakukan aktivitas setelah ia selesai membaca, ia tidaklah serta merta mengakhiri kegiatan membacanya, melainkan ia melakukan eksperimen terhadap apa yang dibacanya. Bahkan ia pun terkadang mampu untuk kembali menghasilkan tulisan atas aopa yang dibacanya.

Intinya, orang yang membaca kreatif tidak akan tinggal diam setelah selesai membaca. Ia terus menciptakan karya. Ia akan kreatif melakukan berbagai tindakan atas hasil membacanya baik secara lisan, tulisan, maupun perbuatan.

Sekarang kita coba cek yuk, apakah Anda sudah bisa disebut pembaca kreatif? Berikut ini adalah ciri-ciri seseorang sudah bisa membaca secara kreatif

Menurut Nurhadi dalam bukunya Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Membaca Seorang pembaca kreatif harus dapat memenuhi kriteria berikut

1. Kegiatan membaca tidak akan berhenti sampai pada saat menutup buku

Artinya, ia terus mencari dan menggali lebih dalam materi yang i abaca dalam buku. Ia mencari ulasan lebih dalam di internet, mendiskusikan dengan teman, dan bertanya kepada orang lain.

2. Ia mampu menerapkan hasilnya untuk kepentingan hidup sehari-hari

Seorang pembaca kreatif mampu mengaplikasikan apa yang ia baca dalam kehidupan sehari-hari. Ia gunakan solusi yang ada di buku untuk memecahkan permasalahannya. Ia jadikan buku sebagai sumber referensi dalam proses meningkatkan karirnya.

3. Munculnya perubahan sikap dan tingkah laku setelah proses membaca selesai

Jika terjadi perubahan yang lebih baik setelah membaca, berarti Anda bisa dibilang pembaca yang kreatif J

4. Hasil membaca berlaku sepanjang masa

Seorang pembaca kreatif tidak akan melupakan begitu saja apa yang dibacanya. Baginya, membaca lalu melupakan apa yang sudah dibacanya adalah suatu kerugian besar.

5. Mampu menilai dan membaca secara kritis dan kreatif apa yang sedang ia baca

Bukan hanya sekedar membaca dan memahami apa yang ada dalam tulisan, seorang pembaca kreatif juga mampu menilai dan mengkritisi apa yang ia baca. Bisa jadi, apa yang ada dalam buku tidak semuanya sesuai dengan keadannya saat ini, untuk itu, ia tidak menelan mentah-mentah atau begitu saja semua isi buku namun ia kaitkan dengan pengalamannya selama ini.

Manfaat membaca kreatif

1. Mampu memilih dan menentukan bahan bacaan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan atau minatnya

Dengan menjadi pembaca kreatif, kita dengan sendirinya akan terlatih untuk membedakan mana buku yang kita butuhkan dan dapat memberi manfaat, mana yang tidak. Anda akan menjadi lebih kritis dan selektif dalam memilih buku. Anda dengan mudah dapat mengidentifikasi isi buku apakah sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini atau tidak.

Sebagai contoh, jika Anda melihat buku dengan judul “Manfaat Online Marketing”, Anda tidak akan membelinya jika ternyata Anda sudah tau manfaat-manfaat marketing online. Bisa jadi saat itu yang Anda butuhkan bisa saja adalah teknik dan cara marketing online.

Tentunya, ini juga bisa mengurangi pengeluaran Anda juga 😀

2. Tampak kemajuan dalam cara berpikir atau cara pandang terhadap suatu masalah

Menjadi pembaca kreatif juga akan membawa pola pikir dan cara pandang Anda terhadap masalah menjadi satu langkah lebih maju. Hal ini karena Anda terbiasa menerapkan apa yang Anda baca dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Selain itu, dengan menjadi pembaca kreatif berarti Anda menjadikan buku atau bahan bacaan apapun sebagai gudang referensi yang bisa kapan saja Anda gunakan ketika menghadapi masalah di kehidupan.

3. Ada peningkatan dalam prestasi atau profesionalisme kerja

Ada satu manfaat yang sangat penting bagi Anda ketika sudah berhasil menjadi pembaca kreatif. Dengan membiasakan diri membaca secara kreatif dan menerapkan apa yang Anda baca dalam kehidupan sehari-hari, Anda akan mengalami peningkatan dalam prestasi kerja.

Baik penjualan yang semakin meningkat, hubungan dengan pelanggan/klien yang semakin baik, performa yang semakin menakjubkan, atau manajemen waktu yang semakin efisien.

Hal ini akan sangat mungkin terjadi jika Anda menerapkan cara membaca kreatif pada buku yang berhubungan dengan bidang Anda.

Nah, sampai sini, apakah Anda sudah bisa dikatakan pembaca yang kreatif? Jika Anda merasa masih belum mencapai tahap membaca kreatif, tenang saja. Di artikel berikutnya kita akan membahas cara paling mudah untuk menjadi pembaca kreatif. Tips nya juga bisa diterapkan pada anak lho! 🙂

Banner-7

1 2 3