Bagaimana Posisi Membaca Terbaik?

Banner-7

posisi membaca

Berapa banyak buku yang awalnya ingin dibeli namun sampai sekarang masih terbungkus rapi? Salah satu penyebab banyaknya tumpukan buku yang belum habis dibaca adalah karena terbatasnya waktu. Kita seringkali begitu semangat di awal saat membeli buku namun lewat satu atau dua bulan kita masih belum bisa menghabiskan sampai halaman terakhir.

Masalah yang seringkali kita hadapi dalam menuntaskan buku adalah rasa ngantuk saat membaca buku. Sehingga, semangat yang awalnya menggelora bisa pupus begitu saja ketika kepala sudah bertemu bantal dan kaki sudah diselonjorkan.

Memang, di awal rasanya kita merasa nyaman dan menikmati membaca buku dengan cara seperti ini. Akan tetapi, lihatlah apa yang terjadi 15 menit sampai 30 menit kemudian. Rasa kantuk tibatiba menyerang. Hasrat ingin terpejam sepertinya lebih kuat dari semangat membaca buku di awal. Memang menyenangkan rasanya membaca sambil tiduran atau duduk di kursi malas. Namun kita bisa perhatikan apa yang terjadi kemudian. Kondisi yang terlalu rileks dalam membaca ternyata tidak baik juga.

Tentunya kita semua ingin memaksimalkan waktu seefisien mungkin. Pastinya kita juga ingin tumbuh menjadi orang yang semakin rajin dan tidak pemalas bukan? Rasanya pasti gemas sekali ketika mendapati diri berulang kali ketiduran saat membaca. Tentunya kita ingin menanaklukkan godaan saat kantuk itu datang. Bagaimana caranya? Mungkin sedikit tips berikut bisa membantu Anda

1. Temukan Tempat yang Nyaman dan Minim Gangguan

Pilihlah tempat yang Anda yakini bisa membuat Anda nyaman dan penuh konsentrasi saat membaca. Jika menurut Anda membaca di kamar atau di rumahternyata tidak kondusif, mungkin Anda bisa putuskan untuk membac di tempat lain. Kadangkala keinginan menghabiskan beberapa halaman buku sangat kuat, akan tetapi banyak hal yang membuat target membaca kadang tidak tercapai. Dorongan untuk melakukan hal lain seperti menonton tv atau mengecek notifikasi social media, keluarga yang tiba-tiba mengajak Anda berbicara serius, atau ramainya kondisi rumah mungkin membuat Anda tidak akan fokus untuk membaca.

Jika Anda masih bisa untuk mengatasi gangguan tersebut dan tetap fokus pada yang Ana baca, itu baik sekali. Namun jika Anda bukan tipe orang yang gampang kembali fokus pada sesuatu setelah dibuyarkan, maka Anda perlu menyediakan waktu dan tempat khusus di mana Anda bisa fokus dan larut pada bacaan.

Sebagian orang memilih pulang kantor sedikit telat untuk membaca buku sebelum pulang atau menyempatkan upgrade ilmu baru dan berjelajah di dunia maya. Jika tidak di kantor, mungkin Anda bisa beli minuman di sebuah kafe yang satu arah dengan perjalanan pulang Anda. Duduklah dan alokasikan waktu sekitar satu jam di tempat yang menurut Anda nyaman ini. Bisa jadi, ini juga akan bermanfaat bagi Anda yang ingin menghindari macet pada saat jam-jam pulang kantor.

2. Pastikan Kursi dan Meja Anda Tingginya Proporsional

Meski membaca dengan duduk di kursi dan buku di meja adalah cara membaca yang efektif, bukan berarti setiap meja dan kursi sudah ideal ukurannya. Pastikan tinggi antara meja dan kursi Anda proporsional sehingga tidak membuat pegal-pegal. Proporsional yang dimaksud adalah tinggi antara meja dan kursi membuat Anda nyaman untuk membaca. Bisa jadi, tinggi meja sudah ideal namun kursi terlalu pendek atau sebaliknya.

Jangan sampai membaca yang seharusnya menjadi mengasyikkan malah membuat Anda pegal-pegal keesokan harinya. Selain itu, duduk pada kursi yang tingginya tidak proporsional akan membuat Anda tidak akan bertahan lama untuk membaca. Akibatnya, baru duduk sebentar saja, bawannya ingin segera selesai dan menutup apa yang Anda baca.

3. Kondisi Rileks Namun Siaga

Kondisi yang rileks dalam membaca buku akan sangat membantu proses penyerapan informasi penting. Membaca tidak seharusnya menjadi kegiatan yang menegangkan dan menguras energy. Santai saja. Pejamkan mata Anda sebelum membaca. Visualisasikan tempat yang nyaman. Jangan pernah terbebani untuk selalu berkonsentrasi dalam membaca. Biarkan Anda yang hanyut dalam bacaan. Konsentrasi tidak akan pernaah muncul jika Anda memaksanya untuk keluar. Yang paling penting adalah nikmati apa yang And abaca.

Akan tetapi, posisi Anda juga harus siaga. Artinya, jangan membaca dengan kepala yang disandarkan dan membuat Anda kelewa rileks. Ini adalah penyebab proses membaca Anda tidak bertahan lama karena rasa kantuk yang lebih dulu datang.

Jika Anda memang sedang diharuskan membaca buku yang lumayan “berbobot” dan menguras pikiran, hal yang wajar jika Anda merasakan kantuk di tengah prosesnya. Hal ini bisa ditolerasi dengan memejamkan mata Anda dan biarkan pikiran Anda istirahat sejenak. Cukup 5-10 menit untuk mengistirahatkan diri Anda. Jika rasa kantuk hilang dan kepala sudah tidak lagi terasa berat, lanjutkan proses membaca Anda.

4. Tidak Ada Anggota Tubuh yang Disilangkan

Meskipun posisi tubuh sudah sesuai, menyilangkan anggota badan seperti kaki saat membaca bisa menganggu peredaran darah Anda. Akibatnya, darah tidak mengalir sempurna dan bisa menimbulkan kesemutan. Tentunya kita tidak hanya ingin posisi membaca yang baik, namun juga yang sehat bukan?

5. Jarak Antara Mata dan Tulisan

Membaca akan jadi lambat dan membosankan jika mata dalam keadaan lelah. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jarak antara tulisan dengan mata kita. Jarak antara mata dan tulisan yang And abaca juga harus ideal. Jangan sampai terlalu dekat sehingga membuat mata Anda lelah dan jangan pula terlalu jauh sehingga mata Anda bisa sakit. Jarak yang terlalu dekat akan mengurangi bidang pandang dan membuat mata bekerja lebih keras. Sedangkan jarak yang terlalu jauh membuat tulisan kurang jelas dan terlihat kabur Jarak ideal antara mata dengan bacaan adalah 25-30 cm.

6. Kerjasama 2 Tangan

Seiring dengan kebiasaan membaca Anda yang semakin baik, waktu yang Anda butuhkan untuk membaca juga semakin singkat. Buku yang tadinya dirasa sangat sulit untuk dicerna bisa menjadi lebih mudah dipahami. Anda pun akan semakin cepat membolak balik halaman. Jika Anda sudah mencapai tahap mengasyikkan ini, cobalah untuk mulai memainkan oeran pada kedua tangan Anda. Buku yang awalnya Anda letakkan begitu saja di meja saat membaca, peganglah dengan kedua tangan Anda.

Jangan pegang buku seperti biasa, tetapi, taruhlah tangan kiri Anda di ujung buku sebelah kanan atas. Gunakanlah tangan kiri Anda untuk membalik halaman. Hal ini bisa menaikkan kecepatan membaca Anda karena posisi Anda lebih siaga. Ini bisa terjadi karena tubuh Anda siap membalik halaman selanjutnya ketika Anda sudah selesai pada halaman sebelumnya. Cobalah praktekkan tips terakhir ini, secara signifikan semangat Anda membaca juga akan bertambah dan rasa kantuk sepertinya tidak akan mudah untuk merayu Anda.

Silahkan share artikel sederhana ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa dipraktekkan ya 🙂

Banner-7

About the Author

Leave a Reply 2 comments

Allieppu - August 13, 2015 Reply

Terimakasih tipsnya. Sangat ampuh meningkatkan kembali mood saya untuk membaca

Agung - September 26, 2016 Reply

Terima kasih… Tipsnya sangat membantu…

Leave a Reply: