Kesalahan Fatal Dalam Membaca Yang Dilakukan Banyak Orang

Membaca akan menjadi satu proses yang mudah untuk dilakukan oleh semua orang jika ia mengetahui cara membaca yang efektif. Masalahnya kita tidak mendapatkan bimbingan bagaimana cara membaca yang tepat. Yang kita ketahui saat bertemu buku, kita bisa langsung membacanya dan tthhhadaaa…

Setelah membaca 2-3 bab, kita meninggalkan dan menyimpannya dengan lapisan debu untuk waktu sangat lama. Masalah seperti inilah yang banyak terjadi di masyarakat. Bukan karena tidak adanya niat untuk membaca. Tapi, cara membaca yang salahlah yang membuat proses membaca menjadi sangat berat dan menyiksa .

Masalah umum yang paling banyak dilanggar oleh kebanyakan pembaca adalah, mereka langsung membaca saat mendapatkan buku. Bukannya membuat tujuan dan memetekan keinginan mereka terlebih dahulu baru membaca buku.

Hutan Belantara

Isi buku sama seperti hutan belantara. Jika kita tidak memiliki peta mengenai hutan tersebut, maka siap-siaplah untuk tersesat dan dimakan oleh hewan buas di dalam hutan. Sayangnya, itu hanya proses membaca, bukan dalam kehidupan nyata hahahaha. Jika itu nyata, pasti semua orang akan mempersiapkan petanya masing-masing.

Untuk mengetahi ke mana arah perjalanan dan apa yang ingin didapatkan, maka kita harus memiliki peta jelas akan hutan belantara (buku) tersebut. Dengan memiliki peta, pasti akan memudahkan proses perjalanan dan tentunya mendapatkan apa yang dicari dengan lebih mudah.

Inilah yang diajarkan di pelatihan bacakilat. Memberikan bimbingan dan mempraktekkan cara membaca yang efektif. Agar membaca menjadi satu proses yang lebih menyenangkan, menantang, meningkakan rasa penasaran dan tentunya menikmati keseluruhan proses memaca itu sendiri.

Hasilnya, mereka yang benar-benar menerapkan teknik bacakilat dalam membaca buku, lebih banyak melahap buku, memahami isi buku lebih mudah dan cepat daripada teknik membaca konvensioal yang masih bayak digunakan oleh masyarakat.

Salah Jalan

Sedikit Rahasia Dari Teknik Bacakilat

Tidak mengetahui gambaran besar dan tujuan yang jelas dalam memaca adalah masalah kebanyakan dari pembaca. Jika masalah ini tidak diatasi, maka membaca menjadi proses yang sangat menyiksa untuk dilakukan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kita akan membahas sedikit langkah dalam sistem bacakilat yang bisa langsung diterapkan dalam membaca, agar membaca menjadi proses yang lebih ringan dan mudah.

Berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan saat akan membaca buku

1. Baca Kaver Depan

Baca semua informasi yang ada di kaver depan. Biasanya akan ada, judul buku, sub judul, nama penulis dan pujian untuk buku tersebut dari nama-nama besar dan sukses.

2. Baca Kaver Belakang

Biasnya di kaver belakang kita akan menemukan gambaran besar, sedikit latar belakang dan manfaat yang bisa didapatkan dari buku tersebut. Namun tidak semua buku yang caver belakangnya memberikan penjelasan singkat tentang buku mereka.

Banyak juga buku yang membubuhkannya dengan pujian-pujian atas buku tersebut. Ada yang hanya memberikan profil dari penulis, ada yang hanya gambar dan polos tanpa kata-kata sama sekali.

3. Baca Daftar Isi

Daftar isi memberikan kerangka tentang apa yang akan dibahas dalam buku. Hanya dengan membaca pada tahap ini, kita bisa mengetahui gambaran besar dari buku ini. Apa yang ingin disampaikan oleh penulis.

4. Buat Kesimpulan

Setelah melakukan tiga tahap di atas, selanjutnya kita membuat kesimpulan. Kesimpulan adalah pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh penulis untuk pembaca. Setelah mengetahui apa yang Anda bisa dapatkan dari buku tersebut, maka saatnya ada menimbang buku tersebut.

Menimbang, apakah buku tersebut layak untuk dibaca atau tidak. Jika Anda merasa layak, maka Anda wajib membacanya. Jika tidak, tinggalkan buku tersebut.

Akan sangat menguntungkan bagi Anda jika menggunkan cara ini saat akan membeli buku. Anda akan menghindari kesalahan dalam membeli buku. Artinya, Anda tidak membuang uang Anda untuk membeli buku yang tidak ada butuhkan atau penting bagi Anda.

5. Mengelompokkan Buku

Ada tiga katagori buku menurut Francis Bacon. Buku yang hanya dicicip, buku yang perlu ditelan dan buku yang hasur dikunyah dan cerna. Buku yang dicicip adalah buku-buku yang ringan menurut pribadi Anda sendiri. Buku di katagori ini tidak harus dibaca secara keseluruhan, karena dengan membaca bagian-bagian tertentu sudah membuat Anda memahami isi buku tersebut.

Buku yang perlu ditelan adalah kategori buku yang menurut Anda tidak membutuhkan analisa yang mendalam untuk memahaminya. Bisa jadi buku yang Anda baca adalah bidang yang Anda geluti. Contohnya seorang marketing yang membaca buku-buku marketing.

Kategori buku yang harus dikunyah dan cerna adalah buku-buku yang membutuhkan ketekunan, konsentrasi serta analisa yang cukup dalam untuk memahami buku tersebut. Contoh dari buku dalam katagorisasi ini adalah buku teknis di bidang baru. Misalnya seorang marketing yang belajar tentang mindset atau anatomi tubuh manusia.

Utuk bisa memahami buku di bidang baru, dibutuhkan waktu dan perhatian yang berbeda untuk menyelesaikannya. Setiap orang bisa mengkatagorisasikan buku sesuai dengan pengalaman, minat dan pengetahuannya. Bisa jadi buku yang bagi Anda harus dikunyah dan cerna, tapi bagi saya adalah buku yang ditelan saja.

6. Apakah Sesuai dengan Kebutuhan?

Selanjutnya, Anda harus menimbang apakah buku ini sesuai dengan kebutuhan Anda atau tidak. Jika sesuai dengan kebutuhan Anda maka Anda wajib membacanya. Jika tidak, Anda tidak perlu memberikan waktu dan perhatian Anda untuk buku tersebut.

7. Membuat Tujuan Membaca

Dapatkan 100% apa yang Anda butuhkan dari buku, bukannya 100% apa yang penulis sampaikan

Tony Buzan

Sekarang kita masuk ke tahap terakhir, membuat tujuan membaca. Dalam membuat tujuan, ada dua pertanyaan besar yang harus dijawab. “What” dan “Why”. What berbicara tentang isi buku yang akan dibaca dan Why adalah alasan personal Anda membaca buku tersebut. Akan lebih bagus, jika Anda mengkaitkannya dengan kebutuhan atau kepentingan Anda.

Ini adalah tahap paling penting sebelum membaca. Dengan melakukan langkah-langkah ini saja akan meningkatkan minat dan keinginan tahuan Anda akan buku yang akan dibaca. Belum lagi jika Anda berhasil mengatasi masalah-masalah membaca. Pastinya membentuk kebiasaan membaca akan jauh lebih mudah dibentuk.

enjoy-it

Dengan melakukan ketujuh tahap ini, Anda akan memiliki peta atau gambaran besar dari buku yang akan dibaca. Ditambah, Anda memiliki tujuan yang jelas akan apa yang ingin dicapai, dan yang lebih penting lagi, tujuan itu sesuai dengan kebutuhan Anda.

Ini akan membedakan Anda dengan pembaca lainnya. Dengan begitu membaca menjadi lebih mudah, kerena Anda mengetahui di mana informasi yang sebenarnya Anda butuhkan. Inilah hal yang perlu Anda lakukan dan terapkan dalam kebaisaan Anda membaca buku.

Selamat mencoba, dan kami menunggu cerita Anda 😀

Bagaimana Membaca Seperti Bill Gates

Selamat kepada Bill kembali menjadi orang kaya nomor satu Dunia. Saya rasa bukan rahasia lagi kalau orang kaya, orang sukses selalu membaca. Mengembangkan diri. Membangun diri. Memperbesar diri sehingga visi mereka bisa tercapai. 

Menjadi sukses itu mudah. Menurut T. Harv Eker, seorang multijutawan yang memulai bisnis di bidang fitness dan menjadi salah satu guru sukses dunia. Sangat mudah. Sukses memerlukan kita melakukan hal mudah yang tepat secara terus menerus. 

Saking mudahnya hal-hal tersebut, membuat sebagian besar orang di dunia tidak melakukannya. Mudah dilakukan, juga berarti mudah untuk tidak dilakukan. 

Hanya mereka dengan visi yang jelas, motivasi yang jelas dan kuat yang akan melakukannya. 

Contohnya, siapa yang tidak tahu membaca itu penting. Saya rasa Anda sudah jelas sekali dengan hal ini. Membaca setiap hari adalah kebiasaan orang sukses. Kebiasaan yang menumbuhkan. Kebiasaan yang membangun. Kebiasaan yang membuat kita bisa mengatasi semua tantangan hidup. 

Tapi berapa banyak orang di dunia yang mengatakan tidak ada waktu. Menunggu sukses dan punya waktu luang untuk membaca. Saya kira Anda setuju bahwa orang sukses justru selalu menyiapkan waktu untuk membaca karena itu adalah faktor penting dalam membuat mereka sesukses sekarang. 

Mungkin Anda berpikir kalau Bill Gates khan sudah banyak baca buku. Pasti bacanya cepat dan juga cepat memahami apa yang dibaca. Jadi pastinya membaca akan mudah baginya. Yup. Anda benar untuk hal ini. Biasanya mayoritas orang selalu melihat hasil akhir. Tanpa melihat perjuangan apa yang ada dibalik kesuksesan seseorang.

Bill memang sudah membangun kebiasaan membacanya sejak SMP. Dengan banyaknya buku yang dibacanya sepanjang hidupnya itu, ia membaca menjadi sangat cepat, memiliki banyak sekali referensi dari bawah sadar atau memorinya, sebagian besar buku mestinya mudah sekali dipahami karena wawasannya yang luas. 

Mereka yang membaca banyak buku, akan semakin mudah memahami. Akan semakin cepat menguasai buku yang ia baca. 

Waktu yang terbaik untuk menanam pohon adalah 20 tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua adalah sekarang. – Mark Twain

Anda bisa memulai sekarang. Waktu adalah sahabat Anda. Semakin cepat Anda memulai semakin baik dan semakin mudah Anda memahami buku dan menjadikan diri Anda orang yang lebih sukses. 

Pupuk wawasan dari sekarang. Jika Anda serius dengan impian-impian Anda, maka bacalah dan bertumbuhlah. 

Bagaimana Anda bisa membaca seperti Bill, yang memiliki database yang sangat banyak dan membuatnya mudah memahami?

Anda perlu memberdayakan pikiran bawah sadar Anda. Dengan membuat pikiran bawah sadar Anda belajar atau mengenal pola makna yang ada di buku bacaan Anda duluan sebelum Anda membacanya secara sadar, Anda akan membuat buku yang Anda baca menjadi mudah. Anda sudah mengarsipkannya (meminjam istilah dari Napoleon Hill dalam bukunya Think and Grow Rich) ke pikiran bawah sadar Anda isi buku itu, sehingga saat Anda membaca secara sadar isi buku itu akan terasa familiar. Seolah Anda sudah membacanya berkali-kali sebelumnya. 

Itulah cara Anda melakukan hacking sehingga Anda bisa membaca seperti seorang Bill Gates. 

Ceritakan pendapat Anda, apa impian Anda di komentar di bawah ini, saya membaca setiap komentar Anda. 

Mari Bangun Indonesia dengan Membaca

Agus Setiawan

Membentuk Kebiasaan Membaca Dengan Mudah

Kebiasaan ada untuk memudahkan kerja otak. Bayangkan jika setiap kali kita bertindak harus berpikir terlibih dahulu. Maka akan terjadi kekacauan sana sini karena harus belajar hal sama setiap kali bertindak. Ini akan membuat pikiran bekerja lebih keras dan secara fisik kita akan sangat mudah untuk merasa lelah.

Tapi, dengan adanya kebiasaan, kita bisa memfokuskan diri untuk melakukan hal baru yang kita telah tahu tanpa hurus memberikan perhatian besar pada hal lama yang telah kita ketahui sebelumnya.

Inilah salah satu fungsi otak, ia akan mengeluarkan upaya seminimal mungkin untuk bisa bertahan hidup. Hanya untuk bertahan hidup. Sudah sangat jelas mengubah kebiasaan menjadi sangat sulit dilakukan dan itulah kenyataannya.

Bahkan banyak orang melakukan cara-cara kreatif. Mulai dari memberikan hadiah, hukuman, ancaman, emosi negatif, niat yang kuat serta hal-hal lain yang diyakini bisa mengubah kebiasaan. Justru banyak dari mereka gagal dan kembali ke pola lama.

Pikiran harus belajar sesuatu yang baru dan itu membutuhkan energi dan perhatian yang sangat besar. Hal yang bertentangan dengan sifat alami yang ia miliki, “mengeluarkan upaya seminimal mungkin, agar bisa bertahan hidup” yang membuat proses perubahan tidak pernah tercapai.

pengusaha-sukses-leader

Begitu juga dengan kebiasaan membaca. Meskipun seseorang tidak suka membaca, ia juga akan tergoda untuk membeli buku dan ingin menyelesaikannya di sela waktu senggang mereka. Harapan itu tidak pernah terjadi dan sekali lagi mereka meyakinkan diri mereka bahwa membaca itu membosankan dan hanya untuk orang-orang tertentu saja.

Apakah Anda juga mengalaminya? Inilah saatnya bagi Anda membentuk kebiasaan membaca dengan lebih mudah dan menyenangkan. Kami akan menunjukkan caranya untuk Anda. Mari kita telusuri caranya.

Mengatasi Masalah Membaca

Hal pertama yang harus diselesaikan untuk membuat membaca menjadi satu kebiasaan, adalah mengatasi semua masalah emosi negatif di aspek membaca dan belajar.

Tanpa mengatasi emosi negatif tersebut, akan sangat berat, susah dan lama sekali menjadikan membaca jadi satu kebiasaan. Bisa-bisa Anda tidak akan pernah memilikinya hahaha.

Emosi negatif itu bisa berupa malas, bosan, cepat capek, suka menunda, mata mudah lelah, ada pekerjaan lain yang lebih menyenangkan dan harus dilakukan dan berbagai alasan lainnya.

Untuk mengatasi emosi-emosi negatif tersebut, Anda bisa membaca artikel sebelumnya, dengan judul: Penyebab Dan Solusi Masalah Membaca Pada Eksekutive Muda

Fun Learning

Read-Book-l

Emosi positif adalah satu media yang sangat penting dan sering kali kita abaikan dalam melakukan proses belajar itu sendiri. Perasaan fun justru sangat dibutuhkan jika ingin sukses melakukan proses belajar. Tidak jarang, perasaan fun ini bisa menghantarkan kita pada potensi terbesar kita.

Emosi positif bisa membuat proses belajar menjadi lebih mudah dan kebiasaan pun mengikuti dengan cepat. Bisa disimpulkan emosi positif adalah cara yang bisa digunkan untuk membentuk kebiasaan baru.

Saat kita merasa fun, senang dan bahagia dalam belajar, waktu tidak akan terasa dan semua yang dipelajari akan lebih mudah dan setiap hambatan akan menjadi tantangan tersendiri. Bahkan kita lebih kreatif menemukan solusi dan rasa ingin tahu pun terus bertumbuh.

Inilah yang akan kita terapkan, setelah emosi negatif yang selama ini Anda pegang bisa Anda lepaskan. Harus ada satu tindakan baru yang harus dilakukan secara berkala dan konsisten agar menjadi satu kebiasaan baru bagi Anda.

Berikut beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan untuk membentuk kebiasaan membaca :

1. 30 Day Challenge, Tantangan Membaca dari Aquarius Learning

Tahun 2014 lalu Aquarius Learning meluncurkan produk baru, 30 Hari Tantangan Membaca. Produk yang berisi 30 buku best seller international yang diringkas menjadi 8 halaman PDF dan audio berdurasi 20 menit.

Prodak ini berjuan untuk meningkatkan minat baca serta membentuk kebiasaan membaca dengan lebih mudah. Karena kecintaan dari pendiri Aquarius Resources yang sangat tinggi akan membaca dan kepedulian untuk meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia.

“Trus bentuk funnya di mana?” mungkin Anda bertanya-tanya.

Bentuk funnya ada di kemudahan yang disajikan oleh prodak itu sendiri. Produk yang dibentuk sedemikian rupa agar pembaca mau membaca dan mendengarkan audionya, kapanpun dan dimanapun Anda menginginkannya. Bahkan Anda bisa melakukannya saat sedang masak bersama pasangan atau sedang jogging.

Anda langsung mendengar suara pembuatnya sendiri, Agus Setiawan, master trainer Bacakilat. Ini jauh lebih mudah dan menyenangkan daripada harus memaksakan diri membaca buku tebal di awal.

Anda akan mendapatkan satu ringkasan buku setiap harinya. Artinya dalam satu bulan Anda mendapatkan tigapuluh ringkasan buku best seller international.

Mau coba? Kunjungi dan pilih sendiri paket yang Anda inginkan di sini.

many hands 2

2. Belajar Bacakilat

Bacakilat adalah satu teknik membaca yang akan memperdayakan kemampuan alami yang dimiliki oleh setiap orang. Otak adalah komponen yang sangat rumit dan tempat dari semua potensi yang kita miliki.

Inilah yang digunakan oleh bacakilat. Bacakilat menggunakan sumber potensi yang akan membuat membaca menjadi jauh lebih mudah, ringan dan menyenangkan.

Bentuk fun dari teknik ini ditemukan dari hasil akhir dari proses bacakilat itu sendiri. Artinya Anda melakukan proses bacakilat dari langkah awal sampai akhir.

Alumni dari pelatihan bacakilat mengungkapkan bahwa mereka merasa membaca menjadi lebih ringan, mudah memahami, proses belajar jauh lebih mudah dan cepat, menghemat banyak waktu, bahkan banyak yang bilang, mereka menerapkan ide buku tanpa mereka sadari. Mereka sadar saat melakukan tahap aktivasi. Ini benar-benar membuat mereka menjadi ketagihan dalam membaca.

Dengan mengikuti proses dari bacakilat akan menyadarkan Anda bahwa membaca secara konvensional memiliki banyak kesalahan fatal yang dilanggar. Di mana kita banyak melewatkan hal sakral sebelum membaca dan melanggar kesalahan besar saat membaca. Inilah yang membuat membaca menjadi satu proses yang sangat berat dan dibenci oleh banyak orang.

Teknik bacakilat diyakini bisa meningkatkan minat membaca Anda secara signifikan. Dari yang tadi tidak suka membaca menjadi lebih mau bahkan suka dan ketagihan untuk membaca. Seperti alumni bacakilat yang membaca 300-500 buku selama setahun. Kita-kira Anda bisa menghabisakan berapa banyak buku selama setahun?

Selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara membentuk kebiasaan membaca dengan lebih mudah untuk bagi Anda.

Inilah cara yang bisa Anda gunakan untuk membentuk kebiasaa membaca Anda. Selamat mencoba dan kami tunggu cerita Anda.

Penyebab dan Solusi Masalah Membaca Pada Eksekutive Muda

Sepuluh tahun belakangan membaca menjadi satu bagian penting dalam aktivitas sehari-hari. Kita tidak bisa lepas dari kegiatan membaca. Luar biasanya, saat disuguhkan dengan buku bacaan, banyak dari kita beralasan tidak suka baca, cepat ngantuk, malas, bosan, suka menunda dan berbagai alasan lain yang dimiliki oleh banyak orang di sekeliling kita.

Benci Baca

Tapi, banyak dari mereka bisa menghabisakan waktu berjam-jam untuk membaca di gadget. Membaca status teman, orang lain, chat dengan teman, membaca berita terbaru, komik dan berbagai kegiatan membaca lainnya. Tidak ada perbedaan antara isi buku dan gadget yang dimiliki, toh sama-sama mereka harus melakukan proses membaca, bukan!

Tapi mengapa banyak dari kita menolak untuk membaca buku daripada harus membaca tulisan di gadget, meskipun kita tahu dengan membaca dari buku akan memberikan manfaat yang lebih daripada gadget.

Hal yang berbeda terjadi, bagi mereka yang suka “membaca” dan membeli banyak buku. Setiap masuk ke toko buku pasti akan membawa buku baru untuk dibaca. Meskipun selalu membeli buku baru, tidak semua buku tersebut habis dibaca. Bahkan beberapa dari buku tersebut masih terbungkus manis dengan plastik.

Mereka berharap dengan membeli buku baru, mereka bisa menyelesaikan buku tersebut dan menerapkan apa yang telah mereka baca.

Harapan tidak pernah menjadi kenyataan. Bahkan mereka memiliki hobi baru. Hobi membeli buku. Tapi, tidak pernah menyelesaikan buku tersebut. Walaupun mereka membaca buku tersebut, hanya sampai 2-3 bab dan meninggalkannya tanpa bekas.

Pada kasus lain, banyak orang tidak suka membaca, dengan alasan yang paling umum kita temui. Mulai dari malas membaca, cepat ngantuk, bosan, ada kegiatan lain yang lebih menantang untuk dilakukan dan berbagai alasan-alasan lain.

Ini bisa disebabkan karena selama ini, membaca bukanlah satu kebiasaan bagi mereka. Mereka membaca karena “terpaksa” bukan karena ingin dan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan untuk menunjang kehidupan mereka.

Apakah Anda pernah mengalami hal tersebut? Atau saat ini Anda sedang mengalaminya? Jika itu terjadi pada Anda, tersenyumlah. Karena di akhir artikel ini, Anda akan mendapatkan solusi dari masalah membaca Anda. Masalah yang menghambat proses belajar dan tentunya menghambat peningkatkan kualitas membaca Anda.

Mari kita bahas penyebab mengapa seseorang tidak suka membaca atau tidak bisa menghabiskan buku yang mereka sedang baca.

Emosi, Si Biang “Kerok”               

Gordon Stoke, pakar pendidikan Amerika mengatakan 80% penyebab masalah belajar adalah emosi negatif. Hal yang sama berlaku juga untuk membaca.

Masalah seperti malas, mengatuk, bosan, suka menunda, tiba-tiba capek dan mata memerah saat akan membaca, merasa tidak bisa berkonsetrasi bahkan merasa ada kegiatan lain yang lebih menyenangkan dan mengabaikan proses membaca itu sendiri adalah sebuah emosi yang sangat spesifik.

Ada banyak sumber penyebab mengapa membaca itu menjadi satu proses yang sangat melelahkan dan membosankan. Satu kegiatan yang dibenci oleh banyak orang.

Ini didukung dari hasil survai United Nations Education Society and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2011 tentang minat membaca Indonesia. UNESCO menyebutkan indeks baca masyarakat Indonesia hanya 0,001, yang berarti dari seribu orang, hanya satu orang yang hanya memiliki minat baca. Bisa Anda bayangkan ke mana fokus masyarakat kita terarah, bukan!

Salah satu penyebab dari rendahnya minat membaca pastinya dari emosi negatif yang mereka miliki. Emosi negatif yang mereka dapatkan di masa lalu mereka. Selain itu, ada juga pemicu dari emosi negatif tersebut. Berikut sumber dari penyebab seseorang tidak suka membaca.

Sumber Penyebab Seseorang Tidak Suka Membaca

Ada beberapa suber penyebab mengapa seseorang tidak suka membaca;

Ayo Baca Kawan

1. Lingkungan

Kegiatan apa yang Anda lakukan saat memiliki waktu luang, apakah itu di rumah atau di tempat kerja Anda?

Kebanyakan dari kita akan meluangkan waktu di gadget, tab atau duduk manis di depan TV ditemani cemilan ringan. Dalam kehidupan nyata, ini banyak terjadi. Seberapa banyak dari kita akan menghabiskan waktu untuk membaca buku atau bermain bersama anak.

Akan lebih banyak waktu untuk menghabisakan waktu bersama-sama di depan TV atau fokus di gadget masing-masing. Menikmati acara-acara TV yang sebenarnya tidak mendukung kemajuan diri kita sendiri.

Inilah yang menyebabakan mengapa banyak stasiun TV baru yang muncul saat ini. Banyak acara yang dikondisikan sedemikian rupa agar para penikmatnya dapat duduk sampai berjam-jam untuk berada di satu acara tertentu.

Bukan keanehan kalau lebih mudah menemukan TV dengan ukuran besar daripada menemukan buku-buku yang mendukung pemilik TV untuk menjadi pribadi yang lebih bijak, matang dan ahli di bidangnya di masa depan.

2. Budaya

Kita adalah masyarakat yang tidak bisa lepas dari budaya. Tradisi yang diturunkan oleh nenek moyang kita yang membuat kita terikat secara budaya. Budaya memiliki pengaruh besar dalam mengatur kehidupan itu sendiri.

Tujuanya agar kita bisa hidup teratur dan saling menghargai sesama. Tradisi yang dibentuk bertujuan agar masyarakat yang terikat bisa saling berpangku tangan dan saling mendukung kemajuan bersama.

Sayangnya, membaca belum menjadi satu budaya yang dianggap penting saat ini. Masih banyak dari kita, terutama orangtua, belum memiliki kesadaran akan pentingnya membaca yang membuat kita masih terjebak dalam kebodohan karena kekurangan informasi yang akurat. Kita lebih banyak dicekoki dengan informasi kurang benar bahkan lari lari jauh dari kebenarannya.

Budaya seperti ini masih melekat kuat di darah daging kita ditambah tidak adanya role model yang bisa kita lihat secara langsung yang suka membaca di lingkungan kita.

Kalaupun ada orang yang suka membaca pasti bacaan yang sarat dengan novel dan komik. Bahan bacaan yang sering kali dipandang buruk bagi masyarakat karena adanya rasa ketagihan. Yang membuat para pembacanya lupa waktu dan mengabaikan hal yang harus mereka kerjakan.

3. Pengalaman Buruk

Hal utama yang membuat membaca menjadi hal yang tidak penting disebabkan oleh pengalaman buruk terhadap belajar dan membaca itu sendiri. Pengalaman yang didapatkan di masa lalu. Biasanya di sekolah dan di rumah.

Pengalaman seperti dimarahi oleh guru atau orangtua, ditertawakan oleh teman sekelas karena tidak bisa menjawab pertanyaan guru, mendapatkan kekerasan atau perlakuan yang membuat mereka tidak menyukai belajar. Pengalaman buruk inilah yang membuat mereka menghindari proses membaca itu sendiri.

Seperti yang dibahas sebelumnya, emosi adalah jalur yang bisa kita gunkan untuk mengatasi masalah-masalah membaca dan belajar. Dengan mengetahui emosi di balik ketidaksukaan membaca akan memudahkan kita mengatasi masalah tersebut.

Baiklah, mari kita lihat solusi apa yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah membaca itu sendiri.

Solusi

Membaca akan terasa menyiksa dan memberatkan jika emosi negatif yang berkatian dengan membaca tidak diatasi terlebih dahulu. Emosi-emosi negatif inilah yang membuat membaca menjadi begitu berat, membosankan dan dibenci oleh banyak orang.

Untuk mengatasi masalah membaca dan belajar kami sarankan untuk menonton DVD Mengatasi Hambatan Membaca karya Agus Setiawan. Beliau membahas dengan gamblang emosi-emosi negatif apa saja yang menghambat masalah membaca serta teknik yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah emosi tersebut.

Mengatasi Hambatan Membaca

Untuk mendapatkan DVD ini, anda bisa menghubungi ke no 021 9182 0000.

Inilah solusi yang bisa Anda gunkan untuk mengatasi masalah membaca Anda. Selamat mencoba dan kami tunggu cerita Anda. Salam sukses.

Perlukah Membaca Untuk Anak?

Banner-6read with my parentHal penting apa yang ingin Anda tanamkan pada anak Anda? Apakah Anda ingin anak terlihat cerdas, pintar dan kreatif? Anda bisa mendapatkannya. Di usia anak yang masih sangat belia, Anda memiliki kekuatan dan pengaruh besar untuk menanamkan semua sifat baik kepada anak Anda.

Tinggal bagaimana cara pendekatan yang Anda gunakan untuk anak. Mungkin Anda bisa memberikan mainan untuk membangun daya kreativitasnya, atau memberikan buku gambar yang bisa diisi oleh anak.

Satu cara efektif yang bisa dilakukan adalah dengan membacakan buku kepada anak. Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan membaca buku bersama-sama. Berikut adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan membacakan buku untuk anak Anda?

1. Membangun Kedekatan Emosi

Satu keuntungan besar yang bisa Anda dapatkan adalah membangun kedekatan secara emosi pada anak. Anda bisa menunjukkan langsung pada anak untuk memberikan kasih sayang Anda. Menurut Gary Chapman ada lima bahasa kasih setiap orang.Yaitu: kata-kata pendukung, tindakan melayani, pemberian hadiah, waktu berkualitas, dan sentuhan fisik. Anak dengan bahasa kasih kata-kata pendukung akan merasa disayangi saat mereka diberi kata-kata dukungan.

Anak dengan bahasa kasih melayani sangat senang jika ia diberi tindakan pelayanan atas apa yang mereka lakukan atau membantu masalah yang mereka sedang hadapi. Anak dengan bahasa kasih pemberian hadiah akan merasa disayangi saat mereka diberikan hadiah. Hadiah itu tidaklah selamanya harus mahal. Hadiah kecilpun bisa menjadi sangat bermakna bagi mereka.

Anak dengan bahasa kasih waktu berkualitas akan selalu menuntut untuk ditemani melakukan kegiatanya secara bersama-sama. Yang mereka butuhkan adalah waktu Anda bersama dengan mereka. Tugas Anda adalah memberikan perhatian atas apa yang dilakukan secara bersama-sama. Anak dengan sentuhan fisik akan merasa disayang saat mereka diberikan sentuhan fisik. Apakah itu tepukan kecil atau elusan pada bagian tubuh tertentu.

Dengan membacakan buku untuk anak, Anda telah menunjukkan kasih sayang Anda kepada mereka. Apalagi untuk anak yang bahasa cintanya waktu berkualitas dan sentuhan fisik.

2. Menanamkan Nilai-Nilai Baik Pada Anak

Keuntungan lain yang bisa Anda berikan adalah menanamkan nilai-nilai baik kepada anak. Seperti kejujuran, ketulusan untuk membantu orang lain, peduli kepada orang lain, kerja keras dan sifat-sifat baik lainya yang ada di dalam buku cerita.

Nilai-nilai baik yang Anda tanamkan ini akan menjadi landasan dasar anak nantinya dalam menjalani kehidupanya di masa depan. Anda harus ingat bahwa apapun yang Anda katakan akan langsung terekam di pikiran bawah sadar anak. Ini karena pikiran sadar anak belum bekerja optimal.

Pikiran sadar akan bekerja optimal ketika anak telah berusia 13 tahun. Jadi Anda harus hati-hati dan cermat memilih kata-kata positif yang ingin Anda tanamkan pada anak.

3. Mengembangkan Imajinasi Anak

Cara termudah untuk mengembangkan otak kanan anak adalah dengan membacakan cerita yang ia bisa imajinasikan sendiri. Meskipun apa yang mereka bayangkan belum tentu seperti kenyataanya, tapi saat mereka membayangkan telah terjadi reaksi dan sambungan neuron di otak anak.

Anda mungkin beranggapan bahwa berimajinasi itu adalah hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Justru itu pandangan yang kurang tepat. Berimajinasi bisa membuat anak lebih kreatif. Kenapa? Otak akan mencari tahu bagaimana cara menemukan solusi dari masalah itu sendiri. Bukankah kita tahu bahwa kreativitas dan imajinasi adalah kerja dari otak kanan, di mana kedua hal tersebut berada di pikiran bawah sadar kita.

Jadi, saat Anda membacakan buku, ada kalanya tidak disertai dengan gambar agar memicu anak berimajinasi. Mungkin Anda juga bisa memberikan cerita versi Anda sendiri.

4. Kemampuan Berpikir Logis

Saat Anda membacakan buku akan membantu anak memahami konsep-konsep abstrak, menerapkan logika dalam berbagai skenario, mengenali sebab dan akibat, dan memanfaatkan penilaian yang baik atas apa yang mereka lihat. Ini akan sangat membantu apabila mereka dihadapkan pada permasalah yang membutuhkan pemikiran logis. Akan lebih baik jika Anda meminta pendapat anak dalam cerita-cerita tertentu.

5. Keterampilan Komunikasi Yang Baik  

Saat Anda membacakan buku cerita pada anak, secara tidak sadar anak belajar susunan kata yang baik. Bagaimana membuat kata yang baik dan benar. Semua ini tidak terlepas dari interaksi antar tokoh yang Anda bacakan di buku.

Tanda bahwa anak memiliki komunikasi yang baik adalah saat ia bisa menyampaikan keinginanya, menyatakan ketidak mauanya dalam melakukan sesuatu kepada Anda atau kepada teman-tamannya saat bermain dengan kalimat yang baik.

6. Penguasaan Kosa Kata

Membacakan buku adalah kesempatan yang baik untuk anak mendengarkan kata-kata baru yang belum pernah mereka dengar. Ini adalah cara mudah dan menyenangkan yang bisa Anda berikan kepada anak. Cara ini akan membantunya belajar lebih cepat.

Ini juga akan membuat anak memiliki pembehendaraan kata-kata yang bagus. Kosa kata ini akan membantu mereka lebih mudah untuk memahami pelajaran yang akan diajarkan di sekolah nantinya.

7. Keunggulan Ekademik

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa anak prasekolah yang mendapatkan waktu membaca buku bersama orangtua, lebih mampu melakukan dengan baik semua aspek dari pendidikan formal. Ini semua tidak terlepas dari pemahaman kosa kata yang mereka dapatkan saat membaca buku bersama orangtua.

8. Dasar-Dasar Cara Membaca

Anak tidak dilahirkan dengan pemahaman bahwa membaca itu selalu di awali dari kanan ke kiri, mengapa gambar terpisah dari huruf. Tapi semua pengetahuan ini didapatkan dari hasil pembelajaran. Anak akan mengetahui bagaimana cara membaca buku yang benar meskipun mereka belum bisa membaca buku. Ini justru akan sangat membantu anak saat akan masuk sekolah nantinya.

9. Membaca Itu Menyenangkan

Ini akan sangat menguntungkan bagi orangtua untuk membentuk satu kebiasaan baik pada anak bahwa membaca adalah proses yang menyenangkan. Daripada memaksa anak untuk membaca, lebih baik menunjukkan secara langsung bersamaan dengan anak.

Saat orangtua dan anak bisa mengalami emosi intens secara bersamaan. Seperti tertawa, sedikit rasa takut dan rasa penasaran akan buku yang dibaca. Emosi yang intens ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mengajarkan secara tidak langsung kepada anak bahwa membaca itu adalah satu proses yang menyenangkan.

Inilah manfaat yang Anda bisa dapatkan dari membacakan buku untuk anak. Apakah selama ini Anda pernah membacakan buku untuk buah hati Anda? Tuliskan komentar Anda di bawah ini.

Banner-6

Mengapa Anda Perlu Membaca?

Banner-7

Love ReadHasil survai UNESCO (United Nations Educational, Scientific And Cultural Organizatio) tahun 2011 menyatakan bahwa minat membaca masyarakat indonesia hanya 0,0001, yang berarti dari seribu orang hanya 1 orang yang memiliki minat membaca. Ini menandakan bahwa minat membaca masyarakat kita masih sangat rendah.

Ini berbanding lurus dengan semakin banyaknya masyarakt kita yang menghabiskan waktu di depan tv dan asyik berinteraksi di sosial media. Minat membaca yang kurang sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari budaya yang diterapkan oleh masyarakat, orangtua, sekolah, dan alasan individu sendiri.

Selain faktor eksternal kemauan seseorang untuk membaca sangat dipengaruhi oleh alasan personal. Ini lebih pada kebutuhan masing-masing individu. Ada yang membaca karena mendapat kesenangan dari membaca seperti novel, ada untuk menunjang pendidikannya dan untuk membantu seseorang mencapai sukses.

Berikut ini adalah alasan dan manfaat yang bisa Anda dapatkan dari membaca buku.

1. Belajar Untuk Mengetahui

Setiap orang butuh untuk belajar. Belajar bukanlah hanya di sekolah, tapi di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Kita tidak bisa hanya mengandalkan ilmu dan pengetahuan yang kita dapatkan dari pendidikan formal baik di sekolah ataupun universitas. Tapi kita juga harus belajar aspek dan bidang yang berbeda, yang kita bisa dapatkan dari buku.

Buku adalah media yang paling mudah yang kita bisa dapatkan. Akan sangat banyak ilmu dan pengetahuan yang bisa kita dapatkan dengan biaya yang sangat murah daripada kita harus belajar di universitas. Kita bisa belajar berbagai genre buku yang kita butuhkan untuk membantu kita mengatasi masalah yang ada.

Salah satu tujuan dari belajar adalah untuk mengetahui kebenaran satu informasi. Ini mengarahkan seseorang dalam memberikan penilaian terhadap sesuatu hal. Apakah memang benar adanya atau salah pemberian makna dari apa yang kita lihat. Kesalahan dalam menilai yang membuat banyak orang panik dan takut akan apa yang mereka lihat.

Contohnya saja, banyak orang beranggapan bahwa hipnotis itu sangat berbahaya. Ia bisa mempermainkan pikiran kita dan membuat kita melakukan apa saja yang si hipnotis perintahkan. Bahkan ada yang percaya bahwa itu adalah permainan dari dunia kegelapan atau yang berkaitan dengan supranatural.

Orang yang mau belajar dan mencari kebenarannya akan memberikan penilaian yang berbeda dengan masyarakat pada umunya. Di mana yang lain merasa itu berbahaya tapi mereka yang tahu kebenarannya akan memberi makna yang berbeda, bahwa hipnosis (hipnotis adalah orangnya) itu adalah kerja dari pikiran yang terjadi secara ilmiah.

Tidak ada kaitanya dengan pengendalian pikiran apalagi dengan praktek supranatural. Bahkah hipnosis tersebut sangat bermanfaat untuk membantu seseorang berubah dengan lebih cepat. Jadi mereka tidak akan terjebak pada pandangan yang salah yang membuat mereka menutup diri akan manfaat besar yang bisa mereka dapatkan untuk diri mereka sendiri.

2. Meraih Mimpi

Ada sangat banyak orang yang mulai tersadarkan akan kebenaran akan diri mereka. Bagaimana tidak, orang dengan kondisi fisik yang kurang mendukung dan latar belakang yang tidak memiliki hidup yang menyenangkan pasti tidak akan berani bermimpi besar.

Dengan membaca buku, mereka bisa melihat orang yang sama seperti mereka, yang juga bisa meraih hidup yang sangat fantastis. Ini tentu menjadi motivasi tersendiri untuk mereka dalam menjali hidup. Terutama mensyukuri hidup dan perjuangan yang akan mereka lakukan dalam mencapai impian mereka.

Banyak kisah sukses yang ditulis di buku membantu seseoran untuk menatap hidup yang lebih cerah. Tidak jarang dari mereka menceritakan kisah hidup yang lebih pilu, kesusahan tetapi menunjukkan niat, tekat dan perjuangan yang besar untuk meraih impian besar mereka. Dan jelas, ini menginspirasi banyak orang. Mungkin Anda juga salah satunya hehehehe

3. Bertumbuh

Keuntungan lain dari kita membaca buku adalah kita bisa mengembangkan diri sesuai kebutuhan kita. Kita bisa mengoptimalkan diri dengan cara yang lebih mudah daripada tidak membaca buku sama sekali. Ini justru satu keuntungan yang sangat besar untuk kita yang berada jauh dari kota besar seperti Jakarta misalnya.

Mengapa? Buku akan sangat menghemat biaya yang besar untuk belajar dari seorang pakar di bidang tertentu. Kita bisa belajar langsung tanpa harus bertemu dengan penulis. Kita mengandalkan buku yang ia tulis dengan menerapkan metode atau cara-cara yang ia sarankan untuk mengembangkan diri atau bisnis kita. Bahkan tidak jarang dengan pakar dan praktisi yang bertaraf internasional. Jelas bukan, membaca memberikan Anda banyak kemudahan.

4. Meningkatkan Penghasilan

Ini banyak terjadi bagi para praktisi di dunia bisnis dan pekerja kantoran. Banyak buku yang bisa memberikan Anda cara untuk membantu meningkatkan profit dan produktivitas kerja. Terbukti dengan semakin banyaknya buku bisnis dan produktivitas kerja yang banyak dijual di toko buku, bahkan buku best internasional pun diterjemahkan. Agar bisa dinikmati oleh orang yang memiliki hambatan dalam berbahasa inggris.

Ini sangat membantu banyak para pengusaha untuk mengembangkan usahanya dengan cara yang benar dan mengurangi resiko dari kesalahan. Ini juga membantu seseorang pekerja untuk mencapai jenjang karier yang lebih tinggi dengan menerapkan buku yang mereka baca.

Bahkan ketika saya berkunjung ke rumah dosen saya yang notabene adalah manager di satu perusahaan asing, yang sangat banyak mengoleksi buku yang menunjang pekerjaan dan kariernya. Bahkan banyak bukunya yang berbahasa inggris. Hasilnya, dia bisa bertahan menjadi manager selama 30 tahun tanpa pernah digantikan oleh orang lain.

5. Solusi Atas Masalah yang Dihadapi

Ke mana Anda akan mencari solusi dari masalah yang Anda hadapi? Apakah di pekerjaan, hubungan dengan teman, pasangan dan diri Anda sendiri? Bertanya langsung kepada orang lain, mencari di prof google sampai Anda harus membeli dan membaca buku.

Dengan bertanya saja ke prof google sudah kita dituntut untuk membaca buku bukan? Itupun kalau kita menemukan solusi dari masalah dengan gamblang, jika tidak? Pasti Anda akan mencari buku yang bisa membantu Anda.

Buku menawarkan banyak solusi praktis akan masalah yang dihadapi oleh kebanyakan orang. Sekarang tinggal niat Anda, apakah Anda mau menyelesaikan masalah Anda dari metode yang ada di buku atau tidak.

6. Merilekskan Pikiran

Memberi makan pada tubuh memang sangat penting dan sering kita lakukan. Tapi pikiran kita juga perlu diberi makan agar tetap sehat dan bekerja optimal. Kerja otak akan semakin lemah ketika ia tidak pernah di beri makan.

Caranya adalah dengan membaca buku yang sesuai dengan kebutuhan dan hobi Anda. Ini akan membuat Anda semakin lebih produktif dan otak pun nantinya bisa terbebas dari penyakit yang berkaitan dengan masalah otak seperti penyakit alzheimer di masa tua.

Inilah manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dengan memiliki kebiasaan membaca. Apakah Anda sudah siap untuk membaca? Sudah berapa banyak buku yang Anda baca sebulan ini? Tuliskan komentar Anda di bawah ini.

Banner-7

Tips Ampuh Memilih Buku yang Tepat (Part. 2)

Banner-7

CHOOSING BOOK 2

Mengidentifikasi kebutuhan Anda terhadap sesuatu akan membuat Anda terhindar dari kesia-siaan dan penyesalan di akhir waktu. Karena bisa jadi, Anda memilih yang besar, banyak dan hebat, namun apa yang Anda butuhkan saat ini ternyata hanyalah hal yang sederhana. Oleh karena itu, identifikasi kembali buku apa yang saat ini benar-benar Anda butuhkan?

Beli hanya buku yang Anda butuhkan saat ini

Setelah Anda tahu buku yang Anda butuhkan, belilah hanya buku yang Anda butuhkan saat ini. Mengapa ini penting? Karena banyak sekali kejadian orang membeli buku yang pada akhirnya tidak dibaca saat ini. Hal ini dikarenakan buku tersebut sebetulnya tidak ia butuhkan dalam waktu dekat.

Pilih buku yang dapat menjadi jawaban atas apa yang menjadi pertanyaan Anda saat ini. Sebagai contoh, seorang ibu yang tengah hamil muda, ia akan memilih buku tentang cara menjalani kehamilan dengan sehat, misalnya. Atau, ketika Anda menemukan masalah dalam mendidik anak, Anda akan berusaha menemukan buku parenting terbaik. Bisa juga, ketika Anda harus menjalani tes bahasa inggris dalam waktu dekat, Anda harus memprioritaskan buku tentang berbagai tes bahasa inggris.

Hal ini penting dilakukan untuk menghindari adanya penyesalan setelah membeli buku. Buku yang tidak Anda butuhkan saat ini, tidak akan bisa Anda selesai baca saat ini. Dan sebaliknya, buku yang menjawab pertanyaan Anda saat ini, akan lebih mudah untuk Anda selesaikan.

Ketika saya membutuhkan banyak buku untuk riset, saya langsung mendatangi rak atau bagian yang sesuai dengan kebutuhan riset saya dan menyusuri dengan detail buku yang ada disana. Saya tidak akan membeli buku lainnya terlebih dahulu (misalnya novel) karena akan mengganggu fokus saya ketika membaca buku yang memang saya butuhkan untuk saat ini.

Estimasikan waktu total Anda menghabiskan buku tersebut

Setelah Anda menentukan buku apa yang Anda butuhkan, estimasikan waktu total Anda bisa menyelesaikan buku tersebut. Jika buku tersebut bisa Anda habiskan dalam waktu dekat, silahkan Anda beli. Namun jika ternyata Anda tidak yakin bisa menyelesaikan buku tersebut dalam waktu dekat, tundalah untuk membelinya. Hal ini dikarenakan Anda memerlukan fokus untuk menyelesaikan buku yang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda tidak sempat membaca buku yang penting hanya karena terlalu lama berkutat dengan buku yang tidak terlalu penting.

Contohnya seperti ini. Ketika saya sedang membutuhkan buku dengan tema parenting, saya akan mengasumsikan berapa lama buku tersebut bisa saya selesaikan. Jika memang tidak bisa menyelesaikan buku tersebut dalam waktu singkat, saya akan tunda untuk membeli buku lainnya.

Prioritaskan buku yang belum habis dibaca

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli buku, prioritaskan terlebih dahulu buku yang belum Anda baca. Habiskan dulu koleksi buku Anda yang masih menganggur di rumah. Bahkan, beberapa buku mungkin masih belum Anda buka plastiknya.. hehehe

Hal ini penting lho untuk dilakukan agar Anda tidak terbebani oleh buku-buku yang baru sedangkan buku yang lama belum Anda selesaikan.

Selanjutnya, kami akan memberikan tips bagi Anda untuk memilih dan membeli buku berdasarkan masing-masing tujuan dan keperluan. Hal ini penting.Kita perlu membedakan sikap kita dalam membeli buku berdasarkan masing-masing tujuannya. Sehingga, kita bisa mendapatkan manfaat yang besar dari buku yang kita beli. Tidak mubazir atau sia-sia begitu saja.

Membeli buku berdasarkan keperluannya

Keperluan riset

Untuk keperluan riset atau referensi, Anda perlu meneliti kembali isi buku tersebut sebelum membeli. Cek kemabli daftar isi dan sub bab dalam buku. Apakah Anda bisa mendapatkan data yang Anda cari dalam buku tersebut? Apakah buku tersebut akan memenuhi kebutuhan Anda terhadap referensi dan data?

Selain itu, jika untuk keperluan riset atau referensi, Anda tidak harus membelinya di toko buku. Anda bisa memanfaatkan layanan umum seperti perpustakaan atau pusat studi tertentu untuk mendapatkan buku yang Anda cari. Anda pun tidak perlu membeli buku yang baru.

Faktor penting lainnya yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih buku-buku untuk riset adalah dengan mengecek latar belakang penulisnya dan validitas sumber penulisannya. Apakah buku tersebut mencantumkan sumber dan kutipan yang jelas? Hal ini penting karena berkaitan dengan penelitian Anda.

Keperluan hiburan

Untuk keperluan hiburan atau sekedar ingin bersenang-senang dengan bacaan, Anda bisa meminjamnya dari teman Anda atau perpustakaan. Selain itu, pastikan juga buku tersebut memang banyak yang merekomendasikan. Bisa jadi karena novel tersebut best seller. Sayang kan, kita sudah beli bukunya, ternyata isinya tidak sesuai yang kita harapkan atau tidak dapat menghibur 🙂

Cara untuk menemukan buku yang benar-benar dapat memenuhi kebutuhan Anda akan hiburan/bersenang-senang selain mendapatkan rekomendasi dari teman adalah dengan membaca resensi atau review bukunya terlebih dahulu.

Keperluan motivasi

Bila Anda bertujuan ingin membeli buku-buku motivasi atau pengembangan diri, yang harus Anda perhatikan adalah teliti lagi isi buku tersebut. Pastikan bahwa materi atau yang dibahas dalam buku tersebut memang masih baru bagi Anda dan belum Anda kuasai.

Hal ini dikarenakan tingkat kesadaran dan motivasi seseorang dalam meraih suksesnya memang berbeda-beda. Sebagai contoh, jika Anda selama ini sudah cukup termotivasi dan memiliki semangat yang luar biasa untuk berubah dan menjadi lebih baik, maka Anda sudah tidak cocok lagi membaca buku-buku motivasi dasar. Anda sebetulnya lebih membutuhkan buku yang berisi panduan teknis, bukan lagi motivasi biasa.

Ketika Anda sudah terbiasa untuk membaca buku, maka lama kelamaan kualitas bacaan Anda pun meningkat. Sehingga, sangat memungkinkan bila Anda sudah tidak membutuhkan buku-buku yang awam/dasar lagi nantinya. Disinilah Anda harus mulai bijak dan sadar dalam memilih buku yang baik.

Namun, bagi beberapa orang yang masih kurang semangatnya untuk berubah, buku-buku motivasi dasar memang cocok bagi mereka. justru, ketika membaca buku yang berisi teknis atau panduan pengembangan diri, mereka bisa jadi belum dapat mencernanya.

Intinya, jika Anda memilih buku motivasi, pastikan kadar motivasi yang ada dalam buku tersebut memang sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Apakah yang Anda butuhkan lebih kea rah motivasi awal/dasar, kisah dan biografi, atau buku teknis praktis.

Terkadang, saya melewatkan atau mengabaikan buku motivasi yang memang saya sudah bisa menebak kemana arah isinya. Saya biasanya akan mencari buku motivasi atau pengembangan diri yang menawarkan langkah-langkah praktis untuk diterapkan dalam keseharian.

Keperluan koleksi pribadi

Lain halnya dengan keperluan riset, referensi, hiburan, atau motivasi. Jika Anda ingin membeli buku untuk keperluan koleksi pribadi yang tujuannya adalah hobi atau kepuasan pribadi seperti ensiklopedi atau karya fenomenal,  anda memang harus membeli bukunya. Pastikan juga Anda memilih buku dengan kualitas yang baik. Jika ada versi hard cover, mungkin bisa jadi rekomendasi. Setelah itu, pastikan Anda juga mendapatkannya dengan harga yang baik ya. Diperlukan survey dan perbandingan harga terlebih dahulu. Karena, biasanya buku-buku untuk koleksi pribadi ini lumayan mahal harganya.

Nah, sampai disini, apakah Anda sudah memiliki gambaran bagaimana memilih buku yang tepat?

Banner-7

Tips Ampuh Memilih Buku yang Tepat (Part. 1)

Banner-7

Selecting a book

Kita semua sepakat bahwa kita memerlukan efisensi dalam membaca. Baik dari segi efisiensi waktu maupun tenaga. Akan tetapi, ternyata itu semua belum cukup lho. Seiring dengan efisiensi kita dalam menghabiskan waktu untuk membaca, kita juga dituntut agar bisa efisiensi dana. Yup. Semakin kita bisa efektif dan efisien dalam membaca, kita juga akan semakin tergiur untuk membaca bahkan membeli banyak buku baru. Pertanyaannya, apakah semua buku harus kita beli? Nah, kita akan temukan tips-tips dalam membeli buku berikut ini J

Sebagai pribadi yang selalu ingin berkembang, rasanya ingin sekali kita melahap banyak buku berkualitas. Akan tetapi, kita semua memiliki keterbatasan dalam hal waktu, tenaga, dan juga finansial. Terkadang, yang sering menjadi masalah besar adalah semangat kita yang begitu tinggi dalam membaca sehingga kita membeli banyak sekali buku. Akan tetapi, kadang kita lupa bahwa kita memiliki waktu dan energi yang terbatas untuk menghabiskannya.

Apa yang terjadi selanjutnya? Buku-buku tadi hanya akan menumpuk semakin banyak di rak buku tanpa pernah ada yang terselesaikan satu pun sampai akhir. Apakah Anda pernah mengalaminya?

Nah, jika Anda pernah mengalami kejadian tersebut, ada baiknya jika kita mengecek kembali kebutuhan kita terhadap buku-buku yang akan kita beli sebelum kita memutuskan untuk membawanya pulang ke rumah.

Maka dari itu, penting lho untuk lebih selektif dalam membeli buku. Karena, terkadang ada buku yang tidak kita perlukan, namun kita tanpa sadar membelinya. Udah gitu, harganya mahal pula. Hehehe

Untuk itu, dalam artikel kali ini, kita akan membahas berbagai strategi agar kita tidak salah dalam membeli buku dan bisa dipastikan buku tersebut akan habis dibaca. Selamat menyimak ya J

Pembagian buku berdasarkan tingkat kepentingannya

Sebelum melangkah pada bagaimana agar menemukan buku yang tepat dan tidak salah dalam membeli buku, ada baiknya kita ketahui dulu 4 jenis buku berdasarkan tingkat kepentingannya untuk Anda.

Penting dan mendesak

Yang pertama adalah buku yang penting dan mendesak untuk dibaca. Buku yang termasuk dalam kategori ini adalah buku yang benar-benar Anda butuhkan untuk “besok pagi”. Ya, maksudnya buku ini adalah berbagai buku penunjang studi atau pekerjaan Anda yang harus Anda kuasai dalam waktu dekat.

Bagi seorang pelajar atau mahasiswa, yang termasuk dalam kategori ini merupakan text book. Bagi sebagian orang, yang termasuk dalam kategori ini bisa jadi adalah buku-buku yang akan diujikan dalam waktu dekat.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : dapatkan buku tersebut sekarang juga dan selesaikan.

Penting dan tidak mendesak

Yang termasuk dalam kategori ini adalah buku-buku penunjang keberhasilan Anda. seperti buku pengembangan diri, buku motivasi, maupun buku-buku keterampilan yang ingin Anda kuasai. Mengapa buku ini penting namun tidak mendesak? Anda membutuhkan buku ini, dan memang Anda harus membacanya. Akan tetapi, waktunya relative fleksibel dan tidak harus sekarang juga. Anda bisa sesuaikan dengan tingkat kebutuhan Anda.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : catat beberapa judul buku yang penting untuk Anda. simpan dalam catatan, lalu dapatkan buku tersebut jika ada kesempatan. Misalnya, saat Anda memiliki anggaran lebih, atau ketika Anda tak sengaja mendapatkannya di toko buku. Grab it! J

Tidak penting dan mendesak

Yang termasuk dalam kategori ini adalah buku-buku yang menghibur dan dapat menghadirkan kesenangan bagi Anda. termasuk di dalamnya adalah novel, cerpen, karya sastra, kumpulan kisah dan hikmah, atau puisi. Apapun yang membuat Anda merasa refresh dan nyaman ketika membacanya.

Mengapa buku-buku ini tergolong tidak penting dan mendesak? Pada dasarnya, buku-buku ini tidak memberikan dampak langsung pada perkembangan karir atau bisnis Anda. akan tetapi, Anda membutuhkannya sesekali untuk membuat Anda refresh dan kembali dengan mudah menerima inspirasi dari buku lainnya.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : minta rekomendasi dari orang lain, mana buku yang terbaik dan menarik untuk dibaca.

Tidak penting dan tidak mendesak

Yang termasuk dalam kategori terakhir ini adalah buku yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan pengembangan diri Anda maupun untuk sekedar menghibur Anda saat ini. Buku ini adalah buku yang sudah Anda kuasai atau buku yang memang tidak ada kaitannya dengan minat Anda sama sekali.

Sikap Anda terhadap buku dalam kategori ini adalah : Hindari sebisa mungkin dan jangan menghabiskan terlalu banyak waktu  untuk membacanya.

Nah, setelah kita mengetahui 4 kategori buku tersebut, berikut adalah tips bagaimana agar kita tidak sampai salah memilih, membeli, dan membaca buku.

Teliti lagi apa yang Anda butuhkan saat ini

Sebelum Anda memutuskan membeli sebuah buku, tanyakan lagi pada diri Anda sendiri, apa yang ana butuhkan saat ini? Apakah Anda membutuhkan buku teks karena minggu depan ada materi yang harus diujikan? Apakah Anda membutuhkan buku referensi? Apakah Anda membutuhkan buku-buku ringan untuk mengusir penat?

Ketika saya berkunjung ke toko atau pameran buku, saya berniat akan membeli buku yang memang saya butuhkan saat ini. Hal ini sangat membantu saya untuk efisiensi waktu, tenaga serta finansial. Karena, ketika kita sudah tau buku apa yang dibutuhkan, kita tidak akan buang waktu terlalu lama untuk menseleksi buku yang ada. Selain itu, kita pun tidak tergoda untuk membeli buku lainnya yang memang belum kita butuhkan saat ini.

Mengetahui dengan tepat kebutuhan Anda saat ini merupakan cara paling penting untuk sebuah efisiensi. Anda akan menghabiskan banyak waktu, tenaga bahkan uang ketika Anda belum bisa mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda butuhkan.

Sebagai contoh, Anda sedang merasa lapar dan ingin makan, kemudian Anda mengunjungi rumah makan terdekat. Sesampainya di sana, begitu banyak pilihan makanan yang ditawarkan. Jika Anda tidak tau jenis makanan seperti apa yang Anda butuhkan, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk memilih dan setelah memilih, belum tentu Anda akan puas dengan hasil pilihan Anda.

Bandingkan ketika Anda sebelumnya sudah menentukan apa yang kira-kira akan menjadi menu makan siang Anda. apakah sesuatu yang berkuah? Pedas? Berserat? Atau jangan-jangan Anda hanya butuh cemilan?

Mengidentifikasi kebutuhan Anda terhadap sesuatu akan membuat Anda terhindar dari kesia-siaan dan penyesalan di akhir waktu. Karena bisa jadi, Anda memilih yang besar, banyak dan hebat, namun apa yang Anda butuhkan saat ini ternyata hanyalah hal yang sederhana. Oleh karena itu, identifikasi kembali buku apa yang saat ini benar-benar Anda butuhkan?

Dalam artikel selanjutnya, kita akan mengulas lebih dalam bagaimana agar kita bisa menentukan sikap yang tepat untuk membeli sebuah buku. Apa saja rahasia seseorang bisa memilih buku yang tepat? Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya 🙂

Banner-7

Bagaimana Agar Tidak Cepat Lupa Apa Yang Kita Baca?

Banner-6

FORGET

“Rasanya seperti baru minggu lalu saya membaca buku itu, namun mengapa sekarang saya lupa sama isinya ya?”

“Sepertinya berita itu masih hangat di kepala saat saya membacanya kemarin, namun mengapa hari ini saya jadi lupa ya setelah baca berita yang lain?”

Pernahkah Anda mengalami kondisi demikian? Era globalisasi dimana arus informasi mengalir dengan begitu derasnya memang menuntut kita untuk memiliki keterampilan lebih. Dalam artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengapa kita sering mudah lupa pada apa yang baru saja kita baca? Dalam artikel kali ini, kita akan membahas lebih lanjut bagaimana kiat-kiat agar kita tidak mudah lupa pada apa yang baru saja kita baca. Selamat mencoba ya 🙂

Libatkan otak bawah sadar

Jika Anda ingin bisa mengingat apa yang Anda baca dalam waktu yang lama (permanen) dalam otak Anda, hal pertama dan yang paling penting adalah dengan melibatkan otak bawah sadar Anda untuk membaca.

Keterbatasan otak sadar yang hanya mampu mengingat 7-9 hal dalam satu waktu tidak memungkinkan Anda untuk mengingat segala sesuatu dalam jangka panjang. Anda membutuhkan bantuan pikiran bawah sadar Anda.

Dengan teknik membaca konvensional (menggunakan pikiran sadar), Anda akan menyerap informasi dari bahan bacaan melalui mata, diolah dalam pikiran sadar Anda. selanjutnya, informasi yang sudah Anda peroleh ini ditampung dalam hipokampus yang merupakan tempat penyimpanan memori sementara. Setelah 48 jam, barulah hipokampus dipindahkan ke memori jangka panjang.

Akan tetapi, masalah selanjutnya adalah, informasi yang sudah akan masuk ke memori jangka panjang akan berkurang hingga 90% dikarenakan saling timpa dengan informasi lainnya.

Nah, untuk itu diperlukan sebuah cara untuk membuat pikiran bawah sadar andalah yang memainkan peran dalam proses membaca. Dengan begitu, informasi yang masuk akan langsung diproses melalui pikiran bawah sadar.

Bagaimana cara melibatkannya?

Dalam sistem bacakilat, salah satu jalan masuk bahan bacaan ke pikiran bawah sadar adalah dengan menggunakan pandangan mata reseptif (PMR). PMR adalah cara melihat sesuatu menggunakan sel batang dalam mata Anda untuk menyerap informasi. PMR berperan penting untuk membawa apa yang Anda baca ke dalam pikiran bawah sadar. PMR merupakan pintu gerbang masuknya materi ke dalam memori jangka panjang Anda. sel batang menempati 80% sel yang ada di dalam retina yang merupakan sel yang sangat peka. Sel ini bisa mendeteksi gerakan sekecil apapun bahkan menyadari nyala sebuah lilin dalam kejauhan hingga 1 mil.

Dalam teknik bacakilat, Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan PMR ini dengan mudah dan cepat.

Mencari waktu yang efektif untuk membaca

Salah satu penyebab sulitnya ingatan bertahan lama setelah Anda membaca adalah karena waktu yang sedikit dan serba terburu-buru dalam membaca sehingga membuyarkan konsentrasi Anda.

Anda harus mencari waktu yang efektif untuk membaca. Tentukan jadwal membaca Anda setiap harinya. Tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk membaca. Cukup dedikasikan waktu Anda 30 menit sehari untuk membaca dan latih kedisiplinan Anda.

Memanfaatkan kondisi genius

Riset menunjukkan bahwa 98-99% pembelajaran dilakukan pada tingkat bawah sadar. Dengan masuk ke kondisi genius, berarti kita sedang mengaktifkan pikiran kita pada tingkat bawah sadar. Kondisi genius ini akan sangat membantu Anda dalam menyerap informasi dan pembelajaran. Kondisi genius ini telah diteliti di Santa West University, Minnesota sejak tahun 1989. Kondisi ini bisa meningkatkan IQ Anda 20 poin dengan latihan selama 25 jam.

Kondisi genius adalah sebuah keadaan dimana Anda sangat peka dengan koneksi antara pikiran sadar dan bawah sadar. Kondisi genius adalah kondisi dimana Anda bisa mengakses pikiran bawah sadar Anda dengan mudah.

Kondisi ini akan membebaskan Anda terhadap semua gangguan dari luar dan membantu Anda untuk membangun relasi yang kuat antara pikiran, hati dan tubuh Anda.

Kondisi genius adalah kondisi pikiran yang sangat tenang dengan cara mengkondisikannya ke dalam gelombang alfa-teta.

Perlu diketahui, alfa merupakan gerbang masuk untuk mengakses potensi memori jangka panjang Anda. sedangkan teta adalah kondisi dimana Anda telah berhubungan langsung dan berada dalam pikiran bawah sadar Anda.

Membuat tinjauan awal saat membaca

Untuk memaksimalkan hasil dari apapun yang kita lakukan, kita perlu menyelaraskan diri kita dengan prinsip kerja otak kita. Dengan selarasnya pikiran, tindakan, dan prinsip kerja otak, apapun yang akan kita lakukan menjadi lebih mudah.

Salah satu cara kerja otak kita adalah kecenderungan untuk melihat suatu gambaran besar dari apapun. Otak kita selalu ingin menjelajah dan mencari makna. Dengan memberikan gambaran besar pada otak kita, kita akan dapat mengaktifkan otak kita kea rah yang tepat sehingga penggunaan energi menjadi efisien.

Pernahkah Anda membaca buku baru di awal bagian, namun di tengah jalan tiba-tiba Anda enggan untuk menghabiskan buku tersebut? Mengapa ini bisa terjadi? Apa yang membuat Anda merasa enggan untuk meneruskan bacaan?

Salah satu penyebab dari kejadian tadi adalah karena kita tidak memiliki gambaran besar dari apa yang akan kit abaca. Sehingga, kita hanya melihat sebuah buku sebagai kumpulan bab demi bab yang bahkan sering berdiri sendiri.

Disinilah dibutuhkan tinjauan awal saat membaca. Tinjauan awal diperlukan agar Anda menjadi tau secara jelas apa yang akan dibahas dalam buku yang Anda baca saat ini. Melalui tinjauan awal, Anda akan memiliki pandangan yang lebih luas terhadap isi buku yang akan Anda baca. Anda akan mengetahui pola pembahasan dari buku tersebut. Sehingga  Anda akan merasa familiar dan diterima dengan ramah ketika membaca. Asyik kan? J

Cara melakukan tinjauan awal yang akan Anda pelajari dalam sistem bacakilat adalah dengan melakukan review terhadap buku, lalu membuat tujuan membaca buku tersebut. Anda akan diberikan keterampilan bagaimana memilih buku yang benar-benar berguna bagi Anda, mana yang tidak perlu Anda baca saat ini, misalnya.

Dalam tinjauan awal ini, Anda harus menilai kelayakan buku tersebut untuk dibaca. Sesuaikan dengan kapasitas diri Anda. tentukan mana buku yang penting dan harus dihafal, mana yang ternyata belum Anda butuhkan saat ini, mana yang keperluannya mendesak untuk dibaca menjalang ujian, dan sebagainya.

Membuat mind map

Ada dua sistem yang biasa digunakan dalam mencatat. Cara linear dan cara radial. Cara linear terdiri dari 3 variasi yaitu mencatat dalam bentuk paragraph, dalam bentuk bullets/numbering, atau dengan skema yang menggabungkan antara angka dan hurud seperti yang tampak dalam daftar isi sebuah buku.

Cara yang kedua adalah cara radial. Diantara cara mencatat radial yang paling efektif adalag mind map. Cara ini ditemukan oleh Tony Buzan.

Melalui mindmap, Anda bisa menuangkan semua yang Anda peroleh dari buku yang Anda baca hanya dalam satu halaman dengan tingkat pemahaman yang baik.

Mengapa harus bacakilat?

Bacakilat adalah sebuah sistem yang mencakup seluruh syarat yang Anda butuhkan untuk membaca cepat dan efisien, dengan tingkat kepahaman yang tinggi dan ingatan jangka panjang.

Bacakilat menggabungkan dan mengintegrasikan seluruh teknik membaca cepat menjadi sebuah langkah-langkah yang mudah untuk diterapkan.

Melalui sistem bacakilat, Anda akan terbiasa sejak awal untuk pandai memilah buku mana yang tepat untuk Anda baca, membuat tujuan membaca yang jelas, melibatkan pikiran bawah sadar, melatih kondisi genius Anda, mengaktifkan intuisi Anda, sampai bagaimana cara membuat sebuah catatan yang efektif dan mudah untuk diingat dan dipelajari.

Anda tidak ingin cepat lupa terhadap apa yang Anda baca? Silahkan pelajari tentang bacakilat lebih dalam melalui artikel-artikel dalam website ini J

Banner-6

Mengapa Kita Cepat Lupa Apa yang Kita Baca?

Banner-6

stress reading

Waktu yang terbatas. Kegiatan yang segudang. Berbagai keahlian yang harus cepat dipelajari. Materi yang harus segera tuntas dibaca. Berbagai email dan pesan yang harus dibalas. Serta berbagai buku pengembangan diri yang harus disiplin kita pelajari. Semua realita tersebut akan dialami oleh siapapun yang menginginkan perubahan besar dalam hidup. Akan tetapi, masalah selanjutnya akan segera muncul. Apakah kita akan mengingat segala sesuatu yang kita baca dengan sempurna?

Dengan berbagai kesibukan dan waktu membaca yang terbatas, sangat disayangkan apabila kita tidak bisa mengingat hal yang kit abaca secara permanen. Bagaimana pun juga, kita sudah menginvestasikan begitu banyak waktu untuk mendapat pengetahuan baru melalui bacaan. Jika semuanya hanya sekedar ‘melintas’ tanpa benar-benar mengendap dalam pikiran Anda, tentunya akan sia-sia bukan?

Salah satu hal yang menjadi perhatian kami saat menulis berbagai artikel dalam website ini adalah bagaimana menjadikan Anda seorang pembaca yang efektif. Kita ingin bersama-sama mengembangkan kemampuan membaca yang memakan waktu seefisien mungkin tetapi mampu bertahan lama dalam ingatan kita.

Cepat lupa apa yang sudah dibaca. Ya, itu merupakan masalah yang dihadapi banyak orang yang banyak membaca, termasuk Anda. mengapa hal ini bisa sampai terjadi? Bagaimana strategi yang harus kita terapkan dalam proses membaca sehingga kita tidak cepat lupa apa yang kita baca? Artikel ini akan membahasnya untuk Anda.

Mengapa kita sering lupa apa yang kita baca? Secara garis besar, masalah kesulitan kita untum mengingat apa yang kita baca secara permanen di sebabkan oleh 5 hal berikut ini :

Kemampuan otak sadar yang hanya mampu menyerap +/- 7 hal

Nick Herbet dalam bukunya yang berjudul “The Elemental Mind” menyatakan bahwa pikiran sadar hanya menyerap informasi 15-50 bit informasi dalam satu waktu sedangkan pikiran bawah sadar dapat memproses 2.300.000 bit informasi. Selain itu, pikiran sadar juga hanya memiliki peran sebesar 12% dalam kehidupan kita.

Selama ini, dengan cara membaca kita yang menggunakan otak sadar, wajar jika kita sangat cepat lupa pada apa yang kita baca jika kita sudah membaca hal yang lain. Hal ini dikarenakan kemampuan otak sadar manusia hanya mampu mengingat 7-9 hal dalam sekali waktu. Apa artinya? Dengan kapasitas yang terlalu kecil ini,otak kita hanya akan mampu menampung hal-hal yang melintas secara sementara, dan akan hilang begitu sudah digantikan dengan hal lainnya.

Sebagai contoh. Ketika hari ini kita membaca berbagai berita terbaru, kita mungkin bisa ingat sampai ke detail berita. Kapan kejadiannya, dimana, mengapa dan siapa pelakunya? Namun, ketika keesokan harinya kita membaca berita yang terbaru lainnya, kita pun akan lupa apa yang sudah kit abaca kemarin karena sudah digantikan dengan berita baru hari ini. Begitu terus polanya.

Sama halnya seperti ketika Anda mengingat nomor hp seseorang secara selintas. Ketika Anda disebutkan 7 digit nomor, mungkin Anda bisa mengingatnya dengan cepat, namun lihat apa yang terjadi beberapa hari kemudian. Apakah Anda masih mengingat 7 digit nomor tersebut dengan baik?

Ketika kita mengandalkan pikiran sadar untuk mengingat sesuatu, kita akan sangat mudah kehilangan apa yang kita ingat, karena memang hanya segitulah kapasitas otak sadar kita dalam mengingat suatu hal.

Tidak dalam kondisi genius

Masalah kedua yang menyebabkan kita hanya bisa mengingat apa yang kita hanya dalam waktu sementara atau tidak permanen adalah karena kondisi saat kita membaca yang tidak berada dalam kondisi fokus/genius.

Kita saat ini hidup dalam dunia dengan gangguan tanpa batas. Konsentrasi dan fokus menjadi barang yang sangat langka saat ini. Selalu muncul gangguan-gangguan yang tidak diinginkan saat kita sedang ingin fokus membaca. Pernahkah Anda mengalami hal demikian?

Selalu saja ada gangguan-gangguan kecil saat kita membaca yang membuat hilangnya konsentrasi terhadap apa yang kita baca. Gangguan tersebut muncul bisa dari keramaian sekitar, orang lain yang tiba-tiba mengajak kita berbicara, godaan untuk bermain game atau membuka instagram atau twitter di gadget Anda, maupun berbagai buah pikir yang muncul setiap detiknya.

Tujuan yang masih abu-abu

Penyebab lainnya mengapa ingatan yang tidak bertahan lama setelah kita membaca adalah karena tujuan kita dalam membaca yang masih belum jelas atau abu-abu. Tanpa memiliki tujuan membaca yang jelas, Anda akan kesulitan mendapatkan apa yang Anda inginkan dari sebuah bacaan. Kita akan mendapatkan apa yang kita niatkan.

Tanpa tujuan membaca yang jelas, Anda akan kesulitan menyaring apa yang Anda butuhkan dan apa yang harus Anda ingat. Dengan memiliki tujuan saat membaca, Anda akan dengan mudah menentukan mana detail-detail atau poin penting yang harus Anda beri perhatian lebih, mana yang kurang penting dan tidak masalah jika Anda lewatkan.

Dalam artikel selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang pentingnya tujuan dalam membaca beserta cara membuat tujuan yang baik.

Keterbatasan waktu dan panjangnya daftar bacaan

Masalah selanjutnya yang muncul datang dari panjangnya daftar buku atau artikel yang harus Anda baca, sehingga membuat Anda segera melupakan apa yang sudah Anda baca dalam buku sebeluknya, ketika Anda membaca buku lainnya.

Salah satu cara untuk mensiasati masalah ini adalah dengan membuat catatan kecil pada apa yang sudah selesai Anda baca. Selain itu, dalam artikel selanjutnya, kita akan memberikan satu rahasia lagi. Masalah waktu. Siapapun akan berusaha menemukan cara yang tepat untuk mengatur waktu agar bisa tetap membaca meskipun sibuk luar biasa.

Bagaimana cara menisiasati daftar panjang buku yang harus Anda baca. Apakah untuk sukses Anda harus membaca semua buku tersebut? Bagaimana agar dengan waktu yang sangat terbatas, kita bisa tetap membaca buku dan menguasai bidang yang kita minati? Temukan jawabannya dalam artikel selanjutnya ya 🙂

Tidak adanya catatan yang baik

Segala yang sudah dibaca dan diketahui, akan menguap begitu saja jika Anda tidak mengikatnya dengan catatan. Tidak adanya catatan yang baik adalah salah satu penyebab mengapa kita selalu saja lupa dan kehilangan poin penting terhadap apa yang sudah kita baca.

Sekali lagi, meskipun kita sudah berusaha mencatat dalam kertas, jika kita belum tau cara mencatat yang baik, tentunya apa yang sudah kita baca akan sia-sia dan menguap begitu saja.

Mencatat secara linear seperti apa yang selama ini diajarkan kepada kita di sekolah, adalah cara mencatat yang membuat ingatan tentang materi tidak akan bertahan dengan lama. Melalui sistem mind map yang sudah terintegrasi dalam bacakilat, kita akan sangat terbantu untuk mengumpulkan serta meringkas ratusan bahkan ribuan materi di otak bawah sadar kita yang memiliki kemampuan mengingat dalam jangka panjang.

Demikianlah beberapa hal yang selama ini membuat kita kesulitan untuk mengingat dalam jangka panjang apa yang sudah kita baca. Dalam artikel selanjutnya, kita akan menemukan solusi bagaimana agar kita tidak cepat lupa terhadap materi yang baru saja kit abaca. Bahkan, ingatan ini bisa bertahan selamanya. Ga percaya? 🙂

Banner-6