Rasa Penasaran, Rahasia Membuat Belajar Anak Menjadi Menyenangkan

Banner-7

Rasa Penasaran

Pernahkah Anda mengalami satu momen dimana Anda memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi untuk memuaskan rasa ingin tahu Anda? Bisakah Anda rasakan kembali rasa-rasa yang sangat menyenangkan tersebut? Membuat tubuh dan pikiran Anda begitu fokus dan Anda memiliki semangat yang sangat tinggi untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Saat Anda mendapatkan informasi itu, Anda sangat bahagia sampai Anda tertidur dengan wajah tersenyum.

Inilah rahasia untuk meningkatkan produktifitas, skill, pengetahuan, dan kreatif kita sebagai individu yang unik. Orang yang berada dalam zona rasa penasaran tinggi sangat menikmati waktu yang berlalu karena di buru untuk mendapatkan apa yang dicari.

Bila Anda bisa mengalami momen ini, maka anak Anda juga bisa merasakanya. Apalagi bila ini diterapkan dalam proses belajar anak. Pasti akan sangat membantu anak memahami satu materi pelajaran sekolah. Inilah yang akan kita bahas di sini. Menumbuhkan rasa penasaran anak Anda, sehingga belajar menjadi satu pengalaman yang menyenangkan di sekolah tanpa adanya rasa beban bagi anak.

Anda dan anak akan mendapatkan keuntungan yang tidak tangung-tangung. Di mana Anda tidak perlu membuang energi untuk meminta anak supaya mau belajar. Anda hanya tinggal mengarahkan anak untuk bisa menemukan rasa penasaranya. Keuntungan yang anak bisa dapatkan adalah tidak membutuhkan motivasi eksternal untuk memintanya belajar. Anak akan belajar dengan kesadaran dan rasa suka akan belajar. Mau tahu bagaimana cara membuat anak memiliki rasa penasaran dalam belajar?

Rasa penasaran adalah keingin tahuan yang sangat tinggi untuk mengetahui satu hal yang sedang dieksplorasi. Yang dieksplorasi bisa  berbagai macam seperti, mengetahui satu mata pelajaran tertentu, memasak masakan yang enak, mengetahui cara bermain gitar dan masih banyak lagi.

Rasa penasaran menjadi motivasi internal yang sangat kuat dari seseorang untuk mendapatkan dan mengetahui apa yang diinginkan. Rasa penasaran juga menjadi satu cara untuk menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas seseorang.

Mengapa rasa penasaran bisa menumbuhkan motivasi dan meningkatkan kreativitas seseorang? Rasa ingin tahu berasal dari pikiran bawah sadar. Itulah sebabnya mengapa rasa ingin tahu itu sangat penting dan memberikan dampak positif yang sangat baik untuk seseorang.

Rendahnya rasa penasaran pada anak menjawab mengapa anak memiliki motivasi dan konsentrasi yang rendah meskipun anak telah diberikan les tambahan yang bisa meningkatkan prestasi anak dalam belajar. Mungkin Anda anak bertanya, mengapa anak bisa memiliki rasa penasaran yang rendah? Bagaimana bisa menumbuhkan rasa penasaran ini? Mari kita bahas bagaimana anak bisa memiliki rasa penasaran yang rendah dalam belajar.

Penyebab Loyonya Rasa Penasaran Anak

Berikut beberapa penyebaab anak memiliki rasa penasaran yang loyo alias rendah.

1. Orangtua

Anak terlahir dengan rasa penasaran yang sangat tinggi. Coba Anda ingat sewaktu Anda atau anak Anda masih kecil, mereka sangat aktif dan tidak memiliki rasa lelah dalam kamus mereka. Ketika mereka melihat seseorang melakukan satu hal, mereka akan meniru apa yang dilakukan orang tersebut. Semakin mereka tumbuh besar dan sudah bisa berbicara, mereka akan bertanya tentang semua hal yang mereka lihat. Anda mungkin sering mendengar anak Anda bertanya seperti “ini apa pa? Itu apa pa? Mengapa begitu ma? Mengapa jamnya berputar ma? Kenapa rodanya jalan pa? Kenapa mobil ga jalan ke depan ya pa?” dan segudang pertanyaan yang masih mereka simpan untuk ditanyakan kepada Anda.

Orangtua yang belum (tidak) tahu psikologi anak, merasa kesal dan pusing sendiri mendengar anaknya mengajukan pertanyaan yang terkesan sepele menurut orangtua. Belum lagi orangtua memiliki masalah dan merasa lelah dengan pekerjaanya atau memang kepribadian orang tua yang mudah marah yang membuat anak berhenti untuk bertanya.

Tidak jarang orangtua memberikan jawaban dengan hentakan dan suara yang kerasa yang membuat anak tidak mau bertanya dan menangis. Saat orangtua marah, anak mempersepsikan bahwa mereka tidak boleh bertanya kepada orangtua. Kalau bertanya mama/papa bisa marah.

Inilah penyebab utama mengapa anak memiliki rasa penasaran yang rendah dalam mengetahui sesuatu. Salah dua adalah, orangtua tidak pernah mengajarkan anak untuk mengungkapkan pemikiranya secara bebas. Ketika anak bertanya, orangtua langsung menyatakan bahwa yang dilakukan itu tidak baik atau merugikan diri anak sendiri. Orangtua hanya melihat dari satu sudut pandang, yaitu sudut pandangnya sendiri tanpa melihat dari sudut pandang anak.

Orangtua tidak memberikan kebebasan untuk anak menyuarakan apalagi memuluskan tercapainya isi hati anak. Orangtua merasa telah memberikan semua hal yang baik buat anak. Sehingga anak tidak perlu melakukan hal yang bisa menumbuhkan rasa penasaran anak terhadap sesuatu. Mulai dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain.

2. Tidak Pernah Ditumbuhkan

Mengajarkan anak bagaimana cara menumbuhkan rasa penasaran sangatlah penting. Kebanyakan oarngtua tidak pernah melakukanya karena keterbatasan wawasan dalam menumbuhkan rasa penasaran anak. Rasa penasaran dapat ditumbuhkan dari hal-hal kecil. Mulai dari melakukan diskusi keluarga setelah makan malam atau membuat satu permainan.

Kebanyakan anak hanya diminta untuk belajar dan belajar tanpa pernah ditanyakan apa hal yang menarik yang anak bisa dapatkan atau pelajari dari satu materi pelajaran.

3. Budaya

Budaya mengajarkan anak satu hal bahwa dengan bertanya akan membuat anak bisa ditertawakan oleh teman-temanya. Banyak anak yang ingin bertanya karena rasa penasaran akan satu hal, tetapi tidak berani bertanya akibat cemooh yang bisa diterima dari teman-temanya. Budaya hanya melihat pendapat atau ekspresi seseorang dari benar dan salah, bukanya memberikan manfaat baik atau manfaat buruk.

Inilah beberapa penyebab yang membuat anak tidak memiliki rasa penasaran yang tinggi dalam belajar. Selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara meningkatkan rasa penasaran anak agar anak bisa belajar dengan terarah dari rasa penasaran tersebut.

Meroketkan Rasa Penasaran Pada Anak

Ada beberapa cara untuk meningkatkan rasa penasaran pada anak, berikut penjelasan yang bisa Anda terapkan kepada anak Anda.

1. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Dan Rasa Suka

Satu cara untuk menumbuhkan rasa ingin tahu anak adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada anak. Rasa penasaran ini bisa Anda lakukan dengan bertanya tentang manfaat apa yang bisa anak dapatkan dengan belajar dari satu mata pelajaran, apa yang bisa diterapkan dari mata pelajaran tersebut dan apa kesenangan yang anak bisa dapatkan dari mengetahui pelajaran tersebut.

Ini sangat mudah untuk dilakukan, bukan? Anda bisa melakukanya usai makan malam bersama. Selain itu Anda juga mendapat keuntungan selain membangun kedekatan dengan anak, Anda sekaligus memotivasi anak dalam belajar di sekolah.

2. Bermain

Anak akan lebih mudah menyerap materi pelajaran ketika mereka merasa tidak tertekan. Cara terbaik yang bisa dilakukan oleh orangtua dan pengajar adalah dengan menyajikan pelajaran dengan bermain. Saat bermain pikiran anak fokus untuk mengetahui tujuan yang diberikan dalam permainan tersebut.

Di akhir permaian tanyakan apa yang dapat mereka pelajari dari pemainan yang baru dimainkan. Ini bertujuan agar anak bisa membuat hubungan dari apa yang anak sudah pelajari.

3. Modeling

Modeling adalah cara belajar dengan bermain peran dari apa yang dipelajari anak di sekolah. Ini akan memudahkan anak dalam menarik makna dari apa yang anak perankan dengan isi konten di buku.

Misalnya dalam belajar ekonomi tentang jual beli. Anak bisa menjadi seorang pedagang buah atau makanan. Sedangkan temannya menjadi seorang pembeli. Ini akan menjadi pengalaman saat mereka melakukan satu transaksi. Saat melakukan review akan memudahkan anak untuk mengetahui isi pelajaran. Ini akan memicu kreativitas anak untuk melakukan hal yang sama untuk pelajaran yang lain sehingga memudahkanya dalam memahami materi pelajaran.

4. Suasa Belajar

Suasa yang tegang akan menghambat anak memicu rasa penasaranya. Rasa penasaran akan lebih cepat muncul bila memberikan gambaran besar dari materi pelajaran yang  dikombinasikan dengan suasana belajar yang menyenangkan dan tenang. Suasa belajar yang tenang yang dibarengi dengan pertanyaan-pertanyaan besar dari materi pelajaran akan memicu rasa penasaran anak. Sebagai orangtua dan pengajar Anda harus bisa mengkondisikan suasa yang tenang dalam proses belajar.

5. Gunakan Teknik Bacakilat For Student

Mungkin Anda akan bekata, mengapa teknik bacakilat for student bisa menumbuhkan minat anak dalam belajar? Ini adalah satu teknik belajar yang dengan mudah bisa anak terapkan untuk menumbuhkan rasa penasaranya dalam belajar.

Sifat manusia yang bila diberikan tantangan yang bisa diselesaikan dengan mudah akan menumbuhkan harsat untuk melakukan hal yang sama. Ini sama dengan sistem bacakilat for student bila diterapkan dengan benar dalam belajar bisa mendapatkan kemudahan dalam belajar.

Ketika anak bisa memecahkan persoalan (pelajaran) yang sedang dihadapi akan membuat anak merasa tertantang untuk melakukanya lagi dan lagi tanpa merasa lelah. Inilah yang bisa dilakukan oleh teknik bacakilat for student. Untuk mengetahui bagaimana bacakilat for student bisa menumbuhkan minat dan rasa penasaran anak Anda dalam belajar, Anda bisa dapatkan di sini

Inilah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan rasa penasaran yang akan meningkatkan motivasi anak dalam belajar. Sudahkah anak Anda memiliki rasa penasaran yang tinggi dalam belajar sekarang? Tuliskan komentar Anda.

Banner-7

About the Author

Leave a Reply 0 comments

Leave a Reply: