Temukan Strategi Jitu untuk Taklukkan Bacaanmu

Banner-7

READING STRATEGY

Kita sudah sama-sama mengetahui bahwa tujuan membaca itu penting. Beda tujuan, beda pula strategi menaklukkan suatu bacaan. Nah, jika Anda ingin benar-benar menjadi pembaca efektif (tidak menghabiskan banyak waktu namun memahami isi bacaan dengan baik), sepertinya artikel ini benar-benar tepat buat Anda.

Saya mencoba untuk menjabarkan apa saja kira-kira-kira tujuan seseorang dalam membaca. Karena, tujuan yang berbeda akan menggunakan metode yang berbeda pula untuk menghabiskannya. Di bawah ini saya coba untuk menjabarkan apa saja yang menjadi tujuan para reader dalam membaca.

Menariknya, masing-masing tujuan membaca di bawah ini akan menggunakan tekniknya masing-masing. Ternyata, tidak semua bacaan harus kita baca dengan cara konvensional lho.

Contohnya seperti ini, apakah cara membaca seorang mahasiswa yang akan ujian besok pagi akan sama dengan cara seoraang guru bahasa Indonesia membaca hasil karangan muridnya? Nah, disinilah pentingnya mengetahui tujuan Anda membaca. Anda bisa langsung menemukan teknik dan strategi terbaik untuk memenuhi tujuan membaca Anda.

Selain itu, masing-masing tujuan membaca memiliki strategi kecepatan yang berbeda-beda juga. Tugas kita sebagai pembaca yang fleksibel adalah mengatur kecepatan membaca, menentukan teknik dan metode membaca sesuai dengan kriteria bacaan.

Siapkah Anda untuk tau strategi jitunya?

Sekarang, kita akan cari tahu apa saja yang sering jadi tujuan seseorang untuk membaca dan bagaimananya strategi yang paling tepat dan efisien untuk menghabiskan bacaan tersebut.

1. Membaca untuk mengetahui detail dan keseluruhan isi bacaan

Strategi paling ampuh untuk tujuan membaca yang pertama ini adalah membacanya dengan teliti dan menggunakan kecepatan normal. Artinya, Anda menikmati bacaan tersebut namun tetap “sigap” menangkap ide-ide pokoknya. Berbeda dengan karya fiksi yang bisa Anda nikmati dengan santai, kita perlu mengetahui gambaran besar dari buku ini dan memahami setiap ide-ide pokok pada masing – masing baba tau sub bab.

Sembari menikmati isinya, siapkan catatan kecil untuk menangkap setiap keywords penting atau informasi inti dari setiap gagasan yang disampaikan. Pastinya Anda tidak ingin kan kelewatan detail pentingnya? Nah, catatn kecil ini cukup penting perannya.

Setelah mengetahui gambaran besar dan memiliki catatan kecil, tuangkan dalam bentuk mind map. Hal ini bertujuan untuk mengabadikan catatan Anda tadi. Sehingga, apa yang sudah Anda baca dan Anda catat tadi bisa lebih mudah untuk dipelajari kembali di kemudian hari

Metode membaca ini cocok untuk diterapkan pada buku-buku seperti buku biografi, pengembangan diri dan motivasi.

2. Membaca untuk menangkap ide pokok dengan waktu terbatas

Nah, hampir dari kita semua pasti pernah mengalami kondisi seperti ini. Ketika diminta untuk menangkap atau mengerti ide pokok suatu bacaan dengan waktu yang amat terbatas. Misalnya ketika sedang dikejar deadline, sedangkan Anda harus menyiapkan materi presentasi. Otomatis, Anda harus menyiapkan bahan – bahan presentasi sesegera mungkin.

Hal yang serupa juga sering kita alami saat menghadapi ujian, terutama yang berkaitan dengan bacaan.

Dengan waktu yang terbatas dan bahan bacaan yang tidak sedikit, kita memerlukan strategi khusus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Caranya adalah baca tulisan tersebut dengan kecepatan relative tinggi. Gerakkan mata Anda secara vertikal. Gunakan teknik baca – layap (skimming), perhatikan apa yang menjadi kata-kata kunci. Abaikan informasi yang tidak penting atau tidak berkaitan dengan kata kunci. Pahami gambaran besarnya dan catat gagasan utamanya.

3. Membaca untuk mendapatkan informasi tertentu

Berbeda dengan dua tujuan sebelumnya, membaca untuk mendapatkan informasi tertentu mensyaratkan Anda untuk menentukan keyword terlebih dahulu. Artinya, setelah menentukan tujuan atau hal yang ingin Anda dapatkan dari bacaan, buatlah keyword sebagai panduan.

Misalkan, ketika saya membaca buku tentang kisah perjuangan tiga bersaudara mendirikan sebuah majalah, saya sangat ingin mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan strategi membangun majalah tersebut. Dengan begitu, saya bisa menentukan keywordnya seperti perizinan, badan hukum, modal awal, membentuk tim, merekrut pekerja, meyakinkan investor, dan sebagainya. Jadi saaya tidak perlalu menaruh fokus lebih pada hal-hal di luar keyword tadi.

Dengan begitu, otomatis saya bisa mendapatkan informasi yang saya butuhkan tanpa harus menghabiskan banyak waktu. Menyenangkan ya? 🙂

4. Membaca untuk menikmati karya fiksi

Nah, untuk membaca karangan-karangan fiksi, ternyata juga ada strateginya lho.

Caranya adalah baca dengan santai. Nikmati jalan ceritanya. Resapi indah gaya bahasanya.

Pokoknya nikmatin aja deh, karena membaca fiksi ini adalah salah satu jenis membaca mengisi waktu luang 🙂

5. Membaca untuk menilai atau menjadi juri

Ada satu jenis tujuan membaca yang mungkin pernah Anda hadapi. Membaca untuk menilai atau menjadi juri juga memerlukan suatu keterampilan khusus lho. Bayangkan saja, biasanya seoraang guru atau juri akan menilai banyak sekali naskah dari para peserta atau muridnya. Bagaimana cara mereka menilainya/ haruskan dibaca satu-satu?

Hmm… ternyata tak serumit itu lho. Ada teknik yang jauh lebih gampang untuk menilai suatu bacaan. Yang perlu Anda lakukan adalah membaca terlebih dahulu apa kriteria penilaiannya. Apa yang harus Anda nilai dari tulisan tersebut. Hal ini dengan otomatis akan menyederhanakan cara Anda membaca setumpuk naskahnya. Karena, dengan mengetahui kriteria penilaiannya, Anda bisa langsung fokus pada apa yang menjadi poin utamanya.

Sebagai contoh, Anda diminta untuk menilai sebuah tulisan dengan kriteria harus baik tata cara penulisannya (tanda baca), pendahuluan yang menarik dan kesimpulan yang baik. Artinya Anda cukup fokus pada tanda baca tulisan, sedikit bagian awal dan beberapa bagian terakhir. Jauh lebih mudah kan? 🙂

6. Membaca untuk mengetahui sebuah berita

Lain cerita lagi ketika kita ingin membaca berita dengan efektif. Cukup hanya baca 2 paragraf pertama dan sedikit detail di paragraph tengah.

Mengapa strateginya demikian?

Dalam ilmu jurnalistik, standar baku untuk membuat berita adalah adanya unsur 5W+1H yang harus dimuat dalam paragraph awal. Nah, dengan begitu, inti dari berita sebenarnya hanya di paragraph awal saja. Jika pun ada yang lain, ia akan berisi pernyataan tokoh-tokoh dan sedikit informasi pelengkap di paragraph akhir.

7. Membaca untuk menjawab pertanyaan

Strategi yang berbeda juga berlaku untuk membca dengan tujuan menjawab pertanyaan. Poin pentingnya adalah, kita semua wajib menguasai teknik yang satu ini. Membaca untuk menjawab pertanyaan akan sering kita temui dalam meniti karir. Salah satu contohnya adalah ketika kita menjawab soal toefl berbasis bacaan. Waktu yang kita miliki tak banyak, namun harus bisa menjawab dengan tepat. Kita tidak akan bisa berhasil kalau membaca seluruh bacaannya sampai akhir lalu menjawab pertanyaannya sat per satu.

Strategi untuk tujuan membaca yang satu ini adalah baca dulu pertanyaannya, pahami dan temukan jawabannya di bacaan. Cara ini akan jauh lebih efektif dan efisien. Ga percaya? Boleh dicoba

8. Membaca untuk riset

Yang terakhir adlaah strategi membaca untuk riset. Anda tak perlu berusaha keras untuk yang satu ini. Cukup siapkan catatan kecil dan baca dengan keceptan normal. Catat setiap detail penting yang Anda cari dan data yang dapat mendukung riset Anda.

Nah sekian dulu ya tips strategi membaca kali ini. Semoga bisa bermanfaat, bisa dipraktekkan dan mungkin bisa Anda bagikan ke anggota keluarga atau teman Anda. Jika ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan komentar di bawah ya 🙂

Banner-7

About the Author

Leave a Reply 0 comments

Leave a Reply: