3 Cara Pikiran Memproses Informasi

Manusia mempunyai 2 jenis pikiran yaitu sadar dan bawah sadar. Sebenarnya masih ada pikiran yang ke 3 yaitu pikiran nirsadar, tapi dalam penjelasan yang lebih sederhana kita hanya akan membahas 2 jenis dan bagaimana cara kerja pikiran manusia dalam memproses informasi.

Bacakilat - Cara Kerja PikiranPikiran sadar adalah pikiran yang memiliki peran menganalisa, membandingkan informasi, dan membuat keputusan. Berdasarkan penelitian terkini di dunia neurosains, pikiran sadar kita hanya memiliki pengaruh sekitar 1-5% dalam kehidupan kita.

Selebihnya yang 95-99%nya dipegang oleh pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar bertugas seperti menyimpan memori, kebiasaan, karakter, sifat, kepribadian, nilai-nilai hidup sampai mengenali pola.

Agar lebih mudahnya kita bisa sederhanakan, pikiran sadar memiliki peran 5% sedangkan pikiran bawah sadar mempengaruhi kehidupan kita sekitar 95%.

3 Cara Pikiran Memproses Informasi

Berdasarkan penelitian Stanislas Dehaene, pikiran kita memiliki 3 cara memproses informasi yaitu Conscious Processing, PreConscious Processing dan Subliminal Processing. Mari kita bahas satu per satu.

Conscious Processing

Conscious Processing adalah informasi yang diproses melalui pikiran sadar. Artinya semua informasi yang kita sadari lewat panca indra dilakukan secara sadar.

Kelebihannya tentu kita menyadari semua informasi yang masuk ke pikiran kita. Kelemahannya, pikiran sadar kita memiliki keterbatasan dalam memproses informasi atau memproses data yang sudah masuk ke pikiran kita.

Berdasarkan penelitian dari George A. Miller pikiran sadar kita hanya mampu memproses 5-9 hal per detik. Inilah yang membuat kita selalu merasa pikiran sudah penuh, mudah lupa atau sulit konsentrasi.

Kelemahan kedua dari Conscious Processing adalah, setelah 48 jam informasi yang masih kita ingat hanya tinggal 5-10% dari semua informasi yang masuk ke pikiran kita. Inilah yang dulunya waktu kita mau ujian, kita sering sekali yang melakukan yang namanya SKS, sistem kebut semalam.

Tujuannya apa?

Agar ingatannya masih fresh. Kita bisa mengingat dengan baik apa yang sudah dipelajari. Kalau sudah lewat 48 jam? Cilaka ini, iya ga?

Bacakilat - Cara Kerja Pikiran (1)

Subliminal Processing

Subliminal Processing adalah informasi yang langsung masuk ke pikiran bawah sadar kita tanpa kita sadari. Jadi semua informasi yang kita tidak sadari langsung ditransfer masuk ke pikiran bawah sadar tanpa ada proses analisa terlebih dahulu oleh pikiran sadar. Kok bisa?

Ada dua kemungkinan. Pertama, karena pikiran kita sedang tidak fokus. Yang kedua karena pikiran kita sangat fokus mengolah informasi yang diterima oleh pikiran sadar.

Mari kita lihat contohnya agar lebih memudahkan penjelasan saya.

Bayangkan atau ingat saat Anda mengendarai mobil dengan kecepatan yang cukup tinggi dan Anda sedang mendengarkan lagu kesayangan Anda, apakah suara yang Anda dengar itu jernih atau berisik?

Tentu sangat jernih. Kenyataannya, apakah memang benar begitu?

Coba Anda rekam dengan hp atau alat perekam lainnya. Apa yang Anda temukan? Suara yang dihasilkan akan sangat berisik sekali. Ada suara angin, suara mesin mobil, suara ac sampai suara kendaraan lain.

Anda bisa mendengarkan suara lagu itu begitu jernih karena tubuh menjalankan yang namanya selective attention yang membuat Anda bisa fokus pada hal yang Anda ingin fokuskan.

Contoh kedua, coba Anda lihat satu titik di tempat di depan Anda saat ini. Oh iya, pastikan Anda duduk atau berdiri diam ya. Jangan melakukan contoh ini kalau Anda sedang mengendarai mobil, atau menggerakkan alat berat.

Kembali ke topik, apakah Anda bisa memperhatikan apa yang ada di luar titik fokus utama Anda?

Tentu Anda bisa melihat benda disekitaran titik utama Anda tapi bentuknya tidak begitu jelas atau bluer, bukan?

Apa yang Anda lihat di titik fokus diproses oleh Conscious Processing atau pikiran sadar, sedangkan diluar dari rentang titik yang kita fokuskan diproses oleh Subliminal Processing.

Dari sini kita bisa simpulkan bahwa semua informasi yang pikiran sadar tidak bisa perhatikan atau masuk ke rentang perhatiannya, maka informasi itu akan diproses langsung oleh Subliminal Processing dan informasi itu langsung masuk ke pikiran bawah sadar, terlepas kita suka atau tidak, terima atau tolak.

Satu kelemahan dari Subliminal Processing adalah, kita tidak punya kendali bebas untuk memasukkan informasi yang kita inginkan masuk ke pikiran bawah sadar.

Kesimpulan kedua yang kita bisa tarik adalah, Subliminal Processing memasukkan informasi jauh lebih banyak dibandingkan Conscious Processing sepanjang kita hidup. Yang mana ini berarti secara tidak sadar kita dibentuk oleh informasi yang masuk lewat Subliminal Processing.

Ini selaras dengan apa yang dikatakan oleh Carl Gustav Jung, bahwa semua akar pemikiran kita, semua akar tindakan kita, semua berasal dari informasi yang masuk ke pikiran bawah sadar yang tidak disadari oleh pikiran sadar.

Yang mana Subliminal Processinglah yang membentuk akar pemikiran dan tindakan kita, bukan Conscious Processing.

Dari sini kita bisa lihat bahwa dampak dari Subliminal Processing sangatlah besar pengaruhnya dalam hidup kita. Kita perlu menggunakan dan memanfaatkan Subliminal Processing dalam kita menjalani kehidupan terbaik kita.

Salah satu contoh dari pengaruh Subliminal Processing, pernahkah Anda dengar kalau Anda ingin jadi lebih kreatif maka Anda jangan menggunakan jalan yang sama secara terus menerus. Kenapa?

Karena kalau kita menggunakan jalan yang sama secara terus menerus maka pikiran kita juga akan menangkap ( secara Subliminal Processing) informasi yang sama secara terus menerus.

Dengan menggunakan jalan yang berbeda, maka pikiran kita juga akan menangkap informasi yang berbeda. Dengan banyaknya informasi yang berbeda setiap harinya, akan membuat Anda bisa berpikir lebih kreatif.

Contoh kedua adalah dengan menggunakan buku. Buku di sini adalah buku-buku non fiksi. Penjelasannya akan menyusul.

PreConscious Processing

Contoh ketiga adalah dengan PreConscious Processing. Bagian inilah yang perlu kita manfaatkan untuk kita bisa menjalani kehidupan terbaik kita. Yuk kita bahas.

Menurut Sigmund Freud, PreConscious Processing adalah sebuah informasi yang tersedia untuk kita proses secara sadar tapi saat ini tidak ada di pikiran sadar. Adanya di mana? Adanya di pikiran bawah sadar.

Contoh dari PreConscious Processing adalah intusi dan inspirasi kita.

Untuk bisa melakukan PreConscious Processing, ada syarat yang perlu dipenuhi. Pertama kita memasukkan informasi yang relevan dengan yang kita butuhkan.

Contoh ketika mendapat inspirasi. Pasti di masa lalu, sadar atau tidak Anda pasti sudah memasukkan informasi atau ide yang Anda dapatkan saat ini.

Kedua, ada pemicu yang spesifik yang menarik atau cukup kuat untuk memunculkan ide atau pemikiran dari bawah sadar ke pikiran sadar.

Salah satu cara terbaik, dan ini juga yang kami lakukan di Bacakilat, adalah dengan mengajukan pertanyaan yang tepat dan spesifik.

Kalau kita kembali ke contoh inspirasi, tentu sebelum Anda mendapatkan inspirasi yang Anda lakukan sebelumnya adalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan beragam tapi terarah ke diri Anda sendiri bukan?

Jadi dengan kita memanfaatkan PreConscious Processing secara sadar maka kita bisa mendapatkan hasil luar biasa terutama dalam hal membaca buku dan belajar.

Dengan penjelasan ini kita sekarang bisa dengan sangat jelas mengetahui mengapa saat kita membaca kita mengalami yang namanya mengantuk, malas, tidak semangat, bosan dan masalah membaca lainnya.

Ada 2 alasan. Pertama karena kemampuan pikiran sadar kita terbatas dalam memproses informasi. Ini sudah kita jelaskan di awal artikel ini.

Alasan kedua, saat kita memasukkan informasi ke pikiran bawah sadar, yang terjadi adalah pikiran bawah sadar kita tidak memiliki data tentang isi buku yang sendang kita baca.

Yang terjadi adalah pada saat kita membaca maka pikiran bawah sadar kita mengirimkan informasi-informasi yang tidak relevan dengan isi buku yang sedang dibaca.

Bacakilat - Cara Kerja Pikiran

Memanfaatkan PreConscious Processing Dalam Membaca

Kalau Anda ingin proses belajar dan membaca Anda menjadi lebih ringan, cepat paham, ingat lebih lama dan menghindari semua masalah membaca yang selama ini Anda alami, maka solusi terbaiknya adalah dengan memanfaatkan PreConscious Processing.

Di Bacakilat, kita membalik proses membaca biasa yang kita lakukan selama ini. Dengan baca konvensional, saat kita mau membaca ya kita langsung membaca. Ini berarti kita hanya dan langsung menggunakan Conscious Processing. Yang terjadi?

Seperti yang Anda tebak, kita mengalami yang namanya masalah membaca.

Di Bacakilat kita melakukan PreConscious Processing dan Subliminal Processing secara bersamaan sekaligus dan terakhir melakukan Conscious Processing untuk membuat kita secara sadar paham akan isi buku yang kita sedang baca.

Jadi, jika setelah Bacakilat, kita ditanya, “Kamu baca apa tadi?”, kita tidak akan bisa menjawab, karena data ada di bawah sadar belum terkoneksi dengan pikiran sadar. Bagaimana membuat datanya terkoneksi dengan pikiran sadar?

“Jadi sia-sia dong kita melakukan langkah ini? Kan kita tidak bisa menjelaskan apa-apa.” Oppss.. Jangan buru-buru membuat kesimpulan. Baca sampai selesai maka Anda akan mengerti maksud saya. 🙂

Jawabannya ada di langkah ke 3 Sistem Bacakilat yaitu Aktivasi Manual. Disinilah kita baru menggunakan Conscious Processing. Di bagian inilah kita menemukan apa yang kita butuhkan dari buku yang kita baca.

Melakukan Bacakilat sendiri baru masuk ke langkah kedua dari 3 sistem bacakilat. Jadi untuk mendapatkan hasil sempurna dari teknik Bacakilat, maka Anda harus melakukan keseluruhan proses membaca ini.

Oke, sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana cara kerja pikiran kita dalam memproses informasi. Kalau Anda penasaran bagaimana proses kerja Bacakilat, saya sudah menyiapkan rangkaian video tentang proses kerja Bacakilat.

Silahkan Anda tonton dan pelajari. Apakah teknik membaca ini benar-benar cocok untuk Anda dan bisa mengatasi masalah membaca Anda selama ini?

Selamat belajar dan terbuka untuk kita saling diskusi di kolom komentar. Jangan ragu untuk meninggalkan pemikiran dan pertanyaan Anda ya 🙂

About the Author

Leave a Reply 11 comments

fitriani kahar ainun - 05/10/2013 Reply

aq mau beli buku baca kilat..di mna yah aq orang makassar..thanks atas informasinya

    Agus Setiawan - 07/10/2013 Reply

    Silakan hubungi tim saya di 0878 7768 3111 atau hubungi Gramedia.

      vindy - 25/11/2013 Reply

      pak, itu harga kursusnya segitu? sekali pertemuan kah?
      kalau harga buku atau cdnya?

      vindy - 26/11/2013 Reply

      biaya ongkosnya dari jakarta pak?

Bayu - 13/10/2013 Reply

Bagaimana cara aktivasinya Pak? Saya sudah beli buku baca kilat 3 tahun lalu dan menunggu pelatihan di Bali supaya cepet berhasil. Buku” saya numpuk dan menangis belum dibaca

    Agus Setiawan - 14/10/2013 Reply

    Ikuti langkah-langkah bacakilatnya pak. Sudah ikut bimbingan online?

      Bayu - 14/10/2013 Reply

      Sudah daftar pak, tapi bimbingan on line belum saya terima.
      Bagian yang sulit bagi saya adalah. Masuk kondisi genius dan Pandangan mata represif.
      Modal saya saat ini adalah sebuah keyakinan kuat bahwa metode Baca Kilat mampu menjembatani saya mencapai cita-cita. Kalau saya berhasil nanti, saya pasti info ke semua kolega saya untuk berlatih Baca Kilat ! I Love Baca Kilat dan selalu berlatih, mudah”an berhasil, Pak

ferin - 23/11/2013 Reply

Saya sudah mengikuti bimbingan online bacakilat ini, tetapi belum begitu mengena. Oleh karena itu saya ingin sekali mengikuti workshop bacakilat agar lebih mendapatkan hasil untuk menunjang kuliah saya. Tetapi lagi-lagi soal biaya yang membatasi niat saya. Apakah ada solusi untuk hal ini? Mohon bantuannya. Terima kasih

    Agus - 22/05/2014 Reply

    Solusi akan segera hadir. 🙂 Keep in touch

jhon fendi - 28/11/2013 Reply

pak gmn caranya menggunakan alam bawah sadar kita pada saat membaca ?

Leave a Reply: