Bacakilat VS Speed Reading VS Scanning & Skimming, Mana Yang Lebih Efektif?

Saya yakin Anda bisa sampai ke halaman ini tentu karena ingin tahu teknik membaca mana yang paling tepat untuk Anda.

Tentu kita semua ingin membaca menjadi proses yang menyenangkan, ringan dan cukup sekali baca kita bisa paham dan ingat lama.

Masalahnya, ada begitu banyak teknik membaca di luar sana yang menyatakan kalau teknik tersebut bisa membantu mengefektifkan proses membaca seseorang. Pada kenyataannya tidaklah seperti itu.

Kalau Anda masih bingung mana teknik membaca yang paling tepat untuk Anda, maka artikel ini akan membantu Anda menemukan perbedaan, kelebihan dan kekurangan dari setiap teknik membaca.

Untuk mempermudah kita membandingkan satu teknik baca dengan yang lain, maka saya akan membaginya menjadi 2 topik besar.

Pertama, kita akan melihat bagaimana proses kerja dari setiap teknik membaca. Selanjutnya kita akan melihat apa kelebihan dan kekurangan dari setiap teknik baca ini.

Sebagai catatan, di artikel ini saya tidak bermaksud untuk menunjukkan bacakilat lebih baik dari teknik baca yang lain.

Karena itu, saya terbuka untuk menerima masukan, informasi yang lebih akurat terkait teknik baca selain bacakilat, kritik dan berdiskusi untuk memperkaya informasi di artikel ini.

Jadi feel free untuk teman-teman memberikan pengetahuan dan pemikiran Anda.

Yuk kita bahas satu per satu

 

Pengertian

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita lihat definisi dari masing-masing dari teknik membaca.

Baca cepat atau speed reading bisa diartikan sesuai dengan namanya. Baca cepat berarti kita membaca secara kata per kata dengan kecepatan membaca yang tinggi.

Baca cepat sangat menekankan pada kecepatan mata dalam menangkap informasi yang dibutuhkan. Agar bisa meningkatkan kecepatan membaca dibutuhkan latihan secara konsisten.

Selanjutnya bacakilat.  Bacakilat adalah teknik membaca yang memberdayakan pikiran sadar dan bawah sadar dalam proses membaca.

Dalam prakteknya, bacakilat sama seperti selective reading, yaitu kita membaca secara lompat-lompat atau hanya membaca bagian-bagian tertentu untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan.

Membaca secara skimming berarti kita membaca secara sekilas untuk menemukan ide utama dari satu buku atau satu bab tertentu.

Terakhir, baca scanning bertujuan menemukan informasi yang lebih detail secara cepat dan akurat dengan cara membaca secara sekilas.

Perbedaan baca skimming dan scanning adalah, kalau membaca secara skimming, kita hanya fokus menemukan ide utama atau ide pokok dari satu bab atau buku. Sedangkan di baca scanning, kita mencari informasi lebih detail dari satu sub bab tertentu.

Baca skimming dan scanning bisa dilakukan secara bersamaan. Dan saat ini, teknik baca ini sedang populer di masyarakat.

 

Proses kerja

Sekarang kita lihat seperti apa proses kerja dari setiap teknik membaca. Dari sini kita bisa melihat perbedaan satu dengan yang lainnya.

Pertama, persiapan sebelum membaca. Persiapan awal yang dilakukan sebelum membaca adalah membuat tujuan membaca, menentukan informasi apa yang ingin didapatkan dari satu buku atau topik tertentu. Ini berlaku untuk semua teknik membaca.

Tapi ada sedikit perbedaan di bacakilat dengan teknik baca yang lain. Di bacakilat, selain kita membuat tujuan membaca, persiapan lain yang wajib ada adalah memasukkan semua informasi yang ada di dalam buku tersebut ke pikiran bawah sadar dengan melakukan yang namanya bacakilat.

Ini adalah langkah awal kita mulai menggunakan dan memanfaatkan pikiran bawah sadar dalam proses membaca.

Proses kerja yang kedua adalah, bagaimana kita memahami atau mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari buku. Baca cepat hanya mengandalkan kecepatan mata dalam menangkap informasi-informasi penting. Di sini kita membaca kata per kata.

Sedangkan di baca skimming dan scanning, ada 2 cara yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan; meningkatkan kecepatan membaca dan membaca secara selektif atau lompat-lompat.

Sedangkan di bacakilat, kita membaca dengan kecepatan normal dan mengandalkan intuisi dalam menemukan informasi yang kita butuhkan dari buku. Dengan mengandalkan intuisi, kita akan membaca secara selektif dan loncat-loncat. Kok bisa?

Intuisi akan membimbing kita menemukan informasi yang kita butuhkan. Saat kita membaca dan merasa bagian tertentu tidak penting atau tidak dibutuhkan, maka kita akan skip atau tidak baca bagian itu dan mencari di bagian lain.

Proses kerja yang ketiga adalah, bagaimana pikiran kita memproses informasi dari buku. Baca cepat, baca skimming dan baca scanning hanya mengandalkan pikiran sadar dalam memproses informasi.

Ini dibuktikan dengan kita langsung membaca buku itu secara sadar setelah kita membuat tujuan membaca.

Sedangkan di bacakilat kita menggunakan kedua pikiran kita, pikiran sadar dan bawah sadar sekaligus dalam proses membaca. Ini adalah kelebihan utama dari bacakilat.

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya di langkah persiapan, setelah membuat tujuan, kita akan memasukkan semua informasi yang ada di buku langsung ke pikiran bawah sadar dengan teknik yang diberi nama bacakilat.

Di sini kita memberikan waktu dan ruang ke pikiran bawah sadar untuk belajar terlebih dulu akan isi buku tersebut. Bagian ini menjadi hal yang sangat penting di proses bacakilat.

Inilah langkah awal kita mempersiapkan intuisi agar nantinya saat kita membaca secara sadar intuisi bisa bekerja secara maksimal.

Dan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh George A. Miller dari Princeton University mengatakan kalau pikiran sadar hanya mampu memproses informasi 5-9 hal per detik. Sedangkan pikiran bawah sadar mampu memproses milyaran informasi per detik. Inilah yang membedakan teknik bacakilat dengan teknik baca yang lainnya.

Proses kerja yang terakhir adalah hasil akhir dari membaca. Hasil akhir dari baca cepat, baca skimming dan baca scanning umumnya dibuat di selembar kertas dalam bentuk rangkuman atau memberi tanda di bagian-bagian di buku yang dianggap penting.

Sedangkan hasil akhir membaca di bacakilat kita buat di selembar kertas dalam bentuk mindmapping. Mindmapping adalah teknik mencatat bagian-bagian penting dari buku dengan catatan radial/menyebar.

Biasanya 1 lembar mindmapping adalah informasi yang dibutuhkan dari 1 buku. Meskipun ini hanya 1 lembar, para peserta bacakilat bisa menjelaskan isi buku tersebut dengan sangat mudah dan lancar.

 

Kelebihan dan kekurangan

Menurut kami kelebihan dari baca cepat adalah kita bisa membaca setiap kata per kata dengan cepat dan kita membaca semua bagian yang ada di buku.

Kelebihan yang lain, kita bisa menghemat waktu membaca dari teknik baca konvensional. Tapi kelebihan ini sekaligus menjadi kekurangan dari teknik baca ini.

Menangkap kata sebanyak mungkin dalam hitungan detik tidak serta merta membuat kita paham dengan apa yang kita baca. Ini juga akan memberikan efek kelelahan pada mata karena harus memaksa mata bekerja keras untuk menangkap banyak kata sekaligus dalam proses membaca.

Selain itu, dibutuhkan faktor luar yang harus mendukung agar kita bisa baca dengan sangat fokus. Lingkungan yang berisik tentu akan sangat mengganggu fokus membaca.

Kekurangan lainnya adalah, untuk meningkatkan kecepatan membaca, dibutuhkan latihan dan praktek yang cukup panjang. Dan ini membutuhkan konsisten dan komitmen.

Untuk baca skimming dan scanning sebenarnya hampir sama saja. Persamaannya karena menggunakan cara membaca selektif, dan meningkatkan kecepatan membaca untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Kelebihan dari kedua teknik baca ini, membuat proses membaca menjadi aktif. Maksudnya kita aktif mencari informasi yang dibutuhkan. Ini membuat proses membaca menjadi lebih fun dan menantang.

Selain itu, dengan kedua teknik ini akan fokus mencari informasi yang dibutuhkan. Ini berarti kita akan mempersingkat waktu membaca jika dibandingkan dengan teknik baca konvensional.

Kelemahannya, kita bisa melewatkan informasi yang sekiranya kita butuhkan. Pemikiran ini didasari karena saat kita membaca dengan kedua teknik ini, intuisi tidak membimbing kita dalam mendapatkan informasi yang kita butuhkan. Kok intuisi?

Salah satu kelebihan dari bacakilat adalah, kita menggunakan intuisi dalam mengarahkan kita menemukan informasi yang kita butuhkan dari buku.

Intuisi adalah bagian dari pikiran bawah sadar. Intuisi dalam membaca ikut berperan aktif disiapkan di langkah awal kita sebelum membaca, yaitu memasukkan semua informasi yang ada di buku ke pikiran bawah sadar.

Dengan memberikan waktu dan ruang, pikiran bawah sadar akan belajar duluan. Jadi saat kita ingin memahami isi buku itu secara sadar, pikiran bawah sadar akan mengirimkan informasi yang dibutuhkan melalui intuisi.

Kelebihan lain dari bacakilat, saat kita memahami isi buku secara sadar, maka pada saat itu juga kita menggunakan teknik baca skimming dan scanning secara bersamaan tapi tetap membaca dengan kecepatan membaca normal.

Ini berarti, saat Anda menggunakan bacakilat, maka Anda juga akan menggunakan teknik baca skimming dan scanning.

Kelebihan yang lain terletak pada pemberdayaan pikiran bawah sadar. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hanya bacakilat yang menggunakan pikiran bawah sadar dalam memproses informasi. Lalu keuntungannya di mana?

Penyebab kenapa kita mengalami masalah membaca seperti mengantuk, tidak fokus, sulit paham, harus baca berulang-ulang agar paham, mudah lupa karena kita hanya bergantung pada pikiran sadar dalam memproses informasi.

Dan alasan dasar mengapa kita membaca adalah untuk memasukkan informasi yang ada di buku ke pikiran bawah sadar, kan? Kita ingin tahu isi buku itu. Karena kita tidak tahu informasi dari buku itu makanya kita membaca.

Yang terjadi adalah, saat kita membaca, secara sadar kita mengirimkan informasi yang ada di buku ke pikiran bawah sadar. Pada saat yang bersamaan, pikiran bawah sadar juga akan mengirimkan informasi berupa ide atau pemikiran ke pikiran sadar.

Masalahnya pikiran kita cenderung lebih suka memproses informasi yang dikirimkan oleh pikiran bawah sadar ke pikiran sadar. Inilah yang membuat saat kita membaca merasa sulit fokus, mengantuk, bosan, tidak paham, lupa, harus baca berulang-ulang dan berbagai masalah membaca lainnya.

Dengan melakukan tahap bacakilat, yaitu memasukkan semua informasi yang ada di buku ke pikiran bawah sadar terlebih dulu, kita memberikan ruang dan waktu untuk pikiran bawah sadar mempelajari isi buku itu terlebih dulu.

Jadi saat kita membaca secara sadar, pikiran bawah sadar kita akan mengirimkan informasi yang sesuai dengan isi buku yang kita ingin pahami. Inilah yang membuat membaca menjadi lebih fun, seru, baca dengan sangat fokus dan menikmati setiap bacaan.

Hal ini bisa terjadi karena pikiran bawah sadar sudah punya data tentang buku yang kita ingin pahami secara sadar.

Keuntungan lain menggunakan pikiran bawah sadar selain kita bisa fokus tinggi, kita juga akan memahami isi buku dengan cepat dan mudah. Bukan hanya itu saja, kita bisa mengingat isi buku lebih lama dibandingkan teknik baca lainnya.

Keuntungan lain yang tidak bisa dipandang sebelah mata adalah menuntaskan buku lebih cepat dari semua teknik membaca yang telah kita bahas di atas.

Dengan bacakilat, Anda bisa menuntaskan 1 buku sekitar 2 jam dengan ketebalan lebih kurang 300 halaman. 2 jam adalah angka rata-rata. Anda bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung dari jenis buku yang Anda baca.

Kalau Anda mau mendapatkan semua manfaat di atas, Anda bisa mempelajari bagaimana cara kerja bacakilat. Setelah Anda mengetahuinya, Anda putuskan, apakah menggunakan bacakilat atau tidak. Ini terserah Anda.

Anda bisa mempelajarinya di sini. Nanti Anda akan masuk ke satu halaman dan Anda diminta untuk memberi nama dan alamat email Anda. Nanti link pembelajarannya akan dikirimkan ke alamat email Anda.

Selamat belajar dan saya tunggu pemikiran dan masukan Anda akan apa yang telah kita bahas di atas di kolom komentar.

About the Author

Leave a Reply 0 comments

Leave a Reply: