Pentingnya Konsep Diri Dalam Belajar

Bacakilat - Konsep DiriTahukah Anda seberapa pentingnya konsep diri dalam belajar?

Anak yang cerdas, mampu mengikuti proses pembelajaran dan pelajaran di sekolah sangat ditentukan oleh seberapa baik konsep diri yang dimiliki oleh si anak.

Jika anak membawa konsep diri yang buruk dari rumah ke sekolah, sekeras dan secerdas apapun guru mengajar si anak, maka anak akan mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran.

Tapi akan berbeda sekali jika konsep diri si anak baik, kuat, sehat dan mantap. Dengan sedikit bimbingan dan arahan maka ia bisa dengan cepat memahami dan mengikuti materi pelajaran.

Konsep diri ini dibentuk dari rumah dan pasti mempengaruhi anak sampai akhir hayatnya.

Itulah mengapa para orangtua perlu memahami seperti apa cara kerja, proses pembentukan serta seperti apa cara mengubah konsep diri yang jelek, yang orangtua dan anak tidak inginkan ada di dalam anak.

So, simak penjelasannya di video dibawah ini.

Enjoy.

Dan jika Anda ingin membantu anak membentuk dan mengembangkan konsep diri yang lebih sehat, mantap dan tinggi di dalam diri Anda, maka saya sangat menganjurkan Anda untuk membekali anak dengan metode belajar Bacakilat For Students.

Bacakilat For Students adalah sebuah teknik belajar yang dikembangkan dari teknik membaca Bacakilat, sebuah teknik membaca yang memampukan penggunanya menuntaskan 1 buku dengan ketebalan 200-300 halaman kurang dari 2 jam dan mendapatkan tujuan membaca dengan pemahaman tinggi.

Lalu bagimana metode belajar ini bisa membantu anak Anda?

Saya menyarankan Anda untuk menonton video tentang cara kerja bacakilat. Video ini berisi penjelasan tentang bacakilat, bukan bacakilat for students.

Meskpin penjelasannya agak berbeda, tapi secara garis besar cara kerja bacakilat dan bacakilat for students hampir mirip. Perbedaanya hanya terletak pada jenis buku yang digunakan.

Di bacakilat kita menggunakan buku umum sedangkan di bacakilat for students anak menggunakan buku sekolahnya.

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara kerja bacakilat, Anda bisa menonton di sini.

Akhir kata, selamat belajar dan silahkan tinggalkan pemikiran Anda di kolom komentar. Saya pasti akan membalas setiap pertanyaan dan pemikiran Anda.

About the Author

Agus Setiawan adalah Founder dari sistem Bacakilat. Bacakilat pertama kali diajarkan di tahun 2009. Dan terus berkembang melaui proses penelitian, pembelajaran dan uji coba ke dalam tim Bacakilat. Dari Bacakilat 1.0 berkembang sampai sekarang Bacakilat 3.0 yang merupakan pendekatan termudah untuk menguasai Bacakilat.

Leave a Reply 8 comments

Ida Bagus suardika - 15/11/2013 Reply

Saya sangat tertarik untuk mengenal bacakilat.mungkin ini akan berguna untuk anak2 saya dan untuk diri saya.karena saya merasa gagal mendidik anak pertama saya.anak pertama saya sudah umur 24 th sekarang dimana dia gagal sekolahnya bisakah kira2 di perbaiki.dia punya talent music. Best regard ida bagus suardika

    Agus Setiawan - 16/11/2013 Reply

    Tidak ada yang rusak, kenapa harus dperbaiki? Setiap kesempatan bisa kita lakukan dengan lebih baik.

caecilia - 21/11/2013 Reply

kenapa saya tidak menemukan program ini sebelum anak2 saya lahir biar saya bisa berikan konsep diri yg kuat untuk menuju sukses.terima kasih atas emailnya dan ilustrasinya

yunin laba - 28/11/2013 Reply

Alhamdulillah sy bs brkenalan dg Baca Kilat tepat disaat anak pertama saya memasuki usia sekolah. Terimakasih atas email dan ilustrasinya.

wignyo - 13/12/2013 Reply

Saya sangat tertarik dengan pemaparan dalam ilustrasi ini, bahwa karakter seseorang dapat terbentuk jika dipengaruhi terus menerus dari lingkungannya.
Namun saya juga masih sulit untuk menerapkan konsep diri untuk anak2 saya, mungkin saya harus mengenal lebih detail dulu apa itu bacakilat ya.

AIMEE - 15/12/2013 Reply

saya menyadari pentingnya konsep diri ini pada anak tapi suami sering sekali mengungkapkan kalimat negatif ketika anak berbuat salah dan kita jd sering brantem krn itu..saya akan terus belajar dg bacakilat ini.. tolong bantu gmna caranya mengajak suami membangun kepercayaan diri anak krn suami juga sy liat dia terbentuk seperti itu dikeluarganya (diperlakukan berbeda) tq

Yuliana - 16/12/2013 Reply

Terimakasih atas pembelajaran yang diberikan pada say. Sebenarnya anak saya baru memasuki usia sekolah dan semoga ini bisa menjadi bekal saya dalam mendidik anak saya. Terimakasih baca kilat.

eri miftahul anam - 22/12/2013 Reply

Terima kasih banyak atas pembelajarnnya. Hal ini pasti sangat bermanfaat buat anak saya yg baru masuk SD. Cuman anak saya pemalu biasa dia kalau dikasih tahu acuh kayak blank. Sering seperti orang melamun. Tolong nasehatnya gimana caranya biar anak saya lebih aktif berkomunikasi.

Leave a Reply: