Mengintip Tipe Kecerdasan Anak Anda

smart kids

Apakah Anda merasa belum puas dengan sistem pendidikan formal di sekolah? Apakah Anda merasa pendidikan formal tersebut belum mengakomodasi semua kebutuhan pendidikan anak Anda? bagi Anda yang masih merasa ragu dengan sistem pendidikan di sekolah dan ingin turut mendidik anak Anda sendiri, Anda perlu memahami tipe kecerdasan yang anak Anda miliki dan menyesuaikannya dengan gaya mendidik anak Anda.

Penting sekali untuk mengetahui tipe kecerdasan anak Anda sejak dini sebagai panduan untuk mendidiknya. Karena, setiap anak dengan jenis kecerdasan yang berbeda, akan berbeda pula strategi mendidiknya. Di artikel selanjutnya, kita akan membahas banyak tentang strategi mendidik mereka di rumah sesuai dengan gaya kecerdasannya masing-maisng. Namun ebelum itu, ayah dan bunda perlu tahu terlebih dahulu apa sebenarnya tipe kecerdasan anak Anda.

Berikut ini adalah 8 jenis kecerdasan dan cara mengidentifikasinya dari anak Anda.

1. Kecerdasan linguistik

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif. Pengamatan terhadap 3 M tradisional (membaca, menulis, matematika) dalam kehidupan sekolah memperlihatkan bahwa kecerdasan lingustik mencakup setidaknya dua per tiga bagian dari interaksi belajar mengajar. Di dalam kedua kegiatan ini terdapat cakupan luas kemampuan linguistik, termasuk mengeja, kosakata, dan tata bahasa.

Anak-anak yang berbakat dalam kemampuan linguistic mempunyai keterampilan pendengaran yang sangat berkembang dan menikmati bermain-main dengan bunyi bahasa. Mereka sering berpikir dalam kata-kata. Mereka sering asyik menulis cerita atau puisi. Meski jika bukan seorang pembaca atau penulis yang baik, mereka mungkin seorang penutur cerita yang hebat.

Anak dengan kecerdasan ini lebih suka belajar dengan kata-kata. Nah kita lihat ya apa saja sih ciri seorang anak yang memiliki kecerdasan linguistik.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Linguistik

• Suka menulis kreatif di rumah
• Mengarang kisah khayal atau menuturkan leluconj dan cerita
• Sangat hafal nama, tempat, tanggal atau hal-hal kecil
• Menikmati membaca buku di waktu senggang
• Mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
• Menyukai pantun lucu dan permainan kata
• Suka mengisi teka-teki silang
• Menikmati mendengarkan kata-kata lisan
• Mempunyai banyak kosakata
• Cepat menguasai bahasa asing dibandingkan teman-temannya
• Unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca/menulis

2. Kecerdasan logis-matematis

Kecerdasan logis matematis melibatkan keterampilan mengolah angka dan klemahiran menggunakan logika/akal sehat. I ni adalah kecerdasan yang digunakan ilmuwan ketika menciptakan hipotesis dan dengan tekun mengujinya dengan data eksperimental. Ini juga merupaka n kecerdasan yang digunakan akuntan pajak, pemrogram computer, atau ahli matematika.

Anak-anak yang memiliki kelebihan dalam kecerdasan ini berpikir secara numeric atau dalam konteks pola serta urutan logis, atau dalam bentuk cara berpikir logis yang lain.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Logis – Matematis

• Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala
• Menikmati menggunakan bahasa computer atau program software
• Sering mengajukan pertanyaan yang membutuhkan jawaban logis seperti “dimana akhir alam semesta?” atau “mengapa langit itu biru?”
• Ahli bermain catur atau permainan strategi lain
• Mampu menjelaskan masalah secara logis
• Merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yamg tidak dimengerti
• Menghabiskan banyak waktu memainkan teka-teki logika seperti kubus rubik
• Suka menyusun kategori atau hierarki
• Mudah memahami sebab akibat
• Menikmati pelajaran matematika IPA dan memiliki prestasi tinggi

3. Kecerdasan spasial

Ini adalah sebuah kecerdaan gambara atau visualisasi.kecerdasan ini melibatkan kemamouan untuk memvisualisasikan gambar di dalam kepala seseorang atau menciptakannya dalam bentu dua atau tiga dimensi. Seniman dan atau pemahat memiliki kecerdasan ini dalam tingkat yang tinggi, dengan demikian juga seorang penemu yang bisa memvisualisasikan penemuan baru sebelum menggunakannya di atas kertas.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan spasial

• Menonjol dalam kelas seni di sekolah
• Memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
• Mudah membaca peta, grafik, dan diagram
• Menggambar sosok orwng atau benda yang persis aslinya
• Senang melihat film, slide atau foto
• Sering melamun
• Mebangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (bermain lego, misalnya)
• Mencorat-coret di atas secarik kertass atau di buku tugas sekolah
• Lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca

4. Kecerdasan kinestetik jasmani

Kecerdasan kinestetik jasmani adalah kecerdasan seluruh tubuh dan juga kesecerdasan tangan. Dalam kegiatan sehari-hari, kita perlu menggunakan kecerdasan tubuh dalam segala hal, mulai dari membuka tutup botol mayonnaise dan memperbaiki mesin mobil sampai melakukan olahraga kompetitif.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Kinestetik – Jasmani

• Berprestasi dalam olahraga kompetitif di sekolah
• Bergerak-gerak ketika sedang duduk
• Terlibat dalam kegiatan fisik seperti berenang, bersepeda, hiking, dll
• Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari
• Pandai menirukan gerakan, kebiasaan, atau perilaku orang lain
• Sering merasakan jawaban masalah yang dihadapi di rumah atau di sekolah

 5. Kecerdasan musikal

Kecerdasan musical melibatkan kemampuan menyanyikan sebuah lagu, mengingat melodi music, mempunyai kepekaan akan irama, atau sekedar menikmati music. Dalam bentuknya yang lebih canggih, kecerdasan ini mencakup para diva atau virtuoso piano dari dunia seni dan budaya.
Anak-anak yang memiliki kecerdasan musical yang sangat berkembang akan suka menyanyi, bersenandung, ata bersiul seorang diri.nmainkan sebuah lagu dan Anda bisa mengenali anak-anak ini dari cara mereka langsung ikut bernyanyi atau menggerak-gerakkan tubuh.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Musikal

• Mamainkan alat musik di rumah atau di sekolah
• Menjadi anggota band di sekolah
• Gampang mengingat melodi lagu
• Berprestasi sangat bagus di kelasi music sekolah
• Lebih bisa belajar dengan iringan musik
• Mengoleksi file lagu mp3 di gadgetnya
• Bisa mengikuti irama music
• Peka terhdap suara-suara di lingkungannya

6. Kecerdasan antarpribadi

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerja dengan orang lain. Seperti maisng-masing kecerdasan yang lain, kecerdasan antar pribadi melibatkan banyak hal. Mulai dari kemampuan memanipulasi kelompok besar orang menuju pencapaian suatu usaha bersama (layaknya seorang CEO). Kecerdasan antar pribadi mencakup kemampuan membaca orang (misalkan menilai orang lain dalam waktu beberapa detik, kemampuan berteman, dan menjalin kerjasama dengan mitra bisnis).

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Antarpribadi

• Mempunyai banyak teman
• Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
• Tampak sangat mengenali lingkungannya
• Terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah
• Berperan sebagai pengengah keluarga ketika sedang terjadi pertiakaian
• Menikmati permainan kelompok
• Berempati besar terhadap perasaan orang lain
• Dicari sebagai penasehat atau pemecah masalah oleh teman-temannya
• Tampak memiliki bakat pemimpin

7. Kecerdasan intrapribadi

Walau mungkin paling sulit dimengerti, kecerdasan ini juga mungkin yang paling penting diantara kedelapan jenis kecerdasan. Pada intinya, ini adalah kecerdasan memahami siapa diri Anda sebenarnya. Ini adalah kecerdasan mengetahui apa kekuatan Anda dan apa kelemahan Anda.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Intrapribadi

• Memperlihatkan sikap independen atau kemauan yang kuat
• Bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
• Memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik kontroversial
• Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri
• Mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
• Sering belajar dari kesalahan di masa lalu
• Bisa mengekspresikan perasannya dengan tepat

8. Kecerdasan naturalis

Kecerdasan naturalis melibatkan kemampuan mengenali bentuk-bentuk alam di sekitar kita seperti burung, pohon, bunga, hewan dan fauna serta flora lainnya. Ini juga mencakup kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam lain seperti misalnya susunan awan dan ciri geologis bumi. Kecerdasan ini dibutuhkan dalam berbagai bidang dan profesi termasuk ahli biologi, penjaga hutan, dokter hewan, dan holtikulturis.

Berikut ini adalah ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan Naturalis

• Senang dengan hewan peliharaan
• Menikmati berjalan-jhalan di alam terbuka (outdoor) seperti kebun binatang atau tempat bersejarah
• Menunjukkan kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam
• Suka berkebun atau senang berada di dekat kebun
• Memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah dalam topic-topik yang melibatkan sistem kehidupan (seperti biologi, pelajaran IPA, geografi, dan sebagainya).

Kita harus ingat setiap anak memiliki 8 kecerdasan ini dan setiap hari menggunakannya dalam kombinsi yang berlainan. Selain itu, kita juga harus paham bahwa setiap anak memiliki kedelapan tipe kecerdasan ini dengan cara mereka masing-masing. Ada yang unggul dalam kecerdasan tertentu sementara yang lain kesulitan.

Ketika Anda membaca penjabaran dari masing-masing jenis kecerdasan anak, hindarilah godaan untuk mengkategorikan anak Anda ke dalam salah satu diantaranya. Setiap anak memiliki unsur delapan kecerdasan tersebut dalam kadar yang berbeda-beda.. Ambillah apa yang tampaknya berlaku untuk anak Anda dan tambahkanlah kekuatan serta kelemahan lain yang Anda lihat dalam 8 kecerdasan tersebut. Bila digabungkan, semuanya akan membentuk suatu profil unik multiple intelligence yang hanya dimiliki oleh anak Anda.

Jadi, hal unik apa yang sudah Anda temukan pada anak Anda? Apa tipe kecerdasannya? Silahkan share di bawah ya 🙂

About the Author

Leave a Reply 7 comments

agit diwan - June 10, 2014 Reply

Saya ingin bertanya .
Bagaimana jika seorang anak mempunyai lebih dari satu tipe kecerdasan yang kadarnya sama?
Terima kasih

    Agus Setiawan - July 26, 2018 Reply

    Tentu itu hal yang bagus. Tinggal sang anak lebih passion yang mana. Jika kedua-duanya dia passion, maka bisa terus dikembangkan.

HENI TRISNA - July 12, 2018 Reply

artikel yang sangat bermanfaat, boleh saya share artikel ini, dari artikel ini saya mengetahui tipe kecerdasan anak saya makasih admin

    Agus Setiawan - July 26, 2018 Reply

    Silakan, Ibu. Kembali kasih

HAFIZ - March 13, 2019 Reply

apakah kegiatan ini bisa kita lakukan pada usia berapa ?

    Agus Setiawan - April 8, 2019 Reply

    usia berapa pun bisa.

Leave a Reply: